Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Memberikan waktu


__ADS_3

Vero masih menunggu jawaban Rosa yang entah akan setuju atau tidak untuk menikah dengannya.


"Bagaimana??.."Tanyanya.Namun tampaknya Rosa masih terlihat ragu untuk menjawab pertanyaan itu.


"Begini saja Ros,aku tidak akan memaksamu untuk menjawabnya sekaranh.Kau bisa menjawabnya kapan saja,pikirkan saja dulu dan jangan terburu-buru mengambil keputusan!!..Pikirkan baik-baik sebelum kau menjawab karena ini bukanlah hal sepele, ini adalah komitmen seumur hidup dan aku tidak mau jika nanti kau menyesal.."Vero menjelaskan dengan penuh kelembutan dan ketulusan dan Rosa bisa melihat hal itu.


"Terima kasih Vero..Sepertinya aku memang membutuhkan waktu untuk berfikir,apalagi ini adalah sesuatu yang serius.."Balas Rosa.


"Aku tau itu dan aku akan menunggu jawaban kamu,berfikir lah selama yang kau inginkan karena aku akan setia menunggu jawaban kamu.."Vero tersenyum seraya meraih tangan Rosa.


"Aku akan mengantarmu pulang sekarang.."Ujarnya.Rosa lalu mengangguk seraya tersenyum pada Vero.


Mereka berjalan beriringan menuju parkiran,dan sesampainya disana,Vero lalu membukakan pintu mobil untuk Rosa dan setelah Rosa masuk diapun ikut masuk dan melajukan mobilnya.


****


"Hati-hati.."Teriak Rosa seraya melambaikan tangannya saat mobil Vero mulai bergerak keluar dari pekarangan Rumahnya.


Saat mobil Vero sudah tak terlihat,Barulah Rosa melangkah masuk kedalam Rumahnya.Setiap dua melangkah,semua perkataan Vero selalu terngiang-ngiang dikepalanya hingga bahkan saat Ibunya memanggil pun dia tidak mendengarnya.


"Rosa,kau kenapa??."Kania menghampiri puterinya yang sejak tadi berjalan sambil melamun.


"Ibu,maaf Rosa tidak dengar apa yang Ibu katakan.."Ujarnya setelah tersadar dari lamunannya.


"Bagaimana kau bisa mendengar jika kau berjalan sambil melamun seperti itu??..Ada apa nak??..Apa terjadi sesuatu??.."Kania mengajak Puteri sulungnya duduk seraya memperhatikan wajah putrinya yang tampak sedang bingung.


"Tidak apa-apa Ibu,Aku hanya sedang memikirkan masalah Dirumah sakit.."Elaknya.Ingin sekali Rosa memberitahu Ibunya tentang hal ini,tapi dia tidak ingin jika Ibunya sampai kepikiran apalagi dia dan Vero belum tentu akan menikah.


"Baiklah..Ibu hanya ingin memberitahu kalau besok adikmu Tiara akan datang,dia bilang dia ingin pergi Kemakam Ayah kalian..."Jelas Kania.Rosa seketika tersenyum mendengar kabar itu.


"Benarkah??..Tapi apa suaminya mengizinkan dia pergi,selama ini kan dia selalu dikurung Suaminya didalam Rumah mewah itu..."Setiap Rosa mengingat bagaimana menderitanya sang adik dengan perlakuan suaminya dia selalu merasa bersalah,karena seharusnya dialah yang mengalami itu dan bukan adiknya.


"Tiara bilang suaminya kini sudah berubah,dan dari suaranya tadi dia terdengar bahagia,tidak ada lagi penderitaan didalam suaranya dan itu membuat Ibu merasa bahagia.."Mata kania seketika berkaca-kaca saat mengingat pengorbanan puterinya demi menyelamatkan nyawa suaminya.


"Itu bagus Ibu,setidaknya adikku sekarang bahagia.."

__ADS_1


"Bagus,jika Tiara datang aku bisa meminta pendapatnya,aku yakin dia pasti bisa membantuku untuk ini.."Batin Rosa.


"Baiklah Rosa mau istirahat dulu Ibu.."Rosa bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan Ibunya menuju kamar.


❣❣❣


Dimansion,tampak Tiara dan Vina tengah bersiap untuk pergi Keluar.Sebelumnya Vina datang menemui Tiara dan mengajaknya keluar dengan alasan ingin memperbaiki hubungan mereka yang sedikit merenggang akhir-akhir ini.


"Tiara apa kau sudah selesai??.."Vina masuk kekamar Tiara dan mendapati wanita itu sudah siap dengan mengenakan Dress yang hampir sama dengannya.


"Penampilan kita hampir sama ya..Tapi bagus,ayo kita pergi..."Vina menggandeng tangan Tiara dan membawanya keluar dari kamar.


"Sebenarnya kita mau kemana??.."Tanya Tiara yang jujur saja belum tau kemana mereka akan pergi.


"Kita akan pergi berbelanja,kita kan sudah lama tidak pernah belanja jadi sekarang kita akan pergi bersama agar hubungan bisa baik lagi seperti dulu.."Mereka berjalan menuruni anak tangga seraya saling mengobrol.


"Apa tuan muda tau kita akan pergi??.."Tanya Tiara lagi.


"Dia tidak tau,kita akan memberitahunya nanti.."Tanpa disadari mereka sudah sampai diluar mobil dan Adam sendiri sudah siap dan membukakan pintu untuk keduanya.


"Masuklah Nona.."Tiara yang awalnya ragu akhirnya masuk setelah melihat Adam tersenyum seakan menyakinkan dirinya jika semua akan baik-baik saja.


Jauh didalam lubuk hati Tiara,dia merasa ragu dengan sikap Vina yang tiba-tiba saja berubah sedangkan baru kemarin dia begitu marah dan mengancam dirinya.


Setelah Tiara masuk,Adam langsung menutup pintu dan lalu masuk dan duduk dikursi pengemudi.


"Antar kami Ke Mall..!."Titah Vina.


"Baik Nona..."Adam melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dan sebelum itu juga,dia sempat mengirimkan pesan pada Andre dan mengatakan jika dia pergi mengantar kedua istri tuan muda.


Sepanjang perjalanan,hanya ada keheningan didalam mobil,Tiara memilih melihat pemandangan kota dari jendela Sedangkan Vina sibuk dengan ponselnya.


"Adam,antarkan kami saja kekantor Arga!!..Aku ada urusan sebentar disana.."Tiba-tiba saja Vina mengubah rencana saat mereka sudah dekat dengan tujuan sebelumnya.


"Loh,bukannya kita mau ke mall??..Kenapa sekarang jadinya kekantor tuan muda??.."

__ADS_1


"Aku ada urusan sebentar sama Arga,setelah itu baru kita pergi.Nggak apa-apa kan??.."Tanya Vina.


"Iya nggak apa-apa,itu terserah kamu saja..."Tiara sebenarnya penasaran apa sebenarnya yang dipikirkan Vina.


***


"Tuan muda,Adam baru saja mengirim pesan jika sekarang dia sedang mengantar Nona Vina dan Nona Tiara Ke Mall.."Ujar Andre.Arga yang tengah fokus dengan pekerjaannya tiba-tiba berhenti dan menatap pada Andre.


"Itu bagus,karena aku tidak ingin jika mereka terus bertengkar.."Ujarnya lalu kembali fokus pada Pekerjaannya.Namun baru saja dia ingin memfokuskan pikirannya pada pekerjaannya tiba-tiba pintu ruangannya diketuk oleh seseorang.


Tanpa disuruh,Andre langsung membukakan pintu dan tampaklah Vina dan Tiara yang tengah berdiri disana.


Setelah pintu terbuka,Vina langsung masuk dan menghampiri Arga sedangkan Tiara berhenti dan menyapa Andre.


"Selamat siang kak.."Sapa Tiara.Andre tak menjawab dan hanya tersenyum pada adik kesayangan nya itu.


Melihat keakraban Andre dan Tiara membuat Arga kesal pasalnya bukannya menemuinya istri keduanya itu malah fokus bicara dengan Andre.


"Tiara,kau kesini ingin menemuiku atau menemui Andre??.."Teriak Arga kesal.


"Aku kesini cuma menemani Vina yang katanya ada urusan denganmu.."Jawab Tiara polos.Dan tanpa disadarinya,jawabannya itu telah menyulut api amarah dihati Arga.


"Kalau begitu pergilah!!..Jangan membuang waktuku dengan berdiri disana,aku ingin fokus bekerja.."Ujar Arga kesal.


Seketika raut wajah Tiara langsung berubah,hatinya mendadak terasa sakit mendengar kata-kata Arga yang lumayan menyakitkan.


.


.


.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!

__ADS_1


__ADS_2