Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Malam panas


__ADS_3

Seperti yang dijanjikan Arga pada Vina sebelumnya,kini mereka tengah berada disebuah taman yang tampak sangat indah dengan banyaknya bunga-bunga yang tumbuh bermekaran disekitar mereka.


"Udaranya sangat segar,aku jadi merasa lebih baik sekarang.."Vina tampak senang menikmati suasana Taman yang tenang dan sejuk itu.


"Sayang,kenapa kau diam saja disitu??.."Vina berjalan menghampiri Arga yang sedang duduk dibangku Taman seraya termenung.


"Tidak,jika perasaanmu sudah lebih baik sebaiknya kita pulang ini sudah hampir gelap dan kau tidak boleh terlalu terkena angin malam dalam kondisimu.."Arga meraih tangan Vina kemudian menggenggamnya erat.


"Baiklah,aku juga sudah merasa lelah,aku ingin istirahat.."Balas Vina.Arga lalu mengangguk kemudian bangkit dan menggandeng tangan Vina menuju mobil.


Setelah keduanya masuk kedalam mobil,sang supir lalu melajukan mobilnya menuju pulang.


***


Dirumah sakit,tampak Rosa tengah sibuk memeriksa pasien yang sedang ramai Dirumah sakit.


"Dokter ada satu pasien lagi yang perlu diperiksa.."Salah seorang perawat menghampirinya dan memberitahukan tentang seorang pasien yang belum mendapatkan perawatan.


"Baiklah,tunggu sebentar.."Rosa bergegas menyelesaikan pemeriksaan pada pasien pertama dan berpindah ke yang kedua.


Dirumah sakit saat ini memang hanya tinggal Rosa dan Vero dan yang lainnya sudah kembali pulang karena itulah Rosa dan Vero tengah sibuk dengan pasien masing-masing.


Setelah satu jam berlalu,barulah kedua Dokter itu bisa beristirahat setelah selesai dengan pasien mereka.


"Minumlah!!."Vero menyodorkan sebotol air mineral dan langsung diraih oleh Rosa yang tampaknya kelelahan.


"Terima kasih..."Ucapnya seraya meneguk minuman itu hingga hanya tersisa setengah.


"Apa kau merasa lelah??.."Tanya Vero seraya duduk disamping Rosa.


"Tentu saja,hari ini begitu pasien dan hanya kita berdua Dokter yang tinggal,ini begitu melelahkan bahkan Ibuku sudah berkali-kali menelfon ku.."Rosa kembali meneguk minumannya seraya menyandarkan tubuhnya disandaran kursi.


"Ibumu pasti khawatir,Kau pulang naik apa nanti??.."Tanya Vero.


"Entahlah,mungkin aku akan memesan taksi online.."Rosa tersenyum sejenak sebelum menarik nafas kasar lalu membuangnya.


"Terlalu bahaya jika kau pulang naik taksi pada jam segini,bagaimana jika aku mengantarmu pulang saja??.."Vero menatap Rosa dengan wajah yang tampak sedang menunggu jawaban Rosa.


"Tapi sepertinya Rumah kita tidak searah.."

__ADS_1


"Tidak masalah,aku tidak keberatan mengantar gadis cantik kemanapun dan kapanpun.."Ujar Vero.Rosa terkekeh pelan melihat tingkah Vero yang berdiri seraya membungkuk dengan salah satu tangan dia rentangkan kesamping sedang yang satunya diletakkan didadanya.


"Baiklah.."Ujar Rosa.Mereka kini tampak sudah sangat akrab dan bahkan mungkin sudah sama-sama memiliki rasa dihati satu sama lain.


❣❣❣


Arga dan Vina baru saja tiba Di mansion,Tampak Tiara tengah duduk diruang tamu seraya menunggu kepulangan mereka.


"Bagaimana perasaanmu sekarang??.."Tiara menghampiri Vina yang baru saja tiba bersama Arga.


"Aku sudah lebih baik sekarang,sekarang aku ingin bersih-bersih dan istirahat.."Vina langsung pergi meninggalkan Tiara dan Arga berdua.


"Ekhem.."Suara deheman itu sukses membuat Tiara langsung menoleh kearah suaminya.


"Apa kau ingat janjimu sebelumnya nona??.."Tanyanya seraya mendekatkan wajahnya kearah Tiara.


Melihat tingkah suaminya itu,Tiara langsung terkekeh seraya memeluk suaminya.."Aku tidak lupa.."Ujarnya.


"Kalau begitu tunggu apa lagi.."Arga langsung menarik tangan istrinya menaiki anak tangga menuju kamar mereka.


Sesampainya didalam kamar,Dengan cepat Arga menarik tangan Tiara hingga membuat tubuh mereka menempel.


Perlahan,Arga mulai mendekatkan wajahnya dan menempelkan bibir mereka satu sama lain.


Lama kelamaan,ciuman itu berubah menjadi *******,Dengan perlahan,Arga mulai menuntun istrinya menuju ranjang dan membaringkannya tanpa melepaskan ciuman mereka.


Perlahan ciuman itu mulai turun ke leher jenjang Tiara dan meninggalkan tanda merah disana.


Tiara mulai mendesah kala merasakan tangan Arga sudah bermain di dadanya dan tak butuh waktu hingga mereka tak berpakaian sama sekali.


Tiara terus mengeluarkan ******* saat Arga mulai bermain diarea sensitifnya.


"Kita mulai??.."Tanya Arga.Tiara mengangguk pelan dan membuat Arga merasa senang.


Perlahan,Arga mulai mengarahkan pusakanya kearah goa milik Tiara,perlahan tapi pasti,Pusaka itu mulai menancap dan akhirnya masuk sepenuhnya.


Arga kembali mencium bibir Tiara dan mulai menggerakkan pinggulnya kedepan dan kebelakang.


Lama kelamaan permainan yang awalnya lembut mulai cepat dan membuat Tiara mendesah.

__ADS_1


Dan mereka pun melewati malam indah dan panas itu dengan keringat yang membasahi tubuh keduanya.


🍀🍀🍀


Sinar matahari pagi mulai menembus masuk kedalam sela-sela gorden kamar yang sedikit tersingkap.Perlahan,Tiara mulai menggeliat saat merasakan matanya silau terkena sinar matahari.


"Selamat pagi sayang..."Dengan cepat Tiara membuka matanya saat mendengar suara serak khas bangun tidur dari seseorang yang ada disebelahnya.


"Kau sudah bangun??.."Tanyanya seraya mengalihkan pandangannya dari suaminya.Rasanya sangat malu saat Tiara mengingat momen indah semalam yang mereka lewati dengan penuh kenikmatan.


"Jangan sembunyikan wajahmu itu!!.."Tutur Arga.


"Aku mau mandi,bisakah kau menutup matamu,disini tidak ada handuk untuk dipakai,jadi tolong tutup matamu.."Pinta Tiara,meski Arga adalah suaminya,tetap saja dia merasa malu jika harus telanjang didepannya.


"Kenapa aku harus menutup mataku??..Bukankah semalam aku sudah melihat semuanya??..Jadi tidak ada lagi yang perlu kau sembunyikan dariku.."Balas Arga.Wajah Tiara langsung memerah ketika Arga kembali mengingatkannya pada kejadian semalam.


"Kita akan mandi bersama.."Arga langsung turun dari ranjang dan langsung mengangkat tubuh Tiara tanpa mendengarkan jawaban dari wanita itu.


Tiara pasrah saat Arga menurunkannya di bathub dan ikut masuk kedalamnya.


"Tuan muda harus janji,kita hanya mandi bersama dan tidak lebih dari itu.."


"Tentu,tapi jika kau masih memanggilku tuan muda maka aku tidak menjamin jika kita akan keluar dari lebih cepat.."Ancam Arga.Tiara menutup mulutnya sendiri seraya merutuki ucapannya yang selalu saja salah dalam memanggil nama suaminya.


"Baiklah,"Jawabnya.


Mereka akhirnya mandi bersama dengan dihiasi tawa mereka karena kejahilan Arga.


Diluar kamar mandi,Vina berdiri dengan tangan yang terkepal kuat mendengar tawa bahagia dari dalam kamar mandi.


"Semalaman aku menunggu kamu Arga,tapi ternyata kau sedang bersenang-senang dengan istri keduanya disini,sebenarnya kau menganggap aku ini apa??..Padahal aku sedang mengandung anakmu,tapi tetap saja aku tidak berarti apa-apa untukmu,sebenarnya apa keistimewaan wanita itu hingga kau selalu menempel padanya??..Kau benar-benar tidak adil padaku.."Vina berlari kembali kekamarnya dengan hati yang terluka,selama bertahun-tahun dia menunggu momen dimana dia akan mengandung dengan harapan jika saat itu tiba,suaminya akan mencintainya namun ternyata semua itu hanyalah menjadi khayalannya saja.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Jangan lupa like,komen and vote!


__ADS_2