Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Prolog


__ADS_3

Tiara Sanjaya



Gadis cantik berusia 20 tahun dengan rambut panjang berwarna hitam dan bermata hitam .Tiara adalah gadis yang periang dan suka bergaul.Saat ini,Tiara berstatus mahasiswi disebuah universitas ternama dikota asalnya.


Tiara adalah salah satu mahasiswi yang pintar dan berprestasi,karena kepintarannya dia sering mendapat nilai tinggi dan membuat Ibunya merasa bangga.


Sejak SMA,Tiara telah menjalin hubungan dengan pria bernama Riko.Riko adalah pria yang tampan dan juga populer dikampus,dan hal itu tentu saja membuat banyak gadis merasa iri karena Tiara bisa menjalin hubungan dengan pria populer seperti Riko.


Arga Dirgantara



Pria tampan berusia 25 tahun yang memiliki sifat dingin dan angkuh.Sejak meninggalnya sang Ibu,sifat Arga berubah 180°.Dia yang awalnya bersifat baik dan ramah seketika berubah ketika mendengar Ibunya meninggal karena bunuh diri.


Sejak saat itulah,Arga menjadi pendiam dan cenderung bersikap dingin,bahkan dia juga selalu menunjukkan sikap dinginnya pada sang Papa.


Sejak usianya 22 tahun.Arga telah dijodohkan dan dinikahkan dengan seorang wanita cantik bernama Vina Andara.


Vina adalah gadis yang cantik dan juga anggun.Namun meski begitu,Arga tak pernah bisa merasakan cinta untuk sang istri.


Banyak cara yang Vina lakukan untuk merebut hati sang suami,namun semua menjadi sia-sia karena Arga tetap saja menutup hati untuknya.


****


Pagi hari disebuah Universitas,seorang gadis cantik sedang berdiri dipinggir lapangan seraya menyaksikan permainan basket.


Tiara.Gadis cantik itu tengah menyaksikan kekasihnya bermain basket dengan sangat lihai,dirinya bahkan sesekali meneriakinya agar semangat.


Usai bermain basket,Riko yang tak lain adalah kekasih Tiara segera berlari menghampiri sang kekasih yang sedang menunggunya seraya membawa botol air.


"Ini..Aku bawakan air minum untukmu.."Tiara menyodorkan botol air itu pada Riko.


Dengan senang hati,Riko langsung menerimanya dan kemudian meneguknya hingga hanya tersisa setengah.


"Makasih Pacar..Kau memang selalu tau yang kubutuhkan.."Riko mengacak rambut Tiara kemudian beralih mencubit hidungnya.


"Itu harus,karena aku mencintaimu.."Ujar Tiara seraya memegang tangan Riko.

__ADS_1


"Benarkah??.."Tanya Riko seraya menatap Tiara.


"Tentu saja..Apa kau tidak percaya padaku??.."Tiara memanyunkan bibirnya seraya berbalik membelakangi Riko.


Melihat tingkah Tiara membuat Riko tersenyum dan langsung memeluknya dari belakang."Aku sangat percaya..Karena aku juga sangat mencintaimu Tiara Sanjaya.."Ucap Riko tepat ditelinga Tiara.


Senyum mengembang di wajah Tiara mendengar ucapan lelaki yang kini tengah memeluknya.


"Aku tau itu.."Tiara melepaskan pelukan Riko dan beralih menggandeng tangannya."Ayo kita masuk!!.."Ajaknya.Mereka berjalan dengan bergandengan tangan dan hal itu tentu saja membuat banyak pasang mata yang merasa iri.


*


*


*


Sedang disebuah Mansion mewah.Seorang pria tengah memakai pakaian kerjanya.Dia adalah Arga Dirgantara.Inilah rutinitasnya setiap hari,Bekerja dan hanya bekerja.Bahkan terkadang dia tidak pulang sama sekali dan membuat Vina sang istri merasa sedih.


"Kau akan berangkat??."Tanya Vina yang baru masuk kedalam kamar.


"Iya..Hari ini aku ada rapat penting.."Jawabnya dengan wajah datar.


"Entahlah..Hari ini aku akan sangat sibuk dan mungkin saja aku akan tidur dikantor.."Arga meraih tas kerjanya kemudian berjalan meninggalkan Vina tanpa memandangnya sama sekali.


"Tapi Arga..Kau sudah beberapa hari selalu tidur dikantor..Jika terus seperti itu bagaimana kita akan punya anak??.."Tanya Vina seraya mengikuti Arga.


Seketika Arga langsung menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Vina."Dengar!!..Untuk sekarang aku masih belum memikirkan tentang hal seperti itu..Jadi aku harap kamu tidak lagi membicarakannya.."Arga kembali melanjutkan langkahnya setelah mengatakan hal itu pada Vina.


"Selalu itu jawabanmu saat aku membicarakan anak..Apa sebegitu tidak berharganya aku dimatamu hingga kau bahkan tidak ingin memiliki anak denganku??.."Vina meneteskan air matanya.Dengan langkah cepat,Vina berlari kembali kedalam kamarnya.


Sedangkan Arga yang telah sampai didepan Mansionnya langsung disambut oleh Asisten pribadinya yang bernama Andre.


"Selamat pagi tuan muda.."Sapa Andre seraya membukakan pintu mobil untuk Arga.


Tanpa menjawab sapaan dari Andre.Arga langsung masuk kedalam mobil dengan wajah yang datar.


Setelah menutup pintu mobil.Andre ikut masuk kemudian melajukan mobilnya meninggalkan Mansion menuju gedung kantor milik Arga.


Didalam mobil hanya ada keheningan.Arga terus teringat akan kata-katanya pada Vina tentang anak.

__ADS_1


"Andre,apa menurutmu aku sudah tidak adil pada Vina??.."Arga bertanya seraya menatap kearah depan.


"Apa maksud tuan??.."Tanya Andre yang sama sekali tak mengerti maksud perkataan tuannya.


"Pagi ini dia membicarakan tentang anak padaku dan aku sama sekali tidak menanggapinya..Apa sudah tidak adil padanya??..Meskipun aku tidak mencintainya tapi dia tetaplah istriku dan aku seharusnya memberikan haknya sebagai seorang istri bukan??.."


Andre terdiam mendengar ucapan Arga.Andre tidak berkata apa-apa ataupun memberikan saran,bukan karena dia tidak ingin membantu tuannya namun karena dia yang belum menikah dan juga dia sama sekali tidak tau apapun mengenai wanita.


"Aku bicara padamu...Apa kau tidak mendengarku??"Ucap Arga dengan nada yang sedikit tinggi.


"Maaf tuan,tapi sepertinya Anda bicara dengan orang yang salah..Bukankah anda tau sendiri,saya belum menikah jadi saya mana tau apa yang harus saya lakukan.."Jawab Andre sekenannya.


Arga mendengus kesal mendengar jawaban asistennya itu."Sudahlah...Aku memang bicara dengan orang yang salah.."Ujarnya seraya menatap kearah lain.


Sedangkan di bangku depan.Andre menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Dirinya merasa serba salah menghadapi sang tuan muda yang sangat mudah marah.


Tak lama kemudian.Mobil yang dikendarai oleh Andre dan Arga tiba didepan geudung yang menjulang tinggi dengan tulisan Dirgantara Company.


Setelah memarkirkan mobilnya.Andre turun kemudian beralih membukakan pintu untuk Arga.


Setelah turun dari mobil.Kedua pria itu langsung berjalan memasuki gedung tersebut.


Para karyawan yang melihat kedatangan mereka langsung berbaris dan membungkuk.


"Kau siapkan rapat hari ini!!.."Titahnya pada Andre kemudian masuk kedalam Lift khusus Presdir.


Setelah sampai dilantai teratas gedung tersebut.Mereka langsung keluar setelah pintu lift terbuka.


Andre yang mendapat tugas dari sang Bos segera masuk kedalam ruangannya untuk menjalankan perintah tersebut.


Sedangkan Dikampus.Tiara dan Riko tengah duduk didalam Kantin seraya menikmati waktu kebersamaan mereka.


"Nggak kerasa ya..Hubungan kita sudah hampir dua tahun berjalan..Aku nggak nyangka bisa menjalin hubungan selama itu..Dulu aku hanya manjalin hubungan dalam hitungan bulan tapi berbeda dengan kamu..Entah kenapa tapi aku merasa jatuh cinta setiap hari denganmu.."Riko berucap seraya membelai wajah cantik Tiara yang kini sedang tersenyum.


"Aku juga...Kau tau??..Kau adalah cinta pertamaku dan aku berharap kau akan menjadi cinta terakhirku.."


BERSAMBUNG


Jangan lupa Like,komen and vote!!

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2