
"Jadi mamanya tuan muda meninggal karena bunuh diri??.."Tanya Tiara memastikan.
Vina mengangguk tanda jika dia mengiyakan pertanyaan Tiara.
Pantas saja tuan muda menjadi keras hati seperti itu,tidak akan ada seorang anak yang akan bahagia jika orang yang dia sayang pergi dengan cara seperti itu...Tiara membatin.
***
Di gedung Dirgantara Company.Terlihat Arga tengah duduk bersandar dikursi kebesarannya seraya menautkan jarinya.
Beberapa saat kemudian,tangannya mulai bergerak meraih ponselnya yang ada diatas meja kerjanya.
Menekan layar ponselnya,dia menghubungi seseorang.
"Dimana kau sekarang??.."Tanyanya saat panggilan telfonnya terhubung.
"Saya sedang ada di Mall tuan muda..Saat ini saya tengah mengawasi nona Vina dan juga nona Tiara disini..." Jawab pria yang tak lain adalah Leon.
"Apa ada sesuatu yang mereka lakukan??.."Tanyanya lagi.
"Saat ini mereka tengah makan bersama..Tapi sepertinya Nona Tiara mencoba mengorek kisah masa lalu anda pada Nona Vina.."..Ujar Leon seraya terus mengawasi kedua wanita itu.
"Terus awasi mereka!!..Aku akan datang kesana..."Ujarnya kemudian langsung mematikan sambungan telefonnya.
Setelah panggilan telfon nya terputus,Leon kembali mengawasi kedua istri tuan muda setelah menaruh kembali ponselnya kedalam saku jasnya.
Saat Vina dan Tiara tengah asyik mengobrol,tiba-tiba terdengar suara kebisingan yang terdengar didalam Cafe tersebut.
"Ada apa itu??.."Tanya Tiara seraya melihat kearah kumpulan para gadis yang sedang berteriak girang.
"Entahlah..Mereka seperti sedang bertemu dengan idola mereka.."Vina menggelengkan kepalanya melihat para gadis itu yang terlihat begitu senang.
Baru saja Vina ingin mengalihkan pandangannya,tiba-tiba dia kembali menoleh saat melihat sosok pria yang sedang dikerumuni gadis-gadis itu ternyata adalah Arga suaminya.
"Arga.."Ujarnya.Tiara yang mendengarnya pun mengikuti arah pandang Tiara dan ternyata benar saja,Arga memang sedang terlihat berjalan mendekati mereka.
__ADS_1
"Arga kau disini??..."Vina bangkit dari duduknya dan menghampiri suaminya sedangkan Tiara hanya duduk terdiam dengan kepala yang tertunduk.
Bukannya menjawab pertanyaan Vina.Arga justru malah berjalan memdekati Tiara dan langsung menarik tangannya dengan kasar.
"Tu..tuan muda.."Melihat raut wajah Arga yang tampak datar membuat nyali Tiara menciut.
Dengan kasar,Arga menarik tangan Tiara dan membawanya keluar dari Cefe dengan diikuti tatapan jengkel para wanita yang menganguminya.
"Tuan muda apa yang kau lakukan??..Lepaskan tanganku!!..Kau menyakitiku.."Tiara terus berteriak meminta untuk dilepaskan namun Arga seakan menulikan pendengaran nya.
Melihat hal itu tentu saja membuat Vina merasa bingung.Pasalnya dia tidak merasa jika Tiara melakukan kesalahan tapi Arga tampaknya sangat marah padanya.
Sesampainya disamping mobil.Arga langsung melepaskan tangan Tiara dan memimtanya untuk masuk kedalam mobil.
***
Mobil yang dikendarai oleh Andre,Arga dan Tiara melesat dijalan raya.Didalam mobil tersebut,Tiara menangis seraya memegang pergelangan tangannya yang terasa sakit akibat genggaman Arga yang terlalu kuat.
"Tuan muda akan membawa saya kemana??.."Tanyanya disela-sela isakannya.
Tiara tidak berani bersuara lagi,melihat raut wajah Arga yang datar itu sudah membuatnya ketakutan setengah mati.Apalagi saat teringat akan hukumannya terakhir kali yang dimana dirinya dikurung didalam ruangan yang gelap,dia tidak ingin jika sampai kejadian itu kembali terulang.
"Bukankah ini jalan menuju Rumah Ayahku??..Apa kau akan membawaku kesana??.."Tanyanya saat menyadari jika jalan yang mereka lalui mengarah kekediaman Sang Ayah.
Arga sama sekali tak menjawab pertanyaan Tiara hingga mobil yang mereka tumpangi berbelok masuk kedalam pekarangan Rumah mewah milik Ayah Tiara.
Turun dari mobil,Arga kembali menarik kasar tangan Tiara masuk kedalam Rumah tersebut.
Sesampainya didalam,Arga langsung duduk disofa seraya menaruh salah satu kakinya keatas kaki yang lain.
Karena mendengar suara keributan,semua anggota keluarga yang tinggal disana langsung keluar dari kamar masing-masing menuju sumber suara.
"Ibu..."Tiara langsung berlari dan memeluk Ibunya.
"Tiara...Kau datang nak??.."Kania menangis terharu saat melihat kedatangan puterinya yang memang sudah dia rindukan.
__ADS_1
"Jangan terlalu banyak membuang waktuku Tiara!!...Bukankah kau begitu penasaran dengan cerita masa lalu ku??..Sekarang tanyakan semua yang ingin kau tanyakan pada pria yang kau panggil Ayah itu!!.."Ujarnya seraya menatap Tiara dengan tatapan datarnya.
"Tapi apa hubungan Ayah dengan masa lalu mu??.."Tanya Tiara heran.
"Apa tidak sebaiknya kau jelaskan pada puterimu ini??..Aku rasa dia begitu penasaran dengan cerita masa lalu ku..ehh maksudku masa lalu kita..."Ujar Arga lagi dengan seringai yang menghiasi wajahnya.
Arman terdiam,tangannya terkepal kuat,bukan karena marah melainkan karen dia merasa gugup.
"Ayah..Apa maksud tuan muda itu Ayah??..Apa Ayah ada hubungannya dengan masa lalu tuan muda??.."Tiara melangkah mendekati Ayahnya.
"De...dengar Tiara!!...Untuk apa kau mencari tau masa lalu suamimu..Masa lalu biarlah berlalu sekarang kau hanya perlu memikirkan masa depanmu bersamanya..Jangan fikirkan yang telah berlalu.."
"Tapi ini penting Ayah...Jika memang Ayah tau sesuatu,maka katakan saja padaku!!..Ayah tidak perlu ragu..."Tiara terus mendesak Ayahnya untuk bicara.
Arman menghela nafasnya pelan kemudian menatap puterinya dengan tatapan sendu.
"Baiklah..Jika memang kau ingin tau maka dengarkanlah.."
"Dulu Ayah dan Juga Tuan muda bekerja disatu perusahaan yang sama..Pada saat itu Ayah memiliki jabatan yang lumayan tinggi dikantor itu.Ayah juga adalah salah satu karyawan kepercayaan bos..Namun saat Tuan muda masuk kedalam perusahaan itu,semuanya berubah...Bos Ayah mulai sering memprotes pekerjaan Ayah sedangkan dia selalu memuji pekerjaan dari anak baru yang tidak lain adalah tuan muda.
Ayah mulai kesal padanya hingga suatu hari,bos Ayah datang untuk menegur ayah dan dia memuji-muji pekerjaan Tuan muda..Ayah merasa kesal dan yang lebih membuat Ayah marah adalah,jabatannya dinaikkan hingga jabatannya jadi lebih tinggi dari jabatan Ayah.
Mulai dari saat itu,Ayah bertekad untuk menyingkirkan dia dari perusahaan,berbagai cara Ayah lakukan hingga akhirnya Ayah berhasil membuat dia dipecat,bahkan setelah itu Ayah membuat dia tidak diterima di perusahaan manapun.Hingga Ayah tidak pernah lagi mendengar kabarnya lagi.
Pada suatu hari Bos Ayah mengetahui bahwa ayahlah yang telah memfitnah tuan muda dan akhirnya ayah dipecat secara tidak hormat dari perusahaan.
Sejak kejadian itu kehidupan ekonomi keluarga kita mulai memburuk hingga suatu hari,Pengacara Papa Ayah datang dan mengatakan jika dia meninggalkan warisan berupa uang yang cukup besar.Dan dengan uang itu,Ayah berhasil membangun perusahaan Ayah sendiri hingga sesuatu terjadi......"
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Jangan lupa Like,komen and vote!!.