Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Seperti Psikopat


__ADS_3

Tiara berjalan menuruni anak tangga setelah selesai bersiap-siap.Dilantai bawah,terlihat Arga yang sedang berbicara dengan Andre dengan wajah yang tampak serius.


"Tuan.."Panggilnya ketika sampai dilantai bawah.


Arga menoleh kemudian menatap Tiara dari atas hingga bawah.Tiara terlihat sangat cantik dengan dres selutut dengan rambut yang terurai.


Tanpa mengatakan apapun,Arga langsung berlalu begitu saja dengan diikuti Andre dibelakangnya.


Tiara terus menatap punggung Arga hingga menghilang dibalik pintu.Hatinya sakit,entah karena apa tapi Tiara merasa bahwa dirinya sangat tidak berarti didepan Suaminya sendiri.


"Tiara..Kamu kenapa??.."Vina tiba-tiba datang dan membuyarkan lamunan Tiara.


"Aku nggak apa-apa.."Jawab Tiara seraya tersenyum manis kearah Vina.


"Yasudah..kita sarapan yuk!!.."Vina menarik tangan Tiara menuju meja makan.


Sesampainya dimeja makan,kedua wanita itu langsung duduk berdampingan di kursi meja makan itu.


"Oh iya..Tiara,apa kamu masih ingat dengan janji kamu??.."Tanya Vina.Raut wajah Tiara langsung berubah,dia tau janji apa yang sedang ditagih oleh Vina.


"Aku ingat..Kamu tenang saja!!..Aku akan berusaha untuk menepati janjiku itu.."Sahut Tiara.


"Makasih Tiara..Tapi kamu jangan salah paham..Aku ngelakuin ini karena aku ingin menjadi istri yang pertama memberikan Arga seorang anak..Kamu tau kan,aku dan Arga sudah menikah selama tiga tahun,tapi kanu lihat!!..Kami masih belum memiliki anak,karena Arga tidak memandang aku sama sekali,tapi hubungan kami mulai membaik akhir-akhir ini tapi sayang,Arga malah memutuskan untuk menikah lagi,padahal aku udah berharap kalau Arga akan membuka hati untukku.."Jelas Vina.Tiara akui,dia memang telah menjadi orang ketiga dalam hubungan Arga dengan Vina.Namun dia juga tidak bersalah,karena semua itu bukanlah keinginannya.


"Aku mengerti dukamu..Tapi aku tidak pernah berharap menjadi orang ketiga..Aku menerima syaratnya karena aku sedang terdesak..Andai saja aku punya pilihan lain,maka aku tidak akan memilih jalan ini..."Tiara langsung bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Vina sendiri menuju kamarnya.


***


Ditempat lain,disebuah gedung yang menjulang tinggi.Seorang pria tampan tengah duduk dikursi kebesarannya seraya menatap layar komputer dengan wajah datarnya.


Di layar komputer itu menampilkan sebuah rekaman CCTV yang ada didalam Kamar tidur istrinya.

__ADS_1


"Kenapa dia menangis???..Apa ada seseorang yang mengusiknya??.."Arga menatap serius kedalam layar komputer itu dan menyaksikan Tiara yang sedang menangis.


Arga terus menatap dengan serius namun seketika alisnya terangkat saat menyaksikan seorang pria yang masuk kekamar itu melewati jendela.


Sedangkan ditempat kejadian,tepatnya didalam kamar itu,Tiara tengah menangis dengan duduk diatas ranjang.


Namun tiba-tiba Tiara membulatkan matanya saat mulutnya dibekap oleh seseorang.


"Lepaskan!!.."Tiara berhasil menghindar hingga tangan kekar itu terlepas dari mulutnya.


"Riko...Apa yang kau lakukan disini??.."Tiara begitu terkejut saat mendapati Riko yang tengah berada didalam kamarnya itu.


"Untuk apa lagi??..Tentu saja untuk menemui mu..Aku tidak sanggup saat membayangkan kau bersama dengan Arga..Dan sekarang aku akan membawamu bersamaku dan kita akan hidup bersama selamanya.."Ujar Riko seraya berjalan mendekat.


"Berhenti!!..Jangan mendekat lagi Riko!!..Aku mohon pergi dari sini!!..Jika sampai tuan muda melihatmu maka dia bisa membunuhmu..Jadi aku mohon pergi dari sini!!.."Tiara mengatupkan kedua tangannya seraya berjalan mundur seiring dengan langkah Riko yang semakin mendekat.


Langkah Tiara terhenti ketika punggungnya membentur tembok.Riko yang melihatnya malah semakin mendekat dan semakin mendekat.


"Riko,aku mohon jangan seperti ini!!..Kalau tuan muda melihat kita dia pasti akan sangat marah..Aku hanya tidak ingin kau celaka,jadi aku mohon pergi dari sini!!.."Tiara menyerah,jika melawan dengan tenaga itu hanya akan membuat Riko semakin mendekatinya.


"Aku tidak akan pergi tanpa membawa kamu bersamaku..Aku tidak akan pernah rela melihat laki-laki lain menyentuhmu apalagi sampai tidur seranjang dengan kamu.."Riko masih tetap pada pendiriannya untuk membawa Tiara bersamanya.


"Dia itu suami aku Riko..Jadi tidak ada salahnya jika sepasang suami istri tidur diranjang yang sama.."


Mendengar ucapan Tiara barusan membuat Riko emosi dan langsung meraih dan melemparkan sebuah vas yang terletak tak jauh dari sana hingga hancur berkeping-keping.


Tiara yang kaget pun langsung menutup kedua telinganya.Takut??..Itulah yang dirasakan Tiara saat ini.Pasalnya selama mereka pacaran,Riko belum pernah semarah itu bahkan sampai membanting sebuah benda.


"Kamu sudah gila Riko.."Teriak Tiara ketakutan.


Riko dengan penuh amarah langsung menarik tangan Tiara kuat.."Yah..Aku memang sudah gila..Tapi aku akan bertindak lebih gila jika kau keras kepala dan memilih tinggal disini bersama pria brengsek itu.."Ucapnya seraya mencengkram tangan Tiara kuat.

__ADS_1


"Lepaskan aku Riko!!..Kau menyakitiku.."Tiara berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Riko namun semakin dia berusaha melepaskan tangan Riko,tangan itu malah lebih kuat mencengkramnya.


"Aku tidak akan melepaskanmu Tiara...Sejak awal kau adalah milikku dan selamanya kau akan menjadi milikku.."Ucapnya lagi.


"Riko,kenapa kau jadi seperti ini??..Kau bukan Riko yang aku kenal..Riko yang aku kenal tidak pernah berlaku sekasar ini..Tapi sekarang kau sudah sangat berubah..Kau seperti seorang psikopat..."Tiara terus meronta namun Riko enggan untuk melepaskannya.


"Tenang saja sayang!!..Aku akan berubah seperti apapun yang kamu mau asalkan kamu mau ikut dan hidup bahagia bersamaku selamanya.."Riko berusaha menyentuh wajah Tiara namun dengan cepat Tiara mengelak.


"Aku tidak mau Riko..Kamu harus mengerti,sekarang aku bukan lagi Tiara yang dulu,sekarang aku adalah istri orang dan yang terpenting,aku istri kakak kamu sendiri..Jadi aku mohon lepaskan aku dan pergilah dari sini!!.."Ucap Tiara seraya memohon.


"Tidak..."Riko dengan marah langsung meninju tembok hingga tangannya mengeluarkan darah..."Kau itu hanya milikku Tiara..Dan selamanya akan begitu.."


"Kamu sudah Riko..Kamu gila.."Tiara berteriak keras namun sama sekali tak ada yang datang untuk menolongnya.


Sedangakan ditempat lain,Arga yang menyaksikan semua kejadian itu mengepalkan tangannya kuat dengan rahang yang mengeras.


"Berani sekali dia..Dia sudah masuk kedalam kamar istriku dan juga telah berani menyentuhnya..Aku tidak akan mengampuni dia.."Arga mengeratkan giginya seraya menatap ke layar laptopnya.


"Siapkan mobil!!..Kita pulang sekarang.."Tuhan Arga Pada Andre yang sejak tadi berdiri di dekat nya.


"Baim tuan muda..."Andre yang mendapat perintah itupun dengan cepat berlalu untuk melakukan tugas yang diberikan Arga padanya.


.


.


.


BERSAMBUNG


Hy hay..Maaf ya kalau Author jarang Up.Soalnya Author emang lagi sibuk banget sekarang..Jadi tolong dimaklumi ya🙏🏻.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen and vote!!


__ADS_2