Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Menggodanya


__ADS_3

Sinar matahari pagi menembus masuk kedalam sela-sela jendela kamar sepasang suami istri yang tengah tertidur pulas diatas ranjang king size mereka.


Nampak wanita yang tak lain adalah Tiara mulai menggeliat saat merasakan sesuatu yang berat melingkar di pinggang nya.


Saat Tiara membuka mata,hal pertama yang dilihatnya adalah wajah tampan nan polos dari suaminya yang sedang tertidur pulas.


Tanpa disadarinya,tangannya mulai bergerak dan membelai wajah dengan pahatan yang nyaris sempurna itu.


"Apakah kau sedang mengangumi ketampananku??.."Seketika Tiara langsung menarik tangannya saat aksinya ternyata diketahui oleh Arga.


"Tu..tuan muda sudah bangun??.."Tanyanya gugup seraya tersenyum kikuk.


"Itu bukan jawaban dari pertanyaanku.."


"Ehm..Saya mau mandi dulu tuan muda..."Saat Tiara akan bangkit dari posisinya,Arga tiba-tiba saja menarik tangannya hingga dia terjatuh dengan posisi yang sangat dekat dengan Arga.


Seketika jantung Tiara langsung berdetak kencang bak sedang berlari maraton.Apalagi melihat wajah tampan Arga dari dekat seperti itu.


"Akui saja jika aku memang tampan..."Arga sengaja mengerjai Tiara yang tampak malu-malu seperti itu.


"Tuan muda tolong lepaskan saya!!..Saya mau mandi.."Tiara berusaha lepas dari pelukan Arga namun sayang,semuanya sia-sia saja.


"Bagaimana kalau kita mandi bersama??.."Goda Arga.Seketika wajah Tiara langsung memerah bak kepiting rebus saat mendengar Ucapan Arga.


"Ti..tidak,aku ingin mandi sendiri saja..."Secepat kilat Tiara melepaskan diri dari Arga dan langsung berlari masuk kedalam kamar mandi dan menutup pintu dengan keras.


Melihat tingkah istrinya yang tampak sangat malu membuat Arga tertawa geli,apalagi saat tadi dia melihat ekspresi Tiara yang kaget saat dirinya mengatakan ingin mandi bersama.


Berbeda dengan Arga yang sedang tertawa,Tiara justru merasa kesal karena telah dikerjai oleh Arga.


"Awas saja,aku pasti akan membalas tuan muda nanti...Tapi kenapa jantungku masih berdetak sekencang ini??.."Tiara bersandar pada pintu kamar mandi seraya memegangi dadanya.


30 menit berlalu,Tiara yang masih kesal keluar dari kamar mandi dengan wajah yang cemberut.Namun saat keluar ternyata Arga sudah tidak ada dikamar.


"Dimana tuan muda??.."Gumamnya seraya mulai mencari keberadaan suaminya.


Baru saja dia akan membuka pintu kamar,Arga sudah muncul dengan sudah mengenakan setelan jas lengkap.


"Apa tuan muda mandi dikamar Vina??.."Tanya Tiara.


"Iya..."Jawab Arga singkat seraya masuk kedalam kamar.


"Aku ada rapat penting hari ini dan aku harus berangkat lebih cepat,karena itu aku bersiap dikamar Vina..."Ujarnya menjelaskan.


"Tapi saya belum menyiapkan sarapan.."

__ADS_1


"Tidak perlu,Vina sudah menyiapkan nya.."Setelah memakai jam serta mengambil ponselnya,Arga langsung keluar dari kamar meninggalkan Tiara.


Selepas kepergian suaminya.Tiara segera bersiap kemudian turun kelantai bawah.Sesampainya dibawah,nampak Vina yang sedang duduk dimeja makan seraya menikmati sarapannya.


"Selamat pagi.."Sapanya kemudian menarik kursi dan mendudukinya.


"Pagi.."Balas Vina seraya tersenyum kearah Tiara.


"Apa tuan muda sudah berangkat??..."Tanya Tiara.


"Sudah,baru saja dia berangkat..Apa dia tidak memberitahu mu kalau dia akan berangkat lebih cepat??.."


"Tidak,dia sudah memberitahuku tadi..."Ujarnya seraya mengambil selembar roti dan mengoleskan selai coklat kesukaannya.


***


Ditempat lain,nampak seorang pria tengah duduk di tapi ranjangnya seraya menatap selembar foto.


"Selamat pagi cantikku...Kau tau,aku sangat merindukanmu,tapi kau tenang saja,tinggal sebentar lagi dan kita akan bersama..."Ujar Pria yang tak lain adalah Riko itu.


Riko yang sudah kembali kini berencana untuk kembali merebut Tiara dari Arga.


Tepat dibelakangnya,yaitu diatas ranjang,terbaring seorang wanita cantik berkulit putih dan rambut panjang,wanita itu tidak lain adalah seorang wanita yang dijadikan pelampiasan nafsu oleh Riko.


***


Dugedung Dirgantara Company.Nampak Arga yang tengah duduk seraya memimpin rapat,tepat disampingnya ada Andre yang ikut menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis mereka.


Setelah rapat berjalan selama beberapa jam,akhirnya Arga mengakhiri rapatnya dan keluar dari ruangan rapat menuju ruangan pribadinya.


Sesampainya didalam ruangannya,Arga langsung menjatuhkan badannya kesofa seraya menyandarkan punggunya di sandaran sofa.


"Minta Ob untuk membawakan kopi keruanganku!!.."Titahnya saat Andre hendak keluar dari ruangannya.


"Baik tuan muda.."Jawabnya kemudian berlalu dan meninggalkan Arga sendiri.


Beberapa saat kemudian,terdengar suara pintu diketuk dan tak lama pintu pun terbuka dan menampakkan Ob yang membawa nampan berisikan secangkir kopi untuk presdirnya.


Ob itu menaruh cangkir kopi diatas meja kemudian berlalu tanpa membuat suara.


Selepas kepergian Ob itu,Arga yang semula bersandar dan menutup kedua matanya pun langsung menegakkan badannya seraya meraih cangkir didepannya dan menyeruput kopi panas itu.


Namun baru saja dia ingin kembali bersandar,pintu ruangannya kembali diketuk dan membuatnya sedikit kesal.


"Masuk!!.."Titahnya dengan nada cuek.

__ADS_1


Saat pintu ruangan terbuka,tampak Vina berdiri diambang pintu seraya membawa tas besar ditangannya.


"Hay...Aku boleh masuk kan??.."Tanyanya seraya tersenyum.


"Tentu saja,kenapa kau harus meminta izin...Kau bisa masuk keruanganku sesukamu tanpa harus meminta izin terlebih dahulu.."Ujar Arga.


"Aku tau itu,tadi aku cuma bercanda.."Vina dengan semangat langsung masuk kedalam ruangan Arga.


Namun ternyata bukan hanya Vina yang datang,Tiara juga ikut bersamanya.


"Kau datang bersamanya??.."Tanya Arga seraya menunjuk Tiara dengan dagunya.


"Iya...Dia bilang dia bosan Dimansion,makanya aku ajak dia kesini..."Jawab Vina seraya duduk disamping Arga.


Sedangkan Tiara sendiri malah terlihat bingung harus bagaimana.Dia merasa sangat canggung berada diantara Vina dan Arga.


"Kenapa kau berdiri saja??..Ayo duduk!!.."Ujar Vina.


Mendengar itu,Tiara lalu duduk Disofa dekat Arga.


"Ada apa kalian datang??...Apa ada hal yang penting??.."Tanya Arga seraya menatap Vina serius.


"Tidak ada hal yang penting..Aku dan Tiara datang hanya ingin membawakan makanan untukmu..Hari ini kau pergi dengan terburu-buru,jadi aku sengaja menyiapkan makanan untukmu..Kau pasti belum makan kan??.."Ujar Vina seraya membuka tas berisikan rantang makanan.


Melihat perhatian Vina kepada Arga membuat Tiara semakin merasa bersalah.Meski bukan keinginannya untuk menikah dan menjadi istri kedua,namun dia merasa sangat bersalah karena telah berada diantara rumah tangga mereka.


Saat menoleh,Arga dapat melihat perubahan raut wajah Tiara.


"Kau kenapa??.."Tanyanya.


"Aku tidak apa-apa..."Jawabnya.


"Ayo makan..."Ujar Vina setelah makanannya selesai dia siapkan.


Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi,Arga langsung menyantap makanannya dengan lahap.


.


.


.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!

__ADS_1


__ADS_2