Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Malam pertama


__ADS_3

Wajah Arga mendadak berubah dari yang sebelumnya tersenyum kini berubah datar.


Dengan kasar Arga menarik lengan Tiara hingga tubuh mereka saling menempel satu sama lain.


"Dengarkan aku baik-baik!!..Disini akulah yang menentukan apa dan tidak yang harus kau lakukan..Apa kau mengerti??.."Dengan kasar Arga mendorong tubuh Tiara hingga terjatuh dilantai.


Arga kemudian berjongkok dan menatap horor pada Tiara.."Mungkin selama ini aku sudah terlalu baik padamu hingga kau mulai tidak patuh padaku..Ingat!!..Jika kau sampai berani melawanmu maka Ibu dan juga kakakmu akan menanggung akibatnya.."Ancamnya.Air mata Tiara semakin mengalir deras dengan perlakuan kasar Arga padanya.


"Sudahlah!!..Berhenti menangis dan mandilah!!..Atau aku akan melakukan sesuatu yang akan membuatmu menyesal seumur hidup.."Arga bangkit dan kemudian berdiri membelakangi Tiara.


Dengan perasaan sakit,Tiara bangkit dan berjalan perlahan menuju kamar mandi.Didalam kamar mandi,Tiara langsung menangis seraya menatap dirinya didalam cermin.


"Sebenarnya apa salahku??..Kenapa dia selalu saja bersikap kasar padaku,aku tau dia menikahiku bukan karena cinta melainkan dendam.Tapi sekarang Ayah telah tiada,lalu apalagi yang dia inginkan.."


Arga berjalan mondar mandir didepan kamar mandi.Sudah hampir satu jam lamanya Tiara berada didalam kamar mandi namun dia belum juga menunjukkan tanda-tanda akan keluar dari dalam sana.


"Tiara..Jangan membuatku menunggumu terlalu lama,keluar dari sana atau aku akan pergi mendobrak pintunya dan bercinta denganmu didalam sana.."Teriak Arga kesal sambil menggedor-gedor pintu.


Tak lama kemudian,tampak pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan Tiara dengan jubah mandinya.


"Apa saja yang kau lakukan didalam sana??..Jika saja kau tidak segera keluar maka aku akan sangat membuatmu kesakitan nanti.."Ujar Arga.Tiara mengepalkan tangannya kuat dengan kepala yang tertunduk.


Perlahan Arga mulai mendekat dan kemudian menarik tangan Tiara menuju ranjang.


"Tuan muda..Bisakah kita tunda dulu..Saya belum siap.."Pinta Tiara dengan penuh rasa takut.


"Tidak..Tapi begini saja,apa kau ingat waktu itu aku meminta syarat darimu??..Tapi waktu itu aku belum mengatakannya,dan sekarang aku sudah ingin mengatakannya..Jadi syaratnya adalah..Puaskan aku malam ini.."Arga berbisik tepat ditelinga Tiara dan membuat gadis itu semakin merasa gugup.


Perlahan Arga mulai mengangkat wajah Tiara agar menatap padanya dan tak lama kemudian,Tiara merasakan benda kenyal nan basah mulai menyetuh bibirnya.


Tiara hanya dia dengan mata terpejam,selain karena merasa belum siap,ini juga adalah ciuman pertamanya,karena itu dia tidak tau harus bagaimana.


Ciuman yang tadi hanya sekedar ciuman biasa kini berubah menjadi sebuah *******.Arga dengan gemas langsung mengigit bibir Tiara agar gadis itu membuka mulutnya dan benar saja,Tiara langsung membuka mulutnya.

__ADS_1


Tangan Arga jelas tak tinggal diam.Dengan licah Arga mulai menarik tali kimono yang dikenakan Tiara dan kemudian membuka dan membuang kimono itu ke sembarang Arah.


Menyadari Tiara mulai kehabisan nafas,Arga langsung melepaskan ciumannya dan beralih ke leher dan meninggalkan banyak tanda Kissmark disana.


Beberapa saat kemudian,Arga mulai menuntun Tiara untuk berbaring diranjang dengan Arga yang menindih tubuh mungil itu.


Ingin rasanya Tiara menolak namun dia sadar bahwa kewajiban seorang istri adalah melayani suaminya dan juga tak bisa Tiara pungkiri jika dia mulai merasakan sensasi yang berbeda dengan sentuhan Arga.


Arga mulai membuka pakaiannya sendiri dan melemparkannya kesembarang arah hingga kini mereka berdua sudah tak mengenakan apapun lagi.


Tangan Arga kini beralih kearah gunung kembar milik Tiara.


"Ahh.."Tiara langsung menutup mulutnya sendiri saat suara yang coba dia tahan keluar begitu saja.Arga menyeringai saat mendengar suara indah yang keluar dari mulut gadis yang sedang berada dibawah kungkungannya itu.


"Mendesahlah sayang!!.."Arga terus meremas dan memainkan ****** payudara Tiara.Entah kenapa tapi Arga seakan begitu menikmati momen indah ini bersama dengan Tiara.


Ada rasa berbeda yang dirasakannya saat melakukan hal itu dengan Tiara,rasa yang tidak dia rasakan saat berhubungan dengan Vina.


"Akhh..."Tiara mencengkram sprei dengan kuat saat merasakan pusaka Arga mencoba menerobos masuk kedalam goa sempitnya.


Melihat Tiara kesakitan,Arga langsung mencium bibirnya agar rasa sakitnya sedikit berkurang.


Setelah dirasa Tiara sudah cukup tenang.Arga kembali mendorong pusakanya dan kini dengan sekali hentakan,pusakanya langsung terbenam sempurna kedalam goa penuh kenikmatan itu.


Tiara memekik kesakitan.Goanya seakan penuh saat pusakan besar nan panjang milik Suaminya berhasil masuk kedalam sana.


Air matanya menetes,dia tidak tau apakah harus senang atau sedih sekarang.Dilain sisi dia memang sudah merasakan cinta pada suaminya itu namun disisi lain dia takut,Arga melakukan ini padanya bukan karena cinta melainkan hanya bagian dari balas dendam nya.


Arga merasa sangat senang karena berhasil memerawani gadis yang telah menganggu pikirannya akhir-akhir ini.


Dirasa Tiara sudah mulai relax,Arga mulai memompa tubuhnya perlahan.


Tiara merasakan sakit pada bagian intinya saat Arga mulai bergerak,namun perlahan rasa sakit itu hilang dan digantikan dengan rasa nikmat yang sulit untuk dijelaskan.

__ADS_1


Arga terus memompa tubuhnya yang awalnya pelan kini berubah menjadi lebih cepat dan membuat Tiara merasa kewalahan.


***


Cahaya matahari mulai menembus masuk Kedalam sela-sela gorden kamar sepasang manusia yang baru saja merengkuh kenikmatan hingga pagi menjelang.


Nampak Arga mulai membuka matanya saat merasakan silau dari sinar matahari yang menembus masuk.


Sebuah Senyum tergambar jelas diwajah Arga saat melihat wajah cantik Tiara yang tengah tertidur seraya memeluknya.


"Mulai sekarang kau adalah milikku seutuhnya..Tak akan kubiarkan ada seorangpun yang menyentuh mu selain aku dan aku akan menghancurkan orang yang berani membuatmu menangis..."Arga mengusap lembut wajah Tiara yang masih tertidur lelap karena kelelahan.


"Entah sejak kapan perasaan ini mulai tumbuh,tapi sekarang aku merasa begitu sangat mencintaimu..Perasaan yang tidak pernah aku rasakan selama bertahun-tahun pada Vina kini aku rasakan padamu..Sungguh sayang,aku tidak akan pernah melepaskan mu karena kau hanya milikku.."Arga mengecup pelan kening istrinya dan kemudian kembali memeluknya erat.


Jam sudah menunjukkan pukul 9:00 pagi.Namun Arga dan Tiara belum juga terlihat keluar dari kamarnya dan hal itu membuat Tiara merasa cemas.


"Sebenarnya apa yang mereka lakukan??..Kenapa mereka begitu lama didalam kamar,aku sudah menunggu sejak tadi,tapi mereka belum keluar juga.."Guman Tiara seraya berjalan mondar-mandir didekat meja makan.


Semoga kau tidak melanggar janjimu padaku Tiara.Atau aku akan sangat membencimu..Batin Vina.


.


.


.


BERSAMBUNG


Hanya ini yang bisa Author berikan untuk para reader sekalian.Setelah perjuangan panjang yang menguras tenaga pada jari dan otak author,akhirnya Author bisa menyuguhkan adengan hareudang untuk kalian.


Sebenarnya Author ini masih jomblo jadi untuk membuat adengan seperti itu Author harus belajar dari karya-karya lain yang sebenarnya lumayan sulit,tapi semua ini Author lakukan agar para reader merasa senang.


Jadi dosa kita tanggung sendiri-sendiri😁😁.

__ADS_1


__ADS_2