Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Tiara Hamil


__ADS_3

"Tiara sama Kak Rosa pergi dulu Ya Ibu.."Pamit Tiara setelah sampai didepan Rumah.


"Iya sayang,hati-hati ya,Maaf karena Ibu tidak bisa ikut dengan kalian.."Ujar Kania seraya menatap kedua puterinya bergantian.


"Nggak masalah Buk,Ibu istirahat saja Dirumah,lagipula aku juga tidak akan lama disana.."Jawab Tiara seraya mencium punggung tangan Ibunya.


Setelah berpamitan,Tiara dan Rosa langsung masuk kedalam mobil yang kemudian melaju keluar dari pekarangan Rumah.


Selama Perjalanan,Tiara tak henti-hentinya memikirkan mendiang Ayahnya.Banyak hal yang terlintas dibenaknya dan yang paling membuat hati Tiara terasa sakit adalah hari dimana dia mendapati Ayahnya terbaring dijalan dengan keadaan yang sangat membuat hati Tiara sakit.


"Tiara..Kamu kenapa??.."Tanya Rosa saat mendapati Tiara melamun dan menatap keluar jendela.


"Aku kangen sama Ayah Kak..Sudah cukup lama Ayah pergi meninggalkan kita,dan itu membuat aku merindukannya.."Tiara tersenyum tipis seraya berusaha menyembunyikan air matanya.Dia tidak ingin terlihat lemah dihadapan kakaknya.


"Aku juga kangen sama Ayah..Tapi kita harus ikhlas,karena aku yakin,saat ini Ayah Ayah pasti sudah bahagia disana.."Rosa menarik Tiara dan memeluknya seraya mengelus punggung adik kesayangan nya itu.


Setelah beberapa menit perjalanan,mereka akhirnya tiba ditempat pemakaman dimana Ayah mereka dimakamkan.


"Tunggulah Disini!!..Biar aku dengan kak Rosa saja yang pergi.."Ujar Tiara pada Adam setelah turun dari mobil.


"Maaf nona,tapi tuan muda sudah memerintahkan saya untuk mengikuti Nona Muda kemanapun anda pergi.Ini demi keselamatan Anda.."Balas Adam.Meski Tiara bersikeras,dia akan tetap mengikuti Tiara kemanapun dia pergi.


Tiara menghela nafasnya pelan,percuma saja dia meminta pada Adam karena pada akhirnya dia akan selalu mengalah.


"Baiklah.."Ujarnya.Tiara dan Rosa pun mulai berjalan masuk kedalam area pemakaman dengan diikuti Adam dibelakangnya.


Beberapa saat kemudian,mereka akhirnya tiba didepan pusara sang Ayah.Dengan mata berkaca-kaca Tiara dan Rosa mulai menaburkan bunga seraya menyiramkan air keatas makam tersebut.


"Ayah.Tiara sama kak Rosa datang.Kami sangat merindukan Ayah.Tapi Ayah sekarang Tiara sudah bahagia,semuanya sudah sesuai dengan keinginan Ayah,Tiara harap Ayah bisa tenang disana.."Tiara meneteskan Air matanya sembari memeluk nisan yang bertuliskan nama Ayahnya.


"Rosa juga ingin menyampaikan kabar baik untuk Ayah,Rosa akan menikah Ayah,meski hal itu masih membuat Rosa ragu,tapi seandainya Ayah ada disini,mungkin Ayah bisa membantu Rosa untuk keluar dari dilema ini.." Batin Rosa.


"Tiara ayo kita pulang!!.."Ajak Rosa seraya membantu adiknya berdiri.


"Tiara apa kau baik-baik saja??..Wajahmu terlihat pucat,apa kau sakit??.."Rosa mendadak panik saat melihat adiknya yang tampak sangat pucat.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja kak.."Ujarnya.Namun baru saja mengatakan dia baik-baik saja,tiba-tiba dia jatuh pingsan didalam pelukan kakaknya.


"Astaga Tiara,kamu kenapa??..Tiara bangun.."Rosa berusaha membangunkan Tiara namun hasilnya nihil.


"Sebaiknya kita bawa Nona Tiara Kerumah sakit..."Ujar Adam kemudian mengangkat Tiara dan membawanya menuju mobil.


Wajah Adam menampakkan kekhawatiran saat melihat Tiara yang tak sadarkan diri.Setelah memasukkan Tiara kedalam mobil,Adam lalu ikut masuk setelah Rosa duduk dimobil seraya memangku kepala Tiara.


"Cepat Adam!!.."Titah Rosa dengan wajah khawatir.Dia memang seorang Dokter,tapi jika tanpa peralatan dia tidak bisa berbuat apa-apa.


***


Dirumah sakit,Tampak Adam berjalan mondar mandir didepan pintu ruang rawat Tiara.Namun beberapa saat kemudian,dia memutuskan untuk menghubungi tuan muda dan memberitahukan kabar tersebut.


Adam merogoh saku saku jasnya seraya mengambil benda pipih yang tak lain adalah ponsel.


Sedangkan ditempat lain.Tampak Andre yang sedang duduk Diruang meeting bersama Arga dan beberapa orang lainnya.


Dia tampak sangat fokus mendengarkan apa yang dikatakan oleh calon rekan bisnis mereka dan begitupun dengan Arga.


Namun tiba-tiba fokusnya teralihkan kala mendengar ponselnya berdering dan tertera nama Adam disana.


'Halo Adam,ada apa??..'Tanyanya setelah menjawab panggilan tersebut.


"Halo tuan Andre,saya ingin mengatakan jika Nona Tiara pingsan dan sekarang sedang ada Dirumah sakit.."Ujar Adam dari seberang.


"Apa??..Bagaimana bisa itu terjadi??..Apa saja yang kau lakukan hingga Nona Tiara bisa pingsan??.."Teriak Andre kesal dan langsung mematikan sambungan telfonnya tanpa mendengarkan jawaban dari Adam.


Tanpa membuang waktu.Andre langsung berlari kembali masuk kedalam ruang meeting dan memberitahukan Arga kabar tersebut.


"Apa.."Teriak Arga saat Andre memberitahukan hal itu padanya.."Bagaimana bisa itu terjadi??..Apa saja yang dilakukan pria itu hingga Tiara bisa pingsan seperti itu??.."Wajah Arga memerah menahan amarah kala mendengar Tiara pingsan.


"Kita pergi sekarang.."Arga bangkit dari duduknya dan meninggalkan meeting yang belum selesai untuk menemui Istrinya.


Dalam perjalanan,Arga tak henti-hentinya mengumpati kesalahan Adam yang menurutnya telah lalai dalam menjalankan tugasnya.

__ADS_1


Sesampainya Dirumah sakit,Arga langsung mencari ruang rawat Tiara yang sebelumnya telah diberitahukan pihak rumah sakit.


Sebelum masuk kedalam Ruangan.Arga sempat melemparkan tatapan tajam pada Adam yang sedang menundukkan kepalanya didepannya.


"Tiara..."Arga langsung menghampiri Tiara yang tengah berbaring diatas ranjang dengan wajah yang tampak pucat.


"Apa yang terjadi??..Kenapa kau bisa pingsan??.."Tanyanya dengan wajah yang menunjukkan kekhawatiran.


"Tuan muda.Anda tenang saja!!..Tiara baik-baik saja.."Jawab Rosa menggantikan Tiara.


"Bagaimana dia bisa baik-baik saja??..Lihat saja wajahnya sangat pucat seperti itu.."Kesal Arga.


"Ini bisa terjadi jika seorang wanita Sedang Hamil..Jadi tuan muda tidak perlu khawatir.


Arga langsung terdiam mendengar kata-kata Rosa.Wajahnya yang semula tampak khawatir seketika berubah kala mendengar kabar bahagia itu.


"Apa itu benar??.."Tanya Arga memastikan.Tiara mengangguk pelan tanda jika apa yang disampaikan Rosa adalah benar.


Seketika wajah Arga berbinar.Air matanya menetes,perasaan nya begitu bahagia karena kedua istrinya sekarang tengah sama-sama mengandung anaknya.


"Aku sangat bahagia sayang..."Arga mengecup kening Tiara lama.Sedangkan Rosa begitu bahagia melihat adegan itu.


"Ternyata benar Tiara,kau sudah bahagia sekarang..Aku senang karena sekarang suamimu sangat peduli padamu.Aku bisa melihat dari matanya jika dia sangat mencintaimu.." Batin Rosa seraya tersenyum bahagia.


.


.


.


BERSAMBUNG


Hy guys,mohon maaf karena Author baru bisa upload lagi setelah dua hari tidak upload.Author sedang ada masalah keluarga jadi Author tidak bisa dan tidak mood untuk menulis.


Ibu Author dan suaminya baru berpisah hari ini jadi Author baru bisa Upload.Tapi ini juga Up Author yang terakhir.Tapi tenang saja,Author akan kembali Up nanti karena sekarang kuota Author abis jadi harus beli dulu dan sekarang pun Author sedang miskin jadi untuk bisa beli kuota harus kerja dulu.

__ADS_1


Mohon bersabar dan juga mohon Do'anya agar Ibu Author bisa sabar menghadapi ujian ini.


Terima kasih


__ADS_2