Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Memasangkan Dasi


__ADS_3

Tiara merasa gugup saat langkah Arga semakin mendekat kearah ranjang.


"Kenapa??..Apa kau takut??...Baiklah untuk sekarang aku tidak akan melakukan itu denganmu,tapi ingat!!..Jika sampai aku melihat laki-laki lain menyentuhmu maka aku tidak akan mundur lagi.."Arga berucap seraya menunjuk kearah Tiara.


Tiara mengangukkan kepalanya tanda jika dia setuju dengan apa yang dikatakan oleh Arga padanya.


Setelah Arga naik dan berbaring diatas ranjang,barulah Tiara bisa menarik nafas lega.Bukan hanya karena dia tidak siap melakukannya,namun janjinya pada Vina jugalah yang membuatnya tidak mau melakukannya.


Yah.Sebelumnya Vina telah meminta pada Tiara agar dia tidak hamil lebih dulu,karena Vina menginginkan jika anak pertama Arga itu terlahir dari rahimnya.


Tentu saja Tiara setuju dengan hal itu,karena diapun tidak berharap melahirkan bayi untuk Arga.Meski Arga adalah suaminya,tapi cinta Tiara tetaplah Riko.


"Apa kau akan terus duduk seperti itu??..Matikan lampunya dan tidurlah!!.."Ketus Arga.


"Baiklah.."Tiara mematikan lampu kamar itu dan hanya menyisakan satu lampu menyala diatas nakas.Setelah itu diapun ikut tertidur dengan cara membelakangi Arga.


Pagi harinya,Tiara terbangun tepat pukul 5:30 pagi dan mendapati Arga yang masih setiap memejamkan matanya.Ditatapnya wajah tampan yang sedang tertidur pulas itu.Tiara akui,Arga memanglah pria yang sangat tampan namun sayang,ketampanannya sama sekali tidak membuat Tiara jatuh cinta.


"Apa kau sedang mengagumi ketampananku??.."Tiara tersentak kaget dan langsung mengalihkan pandangannya kearah lain setelah apa yang dilakukannya itu dipergoki oleh Arga.


"Tidak tuan..Saya tidak melakukannya.."Elaknya.


"Sudahlah!!..Sekarang aku mau mandi dan kau siapkan pakaianku untuk Kekantor!!.."Arga bangun dari posisi berbaringnya dan kemudian melangkah menuju kamar mandi.


Setelah Arga masuk kedalam kamar mandi,Tiara langsung menghela nafas lega dan langsung buru-buru bangkit dan turun dari ranjang menuju Lemari pakaian.


Membuka lemari tersebut,Tiara langsung membulatkan matanya saat melihat banyaknya deretan pakaian mewah milik suaminya itu.


"Aku harus pilih yang mana??..Aku tidak pernah menyiapkan pakaian untuk laki-laki sebelumnya,aku nggak tau selera dia apa??.."Tiara menatap semua pakaian itu dengan wajah bingung.Namun mimik wajahnya seketika berubah saat melihat satu set jas berwarna biru yang menurutnya bagus.


Meraih pakaian tersebut,Tiara lalu meletakkannya diatas ranjang.


Tak lama kemudian,pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan Arga yang hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggang.

__ADS_1


Buru-buru Tiara mengalihkan padangannya dari pemandangan yang indah itu๐Ÿ˜.


"Sa..saya sudah menyiapkan pakaian untuk tuan.."Tiara berucap dengan terbata- bata.


Arga melangkah mendekat kearah ranjang,namun seketika raut wajahnya berubah saat melihat pakaian yang disediakan oleh Tiara untuknya.


"Apa-apaan ini??..Pakaian macam apa yang kau siapkan untukku??.."Arga meraih pakaian tersebut dan menunjukkannya pada Tiara yang sudah berbalik dan melihatnya.


"Tapi saya rasa itu sudah cocok.."


"Cocok apanya??..Apa kau tidak bisa melihat??..Warna ini cerah dan kau tau kalau aku tidak suka memakai pakaian yang berwarna cerah seperti ini??..Kau memang tidak berguna.."Arga langsung melemparkan setelan pakaian itu tepat ke wajah Tiara dan kemudian pergi membuka lemari dan kemudian mengambil setelan jas berwarna hitam.


Menatap Tiara sejenak,Arga lalu beranjak masuk kedalam ruang ganti.


Selepas kepergian Arga.Air mata Tiara langsung menetes tanpa aba-aba.Entah kenapa tapi rasanya sangat sakit mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya sendiri.


Meski tak mencintai Arga,namun Tiara tetaplah seorang istri yang ingin dihargai,tapi sayang,sepertinya dia tidak akan mendapatkan apa yang dia harapkan itu dari Arga suaminya.


"Pakaikan dasiku!!.."Titahnya.Untung saja Tiara tau cara memakaikan dasi hingga dia bisa bernafas lega karena kali ini Arga tidak akan memarahinya.


"Maaf tuan muda..Bisakah kau sedikit menunduk??..Masalahnya kau sedikit lebih tinggi jadi aku..."Tiara tak menyelesaikan ucapannya karena Arga sudah menatapnya tajam.


"Berdirilah diatas ranjang!!.."Titah Arga.Tiara langsung menurut dan naik keatas ranjang.


Kini posisinya lebih tinggi dari Arga.Tiara kemudian menurunkan badannya dengan kaki yang ditekuk hingga hanya lututnya yang dia gunakan sebagai tumpuan.


Karena sudah sejajar dengan Arga.Tiara dengan telaten mulai mengikat dasi itu kekerah baju Arga.Entah mengapa tapi berada di jarak Sedekat itu dengan Tiara membuat jantung Arga berdetak lebih cepat.Apalagi wajah cantik Tiara yang terlihat begitu jelas.


"Sudah tuan.."Tiara turun dari ranjang dan berdiri didepan Arga.


"Bagus..Tapi mulai sekarang,belajarlah untuk melakukan tugasmu dengan baik!!..Karena aku orang yang paling tidak menyukai kesalahan..Jadi kau harus mulai belajar untuk tau semua kebutuhan dan seleraku.."Arga langsung melangkah meninggalkan Tiara yang masih berdiam diri didalam kamar tersebut.


Aku nggak pernah menyangka,hidupku akan berubah sedrastis ini..Dulu aku pernah bermimpi akan hidup bahagia bersama dengan orang yang aku cintai,tapi sekarang semua mimpiku sirna..Tapi aku tidak akan menyerah,mulai sekarang aku akan melakukan tugasku sebagai seorang istri..Karena bagaimanapun sekarang tuan muda Arga adalah suamiku dan aku harus belajar membuka hati untuknya.. Batin Tiara.

__ADS_1


***


Dikediaman Sanjaya.Terlihat Arman tengah duduk diam di bangku tepi kolam renang.Sejak dirinya tau tentang pengorbanan Tiara puterinya yang begitu besar membuat Arman selalu merasa bersalah.


Namun apalah daya,kini semua telah terjadi,dan Tiara pun sudah menjadi istri dari tuan muda Arga Dirgantara.


"Maafkan Ayah Tiara!!..Selama ini Ayah tidak pernah memberikan kasih sayang yang cukup untukmu..Tapi kau tidak tau Nak,Ayah juga tersiksa dengan keadaan ini..Ingin rasanya Ayah membahagiakan kedua puteri Ayah,tapi Rosa membutuhkan lebih banyak perhatian..Ayah memang tidak adil padamu tapi kamu malah berkorban sebesar itu untuk Ayah..Ayah memang tidak berguna.."Arman terus menyesal.Menyesal karena tidak bisa menolong putrinya sendiri yang kini memasuki kehidupan yang mengerikan.Yah.Arman tau betul orang seperti apa Arga itu.


Arga adalah seorang pria yang kejam.Dia tidak suka mentolerir kesalahan sedikitpun,selama Arman mengenalnya.Arga adalah seorang iblis yang berwujud manusia.Dia tidak memiliki hati ataupun perasaan,dia tidak mengenal kasihan,dan dia tidak akan memberi ampun bagi yang berbuat kesalahan fatal.


Tanpa disadari Arman.Sejak tadi Rosa berdiri dibelakang nya dan mendengarkan semua yang dia katakan.


"Ayah..."Panggil Rosa seraya berjalan mendekati Arman.


"Rosa..Ada apa nak??.."Tanya Arman.


"Apa Ayah masih sedih soal Tiara??.."


Arman menghela nafasnya pelan,kemudian menatap piteri sulungnya itu kemudian mengangukkan kepalanya.


.


.


.


BERSAMBUNG


Para readers sekalian,Author minta maaf jika sudah membuat kalian menunggu,tapi sebenarnya Author juga ingin up banyak bab perharinya,tapi Author juga memiliki kesibukan lain didunia nyata jadi Author benar-benar minta maaf.Tapi Author janji,Author akan terus berusaha untuk Up tiap hari.


Jadi tolong di maklumin ya๐Ÿ™๐Ÿป.


TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2