DENDAM TAK BERTUAN

DENDAM TAK BERTUAN
Wanita Murahan


__ADS_3

"Anita?"


Anita tersentak dan langsung menolah


"Ma.. Max" tanpa perintah Anita langsung melempar ponsel di tangannya dengan perasaan takut.. tapi bukankah Max yang memberinya ponsel itu? kenapa ia jadi takut?


"apa itu?" tanya Max sembari melangkah masuk


"i..ini..." seharusnya Anita tidak perlu gugup, bukannya Max yang memberikannya hadiah sebuah ponsel? tapi kenapa tatapan Max terlihat tajam seolah siap menghunus jantung Anita detik itu juga


"ponsel? kamu memiliki ponsel?" kembali Max bertanya kala sudah berada di dekat ranjang, tatapan Max bergantian menatap Anita dan ponsel yang tergeletak di atas ranjang


"bu.. bukannya kamu yang ka..."


"membangkang heh?" desis Max memotong ucapan Anita "kamu berani melanggar perintah suamimu? mau jadi istri durhaka?!" lanjut Max dengan suara tinggi


ceklek

__ADS_1


keduanya sontak menoleh ke arah kamar mandi ketika di tengah-tengah kemarahan Max seseorang muncul dari dalam kamar mandi mereka


kedua pasang bola mata suami istri itu sontak membulat sempurna melihat seorang pemuda dengan hanya menggunakan handuk menutupi area terlarangnya dan bagian dada dibiarkan terbuka muncul dari sana dengan keadaan linglung


"apa lagi ini?" desis Max dengan kilatan penuh amarah "kamu bawa lelaki memasuki kamar kita?!" Amarah Max sudah di ambang batas


bukan hanya Anita, sang pemuda juga terlonjak kaget mendengar teriakan Max


"gue siapa? gue dimana? mereka siapa?" gumam pemuda itu kebingungan


"dasar wanita murahan! pantas saja keluargamu membuangmu. sampah sepertimu memang layak di buang!" desis Max lalu berlalu pergi dari sana. kilatan amarah yang beberapa detik lalu menghiasi wajah tampannya berubah jadi seringai licik


Anita mengejar Max namun Max menepisnya kasar hingga tubuh Anita terdorong dan terjatuh membentur lantai. Anita hanya bisa menggeleng pilu dengan tatapan lurus ke punggung Max yang menjauh. air matanya berjatuhan, Max salah paham tapi ia tak diberi kesempatan untuk menjelaskan


apakah semua orang akan membencinya dengan kesalahpahaman? apa yang mereka lihat tak seperti apa yang mereka pikirkan. Anita tak tahu apa-apa. pertama kedua orangtuanya meninggalkannya karna kecewa akan apa yang mereka lihat dan menuduh Anita anak nakal padahal Anita juga tak tahu kenapa ia bisa berakhir tidur dengan pria asing yang kemudian bertanggung jawab menikahinya lima bulan lalu. kedua, suaminya menuduhnya akan sesuatu hal yang Anita tak perbuat, bahkan Max meninggalkannya tanpa memberinya waktu untuk mengatakan kebenaran


disaat Anita meratapi nasibnya yang begitu malang, Max malah bertandang ke apartemen sang istri siri guna merayakan kemalangan istri sahnya.

__ADS_1


"kamu dapat lelaki bodoh itu di mana sayang?" tanya Max sembari menikmati pijatan tangan lentik Anne di kepalanya


"ka..kamu tahu dari mana kalau itu, aku?" tanya Anne sedikit terbata


"aku tahu gadis cengeng itu tak memiliki teman pria, dia itu gadis polos yang sayangnya terlahir dari keluarga si tua bangka kep*rat itu" gumam Max sembari menghirup dalam-dalam aroma perut Anne yang tanpa penghalang


"kamu tidak marah?" tanya Anne lirih


"marah?" tanya balik Max


"karna aku ikut campur"


"tidaklah sayang, malah aku berterima kasih kamu sampai bertindak melibatkan seorang remaja sehingga gadis sialan itu semakin tertekan karna ketangkap basah olehku memasuki pria lain di dalam kamar" ujar Max sembari menjelajahi tubuh Anne


Anne terkikik geli akan tindakan Max, di sela-sela cumbuan Max, Anne bersyukur Max tak marah karna ia berani ikut campur dengan menyewa seseorang untuk menculik pria remaja dan di bawahnya ke kamar Anita.


sebenarnya niat Anne tak lain tak bukan karna tak sabar melihat Max melakukan aksi balas dendamnya, baginya persolan ponsel hanya masalah kecil dan itu akan membuat Anita curiga, tapi dengan melibatkan skandal perselingkuhan, maka Anita akan memaklumi kalau Max marah padanya hingga membencinya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2