
Tiara baru saja sampai Dirumahnya pada pukul 9:30 Malam.Bagaimana tidak,sejak tadi Arga selalu membawanya ke berbagai tempat,dan yang tempat paling menegangkan adalah Mansion Arga dimana Tiara bertemu dengan Vina.
"Tiara.."
Baru saja Tiara melangkah menuju kamarnya,langkahnya langsung terhenti kalau mendengar suara yang tak asing ditelinganya.
Tiara langsung berbalik dan menatap seorang pria yang tengah berdiri tidak jauh dirinya.Matanya langsung membulat tak kalau melihat bahwa Ayahnya lah yang sedang berdiri didepannya sekarang.
"A..ayah..Kapan ayah pulang??.."Tanyanya gugup,dia benar-benar tidak menyangka jika sang Ayah sudah pulang.
"Ayah baru pulang tadi siang..Tapi,kau darimana,Ibumu bilang kau ada Dirumah untuk menyambut kepulangan Ayah tapi kau malah pulang tengah malam..Sebenarnya darimana saja kau??.."Arman memperhatikan gerak gerik Tiara yang tampak aneh seperti orang yang sedang menyembunyikan sesuatu.
"Itu..Aku pergi dengan temanku Ayah..Lagipula aku bosan jika harus tinggal dirumah terus,apalagi aku harus Kerumah sakit juga..Itu sangat membuatku lelah dan tertekan,jadi tidak ada salahnya kan kalau aku pergi untuk menghibur diri??.."Sahut Tiara dengan nada yang sedikit kasar.
"Kenapa kau bicara begitu pada Ayah??..Apa kau bosan merawat Ayah??.."Pertanyaan Arman ini sontak saja membuat Tiara merasa terkejut,namun sekuat tenaga dia mencoba menyembunyikan nya.
"Sudahlah Ayah!!..Aku sedang tidak ingin membicarakan hal ini..Aku capek mau istirahat.."Tanpa mendengar lagi ucapan Ayahnya,Tiara langsung melangkah pergi menuju kamarnya.
Tiara membuka pintu kamarnya kemudian menutupnya dan bersandar pada pintu tersebut.Setetes air matanya lolos begitu saja kala mengingat ucapannya yang terkesan kasar pada Ayahnya sendiri.
"Maafkan Tiara Ayah!!..Bukan maksud Tiara menyakiti hati Ayah,tapi Tiara tidak punya pilihan lain,aku tidak ingin Ayah tertekan saat tau apa yang sebenarnya terjadi..Jadi tolong maafkan aku Ayah!!.."Badan Tiara bergerak semakin turun dan akhirnya jatuh terduduk dilantai seraya bersandar pada daun pintu.
Sedangkan diruangan lain,tepatnya Dikamar Arman dan Kania.Arman tengah duduk bersandar diatas sofa kamarnya seraya memikirkan semua ucapan Puterinya padanya.
"Apa yang sedang kau fikirkan??.."Kania tiba-tiba muncul dan duduk tepat disamping Suaminya itu.
"Tidak ada..Oh iya..Tiara sudah pulang.."Ucapnya seraya tersenyum simpul.
Seketika Kania merasa bersalah setelah mendengar ucapan suaminya.Dia tau betul bagaimana senangnya suaminya tadi saat mengira jika puterinya akan ada Dirumah untuk menyambut kepulangannya,namun suaminya itu harus merasa kecewa saat mendapati puterinya tidak ada Dirumah.
"Maafkan dia ya!!...Aku yakin,dia pasti punya alasan kenapa dia tidak menyambut mu tadi.."Kania tersenyum seraya menggenggam tangan suaminya.
Arman balas memegang tangan Kania seraya memeluk istrinya itu.
"Aku tau betul alasan kenapa dia tidak ada saat aku pulang tadi..Aku yang salah,karena sikapku yang terkadang kasar dan tidak perhatian padanya membuatnya menjauhiku..Ini semua adalah salahku.." Batin Arman seraya terus memeluk Istrinya.
__ADS_1
Mereka terus berpelukan lama melepaskan rasa rindu yang teramat dalam karena Arman yang cukup lama dirawat Dirumah sakit.
***
Dikamar Tiara,dia sejak tadi tak berhenti memikirkan bagaimana ekspresi wajah Vina saat menatapnya tadi.
Flashback on
"Tuan,kita mau kemana lagi??..Tolong antarkan saya pulang,saya sudah sangat lelah sekarang.."Tiara memohon dengan wajah memelas.
"Sudah diam!!...Nanti kau juga akan tau sendiri.."
Tiara memilih diam dan juga memalingkan wajahnya kearah jendela mobil.
Mobil yang mereka kendarai melaju memecah keramaian kota dimalam yang indah itu.
Beberapa menit perjalanan,mobil yang ditumpangi ketiga orang itu berbelok masuk kehalaman sebuah Mansion yang megah bak istana.
Saat mobil berhenti,Tanpa melihat dimana keberadaannya,Tiara langsung turun dari mobil tersebut.
Tiara langsung membulatkan matanya menatap sebuah bangunan megah yang diukir indah bak istana kerajaan.
Tanpa menjawab pertanyaan Tiara,Arga langsung menarik tangannya memasuki Mansion tersebut.
Melihat kedatangan sang tuan muda,semua pelayan dan pengawal saling membungkuk memberikan hormat.
Melihat hal itu tentu saja membuat Tiara merasa kagum,dia tidak menyangka jika pria yang akan menikah dengannya ternyata memiliki kehidupan bak seorang raja.
Setelah sampai diruang tamu.Terlihat seorang wanita cantik tengah duduk disalah satu sofa.Wanita terlihat sangat cantik dengan rambut panjang menjuntai.Benar-benar bak seorang model.
Melihat kedatangan mereka.Wanita itu bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Tiara.
"Jadi dia,wanita yang akan menjadi istri keduamu??.."Wanita yang tak lain adalah Vina itu menatap Tiara dari atas hingga bawah.
Mendapat tatapan seperti itu membuat Tiara merasa canggung,apalagi wanita didepannya ini tampak menatapnya dengan aneh.
__ADS_1
"Aku Vina,istri pertama Arga.."Vina mengulurkan tangannya seraya tersenyum manis kearah Tiara.
Tiara menatap tak percaya pada apa yang dilihstnya sekarang ini.Pasalnya,menurut artikel yang dia baca,seorang wanita yang suaminya berniat menikah lagi pasti akan marah dan menyerang istri kedua suaminya,namun ternyata apa yang dia baca dan fikirkan tidak sesuai dengan yang sedang terjadi sekarang.
"Aku Tiara mbak.."Tiara menyambut uluran tangan tersebut dengan sedikit ragu.
"Nggak usah panggil Mbak!!..Vina saja.."Mereka melepaskan jabatan tangan mereka kemudian langsung duduk Disofa.
Semua orang duduk kecuali Andre,karena Andre adalah orang yang sangat berkomitmen pada pekerjaan nya,karena itulah dia tidak pernah berbuat diluar perintah tuan mudanya.
"Aku sengaja membawa Tiara kesini agar kalian bisa saling mengenal,karena setelah aku menikah dengan Tiara,dia akan aku bawa untuk tinggal disini.."Tanpa basa-basi lagi,Arga langsung mengutarakan maksudnya.
"Apa ada yang keberatan??.."
"Aku nggak keberatan,lagian kalau Tiara tinggal disini aku jadi nggak kesepian lagi.."Vina yang duduk disamping Tiara langsung menggenggam tangan gadis itu dengan senyum tulus yang mengembang diwajahnya.
"Makasih yah,awalnya aku kira mbak Vina nggak akan mau menerima kehadiran aku didalam rumah tangga mbak dengan tuan muda,tapi ternyata aku salah..Ternyata mbak Vina orangnya sangat baik.."
"Aku kan udah bilang,jangan panggil mbak,tapi Vina..Mulai sekarang kita akan jadi sahabat.."Ucap Vina.
"Iya Vina.."
Mereka yang sedang asyik berbincang tak menyadari jika sejak tadi Arga selalu memperhatikan gerak gerik mereka.
Flashback off
"Semoga Vina nggak akan pernah berubah padaku,aku tau,hatinya pasti sakit.Mana ada wanita yang mau diduakan...Tapi Vina sangat berbeda,dia bisa dengan sabar menerima semuanya,aku benar-benar salut padanya.."Tiara tak bisa berhenti memikirkan sikap Vina yang ternyata diluar dugaannya.
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Jangan lupa like,komen and vote ya guys.
Terima kasih