
Leon berjalan masuk kedalam Mansion dengan diikuti seorang pria dibelakangnya.Wajahnya tampak sangat serius sedangkan pria dibelakangnya nampak mengedarkan pandangannya ke beberapa penjuru Mansion.
"Dimana tuan muda??.."Tanya Leon pada pelayan yang ditemuinya.
"Tuan muda sedang berada Diruang Kerjanya tuan.."Jawab pelayan itu seraya menundukkan kepalanya.
"Baiklah.."Leon kembali melanjutkan jalannya menaiki anak tangga dengan terus diikuti oleh pria tadi.
Sesampainya didepan pintu ruang kerja Arga.Pelan-pelan Leon mulai mengetuk pintu sebelum akhirnya membukanya.
"Selamat pagi tuan muda.."Leon masuk kedalam Ruangan tersebut sedangkan pria tadi menunggu diluar.
"Sedang apa kau disini??.."Arga memasang wajah datarnya saat melihat kedatangan Leon.
"Maaf mengganggu tuan muda,tapi saya ingin menyampaikan hal penting pada tuan muda.."Ucap Leon.
"Katakan!!.."Titahnya tanpa melihat kearah Leon sama sekali.
"Saya ingin cuti tuan muda.."Leon tampak ragu mengatakannya namun dengan mengumpulkan keberanian nya akhirnya dia berhasil mengatakan maksud kedatangannya.
Seketika Arga menghentikan aktivitasnya dan menatap horor pada Leon yang sedang berdiri didepannya.
"Apa maksudmu dengan cuti??..Bukankah kau tau kalau tanggung jawabmu itu besar disini??..Lalu kenapa kau ingin cuti??.."Arga bangkit dari duduknya dan berjalan kedepan Leon.
"Saya tau itu tuan muda..karena itulah saya membawa seseorang untuk menggantikan saya sementara waktu selama saya pergi.."Jawab Leon.
"Orang baru??.."Arga melangkah semakin mendekat pada Leon dan menatapnya tajam.."Dengan Leon!!..Tidak semudah itu kau membawa orang untuk bekerja denganku apalagi untuk menggantikan dirimu yang pekerjaannya sangat penting..Karena aku tidak bisa percaya pada seseorang dengan semudah itu.."Tatapan tajam Arga pada Leon membuat pria itu menundukkan kepalanya dan enggan untuk bertemu pandang dengan sang tuan muda.
"Saya paham tuan muda,karena itulah saya membawa seseorang yang sangat saya percaya dan saya yakin dia tidak akan mengecewakan tuan muda.."Ujar Leon mantap.
"Kenapa kau bisa seyakin itu??.."Tanya Arga.Dia tau,Leon tidak akan mengecewakan nya namun dia masih belum terlalu yakin jika harus mempekerjakan orang baru.
__ADS_1
"Karena dia adalah adik saya tuan muda.."
Arga seketika terdiam mendengar penjelasan Leon.Terlihat jelas dimata Leon jika dia sangat menyakini ucapannya namun Arga seakan merasa ragu jika pekerjaan Leon harus digantikan orang lain.
"Apa kau yakin dia bisa dipercaya??..Karena tugas ini adalah tugas yang cukup berat...Dia harus bisa menjaga istriku dengan sangat baik,bahkan jika perlu dia harus mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi Tiara istriku..Dia harus bisa seperti dirimu..Apa kau mengerti??.."
"Saya sangat mengerti tuan muda,bahkan saya sudah menjelaskan segalanya kepada adik saya..Jika tuan muda ingin bertemu dia juga ada disini,saya sengaja mengajaknya untuk bertemu tuan muda agar anda bisa menilai sendiri bagaimana dia.."Leon sangat berharap Arga bisa menerima adiknya itu karena untuk sekarang dia tidak bisa bekerja untuk sementara waktu.
"Tunggu sebentar!!..Sebelum aku bertemu dengannya,aku ingin tau apa alasanmu ingin cuti sementara??.."Tanya Arga kemudian.
Leon terdiam mendengar pertanyaan Arga padanya.Ada perasaan khawatir pada hatinya jika Arga akan menolak alasannya itu.
"Sebenarnya tuan muda,istri saya Alya sedang hamil muda dan disaat seperti ini saya harus selalu bersamanya karena disaat hamil muda itu akan menjadi saat yang paling sulit untuknya dan saya harus selalu ada bersamanya..."Begitulah Leon,meski terlihat sangat cuek namun dia sangat mencintai istrinya namun dia tidak terlalu menunjukkannya.
Arga menghela nafasnya pelan seraya mendudukkan badannya disofa.."Panggil dia sekarang!!.."Titahnya yang langsung diangguki oleh Leon.
Leon kemudian berlalu dari hadapan Arga dan keluar dari ruangan itu dan tak lama kemudian kembali masuk dengan diikuti seorang pria dibelakangnya.
"Apa kau sudah menjelaskan pekerjaannya apa??.."Tanya Arga.
"Saya sudah menjelaskan semuanya padanya tuan muda.."
"Katakan apa tugasmu.."Tatapan Arga kini tertuju pada Adam yang sedang tersenyum kearahnya.
"Tugas saya adalah menjadi bodyguard nona Tiara istri dari tuan muda.."Jawab Adam.
"Bagus,tapi kau harus ingat,kau harus menjaga istriku dengan baik,jangan sampai dia lecet sedikitpun saat berada didalam pengawasan mu.."Sejak saat perasaan Arga mulai tumbuh untuk Tiara,seketika dia menjadi sangat posesife pada istri keduanya itu.
"Baik tuan muda,saya berjanji akan melindungi nona Tiara dengan nyawa saya sendiri.."Jawab Adam yakin.
***
__ADS_1
Setelah pertemuan tadi,Arga pun memutuskan untuk kembali Kekamar Tiara namun saat akan membuka pintu ternyata pintu itu terkunci.
"Tiara..Buka pintunya,Tiara apa kau sudah tidur??..Cepat buka pintunya!!.."Arga terus mengetuk pintu tersebut namun tak ada tanda-tanda jika pintu itu akan terbuka.
"Tiara..cepat buka pintunya!!..Jangan membuatku marah atau kau akan menerima hukuman.."Ancamnya namun pintu itu tak kunjung terbuka.
"Sial.." Umpat nya kemudian berlalu menuju kamar Vina.Dengan menahan kekesalannya,Arga masuk kedalam kamar milik Vina hingga membuat wanita cantik itu merasa senang.
"Kau disini??.."Vina langsung menghampiri Arga dan memeluknya dari belakang.Sedangkan Arga yang masih merasa kesal ingin sekali melepaskan pelukan itu namun dia juga tidak ingin menyakiti perasaan istri pertamanya itu.
Berbeda dengan Vina yang merasa senang dengan kedatangan suaminya,Tiara justru sedang menangis seraya duduk bersandar pada pintu kamarnya.
Yah.Sengaja Tiara mengunci pintu kamarnya agar Arga bisa pergi kekamar Vina.Meski perasaannya terasa sakit,namun Tiara tidak ingin egois dan mengambil semua waktu suaminya karena sekarang statusnya adalah istri kedua,jadi dia harus mengalah pada istri pertama suaminya.
Mungkin inilah penderitaan seorang istri kedua,rasanya sakit ketika harus membagi waktu untuk istri lain suamiku,tapi aku tau,perasaan Vina pasti jauh lebih sakit ketika melihat suaminya menikahi wanita lain apalagi dia harus membagi waktu suaminya.Aku tidak boleh egois,karena memang inilah resiko menjadi istri kedua..Batinnya seraya menangis dan memeluk kedua lututnya.
Perlahan Tiara mulai bangkit dan berjalan menuju ranjangnya.Sekuat tenaga Tiara mencoba menahan tangisnya,namun tetap saja,air mata itu terus mengalir tanpa henti dan tak terasa Tiara terlelap dengan air mata yang masih membasahi wajahnya.
Sedangkan dikamar lain,tampak sepasang manusia itu tengah menikmati adegan ranjang panas mereka tak terkecuali Vina,karena setelah sekian lama akhirnya dia bisa kembali merasakan kehangatan suaminya yang telah lama dia rindukan.
Namun berbeda dengan Arga.Meski sekarang dia tengah bersama dengan Vina,pikirannya justru sedang tertuju pada Tiara istri keduanya.
.
.
.
BERSAMBUNG
Hy para pembaca setia Author,akhirnya setelah sekian lama Author bisa kembali Up satu episode.
__ADS_1
Author minta maaf jika sudah membuat kalian menunggu lama,sebenarnya Author juga sangat ingin up tapi karena terhalang kuota jadinya Author nggak bisa berbuat apa-apa.Tapi Alhamdulillah sekarang Author sudah bisa up lagi,makasih yang buat yang udah setia nunggu😊😊😊.