Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Vina Hamil


__ADS_3

Semua orang kini sedang berkumpul didalam ruang perawatan Vina.Tampak Vina kini sedang terbaring di ranjang perawatannya dengan wajah yang pucat.Dia sudah sadar namun kondisinya masih cukup lemah.


"Bagaimana keadaan istriku??.."Arga menatap datar pada Dokter yang menangani istirinya hingga membuat sang Dokter merasa takut.


"Anda tidak perlu khawatir tuan muda,saat ini istri anda sedang mengandung karena itulah dia pingsan,tapi sekarang kondisinya sudah baik-baik saja.."Jawab Dokter itu dengan menelan ludahnya kasar.


Arga langsung terdiam mendengar penjelasan sang Dokter yang mengatakan jika saat ini Vina tengah mengandung.Arga kemudian menatap pada Vina yang kini sedang tersenyum bahagia.


Berbeda dengan Vina dan Arga yang merasa bahagia,Tiara justru merasa sangat hancur mendengar hal itu.Air matanya kembali meluncur begitu saja,namun dengan cepat Tiara menghapusnya kemudian tersenyum dan menghampiri Vina.


Tanpa disadari Tiara,sejak tadi Andre terus memperhatikan dirinya.


"Selamat ya Vin,akhirnya kamu hamil juga.."Tiara mencoba menguatkan hatinya dan menampakkan senyuman tulusnya.


"Makasih Tiara,aku benar-benar sangat bahagia,akhirnya setelah menanti cukup lama aku bisa hamil juga..."Nampak jelas diwajah Vina jika saat ini dia sedang sangat bahagia,tak beda dengan Arga yang kini sedang duduk ditepi ranjang seraya menggenggam tangan Vina.


Kendalikan dirimu Tiara,jangan menangis,seharusnya kau merasa bahagia karena akhirnya janjimu sudah kau penuhi,setidaknya sekarang kau tidak perlu merasa bersalah lagi pada Vina,karena sekarang dia sudah mendapatkan keinginannya....Batin Tiara.Wajahnya menampakkan senyuman yang tulus,tapi hatinya terasa sangat sakit.


"Kau pulanglah Tiara!!..Dan jangan lupa siapkan segalanya untuk menyambut kepulangannya,jangan lupa meminta pelayan untuk membersihkan kamar Vina,pastikan semuanya bersih karena aku tidak mau terjadi apa-apa pada Vina dan juga Bayinya..."Tegas Arga tanpa memandang kearah Tiara sama sekali.Tanpa berkata apapun lagi,Tiara langsung melangkah meninggalkan ruangan itu dengan perasaan yang sakit.


Sesampainya diluar ruangan,Tiara tidak bisa lagi menahan air matanya,dengan duduk dikursi panjang,Tiara menumpahkan segala rasa sedihnya seraya menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Tiara merasakan ada yang menyentuh pundaknya,Tiara lalu mendongak dan mendapati Andre yang sedang tersenyum kearahnya.

__ADS_1


Tanpa aba-aba,Tiara langsung berhambur dan memeluk Andre dengan erat seraya menangis.Mendengar isakan sang adik angkat membuat Andre merasa sakit,dia tau Tiara tidaklah bersalah,karena menjadi istri kedua bukanlah keinginannya,Tiara hanyalah korban dari sebuah balas dendam yang entah sudah selesai atau belum.


"Kenapa ini harus terjadi padaku kak??..Sampai kapan aku harus menahan rasa sakit ini,apa salahku hingga aku harus mengalami penderitaan seperti ini??.."Tiara terus terisak sembari memeluk Andre dengan erat dan tanpa disadari keduanya,tampak sepasang mata tengah menatap tajam pada mereka.


"Apa yang kalian lakukan??.."Refleks Tiara langsung melepaskan pelukannya saat mendengar suara Arga yang sepertinya kesal.


"Berani sekali kau memeluk istriku Andre..."Arga langsung menarik kerah baju Andre dan mendaratkan satu pukulan tepat di wajah Andre.


Andre jatuh tersungkur saat wajahnya ditinju oleh Arga dengan keras.Tentu saja melihat hal itu membuat Tiara langsung berjongkok dan membantu Andre untuk bangun namun aksinya itu malah membuat Arga semakin tersulut emosi.


Dengan kasar Arga menarik tangan Tiara hingga membuat wanita itu meringis kesakitan.."Tuan muda sakit,lepaskan tangan saya!!.."Tiara mencoba melepaskan tangannya namun cengkraman Arga malah semakin kuat.


"Kau bilang sakit??..Rasa sakit ini belum sebanding dengan apa yang telah kalian berdua lakukan..Kalian berdua memang sangat hebat,karena selama ini kalian sangat pintar menyembunyikan hubungan kalian sampai aku tidak mengetahui hal itu,dan sekarang kalian sudah terang-terangan bermesraan bahkan ditempat umum,kalian memang tidak tau malu.."Hardik Arga.


Bagai tersambar petir di siang bolong,Hati Tiara langsung hancur berkeping-keping mendengar tuduhan Arga yang sangat menyakitkan itu.


"Tidak tuan muda anda salah paham.."Andre mencoba menjelaskan namun Arga kembali mendaratkan pukulan pada wajahnya.


"Dengar tuan muda!!..Anda bisa memukul saya semau anda,tapi tolong dengarkan dulu penjelasan saya.."Andre tak ingin menyerah dan terus berusaha menjelaskan namun setiap akan menjelaskan,maka Arga akan langsung menghajarnya.


"Sudahlah kak,percuma saja kau jelaskan padanya,dia tidak akan mendengarkan..Dan untuk tuan muda,saya tidak peduli tuan muda akan berfikir apa tentang saya dan juga kak Andre,tapi satu hal yang perlu tuan muda tau,saya dan kak Andre memang memiliki hubungan,tapi hubungan kami tidak lebih dari seorang kakak adik,tapi sudahlah,tuan muda juga tidak akan percaya..."Tiara berlari dan menerobos barisan orang-orang yang sedang menyaksikan pertengkaran mereka dan meninggalkan Arga yang hanya diam seraya memandangi punggung Tiara yang sudah mulai menjauh.


Andre memegangi wajahnya yang babak belur akibat pukulan dari Arga.Namun meski begitu,Andre tidak pernah merasa marah ataupun berniat untuk membalas perlakuan Arga padanya.Baginya Arga adalah segalanya,baginya Arga adalah nyawa yang harus dia lindungi.

__ADS_1


"Apa maksud semua ini Andre??..Kenapa dia tiba-tiba memanggilmu dengan sebutan kakak??.."Tanya Arga heran.


"Itulah yang ingin saya jelaskan tuan muda,saya dan Nona Tiara sama sekali tidak memiliki hubungan seperti yang tuan muda pikirkan..Karena saya sudah menganggap nona Tiara sebagai adik saya sendiri,dan tidak lebih dari itu,bagi saya,dia sama seperti Mili adik saya yang sudah tiada,dan saya minta maaf jika sudah lancang menganggap istri tuan muda sebagai adik..."Andre menundukkan kepalanya,perasaannya kini sedang cemas memikirkan Tiara yang tadi pergi dengan menangis,dia takut jika sampai Tiara berbuat nekat karena merasa kecewa.


Arga menghela nafasnya kasar seraya duduk di kursi panjang.Sebenarnya,hatinya juga terasa sangat sakit saat tadi dirinya bersikap kasar pada istrinya itu.


"Apa yang kalian lihat!!..Apa kalian sudah bosan hidup??..Pergi sana!!.."Semua orang yang tadinya berkerumun langsung bubar setelah mendapatkan tatapan tajam bak elang yang siap memangsa targetnya dari sang pemilik Rumah sakit.


"Maafkan aku Andre,seharusnya aku mendengarkan penjelasanmu sebelum memukulmu..Pergi dan obati lah lukamu itu!!.."Nada bicara Arga sudah mulai renda yang mengartikan jika amarahnya kini sudah mereda.


"Baik tuan muda..."Sebelum berlalu dari hadapan Arga,sekilas Andre melihat kearah dimana Tiara pergi sebelumnya.


Maafkan aku Tiara,baru saja kau memanggilku kakak,tapi aku sudah mengecewakan mu,aku tidak bisa menjagamu layaknya seorang kakak.Tapi aku janji,mulai sekarang aku akan membuatmu terus tersenyum,karena aku tidak ingin kehilangan untuk yang kedua kalinya...Batin Andre.


.


.


.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!!

__ADS_1


__ADS_2