Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Riko Menculik Tiara


__ADS_3

Hari demi hari berlalu sejak Arga memberikan bunga kepada Tiara.Semua tampak berbeda,termasuk juga Arga.Setiap harinya dia akan pulang ke mansion dengan membawa hadiah yang berbeda untuk Tiara.Bahkan perilakunya juga berubah lembut pada Tiara.


Perlakuan-perlakuan Arga pada Tiara membuat gadis itu perlahan melupakan cinta pertamanya dan mulai membuka hati untuk Arga suaminya.


Namun tetap saja,Tiara adalah istri kedua,dan diapun tak ingin jika dirinya sampai mengecewakan Vina yang sudah begitu baik padanya.Karena itulah dia selalu menolak saat suaminya meminta haknya padanya.


Sore harinya,Tiara tengah duduk termenung di bangku Taman dengan tatapan lurus.Namun Tiba-tiba dia tersentak kaget saat tangannya tiba-tiba ditarik dengan kasar oleh seseorang.


Tiara yang merasa kaget langsung mendongak dan menatap orang yang tengah menarik tangannya dengan kasar.


"Riko...Apa yang kau lakukan??."Tiara meronta ingin dilepaskan,namun semakin dia melawan semakin erat tangan itu mencengkram pergelangan tangan nya.


"Tidak akan Tiara..Kali ini aku tidak akan melepaskan mu,kau harus ikut denganku!!..Dan kita akan hidup bahagia bersama..Kau mau kan??.."Riko benar-benar memanfaatkan kondisi Taman yang sepi dan terus berusaha membawa Tiara.


Tiara ketakutan,dia berusaha berteriak dan meminta tolong namun dengan cepat,Riko membekap mulut nya dengan kain yang sudah diberi cairan obat bius.


Tiara meronta namun beberapa saat kemudian kesadarannya mulai berkurang,pandangan ya mulai kabur dan akhirnya semua berubah menjadi gelap seiring dengan Tiara yang jatuh pingsan.


Menyadari Tiara telah pingsan.Riko lalu mengangkat tubuhnya ala Bridal style dan perlahan mulai melangkah,namun sebelum melangkah semakin jauh,Riko sempat menoleh kearah Mansion kemudian menyeringai dan akhirnya dia kembali melangkah menuju gerbang.


"Akhirnya kita akan bersama sayang.."Kali ini Riko datang dengan penuh persiapan.Lihat saja!!..Semua penjaga yang menjaga dipintu Gerbang terlihat tak sadarkan diri.


Yah.Sebelum Riko masuk sebelumnya,dia sempat melemparkan sebuah kaleng yang tak lama kemudian mengeluarkan asap dan membuat para penjaga yang menghirup asapnya kehilangan kesadaran.


Riko tersenyum penuh kenangan saat berhasil melewati gerbang.Dia merasa kali ini Dewa Fortuna tengah berpihak padanya.Namun sayang seribu sayang,baru saja dia melangkah didepan gerbang,Sebuah mobil berwarna hitam yang tak lain adalah mobil Arga langsung menghadang jalannya.


"Sial.."Umpat nya.Dia kemudian langsung memberi kode pada orang-orang nya yang berdiri tidak jauh dari mereka untuk menyerang Arga dan juga Andre.


Baru saja Arga dan Andre turun dari mobil,mereka langsung diserang oleh puluhan orang suruhan Riko.


Perkelahian hebat pun terjadi,karena jumblah orang-orang Riko yang sangat banyak membuat Arga dan Andre sedikit kewalahan.


Riko yang melihat kesempatan untuk melarikan diri langsung pergi dari sana dengan mengendarai mobil sport nya.


Tak lama kemudian,para pengawal Arga muncul dan berhasil melumpuhkan orang-orang suruhan Riko.

__ADS_1


"Darimana saja kalian??..Kenapa dia bisa masuk dan membawa kabur istriku??.."Teriak Arga.Ada kilatan kemarahan yang terlihat jelas di mata nya.Tentu saja,egonya seakan terluka oleh Riko yang berhasil lolos dengan membawa Tiara ikut serta bersamanya.


"Tidak ada waktu lagi tuan muda...Sebaiknya sekarang kita susul tuan Riko sebelum dia membawa Nona Tiara pergi jauh..."Ujar Andre.Sebelumnya dia telah menanyai salah satu orang suruhan Andre yang telah berhasil dia lumpuhkan tentang kemana Riko akan membawa Tiara.


Arga yang seakan sadar langsung masuk kedalam mobil yang kemudian disusul oleh Andre yang duduk dikursi pengemudi.


Andre melajukan mobilnya meninggalkan Mansion dengan kecepatan tinggi.Sedangkan dibelakang mobil mereka,ada dua mobil yang berisikan para pengawal Arga.


***


Ditempat lain,Riko baru saja tiba Di bandara.Riko turun dari mobilnya dengan menggendong Tiara didepan dadanya.


"Apa semua sudah siap??.."Tanyanya pada salah satu pengawalnya.


"Sudah tuan,pesawat jet pribadi tuan juga sudah siap.."Jawab Pengawalnya itu.


"Baiklah..Tapi ingat,jangan biarkan mereka masuk sebelum pesawatnya berangkat!!..Hadang mereka!!.."Titahnya yang langsung diangguki oleh pengawal sekaligus tangan kanannya itu.


Riko menggendong Tiara masuk kedalam jet pribadinya yang akan segera lepas landas.


Sebelum pesawat lepas landas.Para pengawal Arga langsung menyerbu masuk dan melumpuhkan para penjaga.Sedangkan Arga yang melihat pesawat yang akan lepas landas berlari sekencang-kencangnya kearah pesawat itu.


"Sial..."Umpatnya kesal.


Dengan penuh kemarahan,Arga menghampiri Tangan kanan Riko yang sudah tergeletak selepas dihajar oleh Andre.


Arga menarik kerah baju pria itu dan membuatnya berdiri.


"Katakan!!..Kemana Riko pergi membawa istriku??..Cepat katakan!!.."Tanyanya dengan suara tinggi.


"Saya tidak akan memberitahu.."Jawabannya.


Mendengar jawaban pria itu membuat Arga semakin naik pitam.Dengan segala kekesalannya Arga langsung menghajar pria itu hingga babak belur dan akhirnya tidak sadarkan diri.


"Bawa mereka semua keruang bawah tanah!!..Dan pastikan agar mereka tidak berhasil lolos!!.."Titahnya seraya berjalan meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


***


Didalam pesawat jet tersebut.Riko tak henti-hentinya memandangi wajah Tiara yang masih tak sadarkan diri.


"Andai saja pria itu tidak menikahimu,maka kita pasti akan pergi berbulan madu dengan penuh kebahagiaan..Tapi lihatlah!!..Semuanya berbeda,karena aku harus terpaksa menculikmu..Semua ini gara-gara pria brengsek itu..."Ujarnya seraya membelai wajah cantik yang tengah tertidur itu.


"Sekarang aku akan membawamu pergi jauh ketempat dimana Arga tidak akan menemukan kita..Tempat yang sudah ku siap kan khusus untuk kita berdua..Disana kita akan menikah dan hidup bahagia bersama anak-anak kita nanti.."Sambungnya.Tanpa Riko sadari,perbuatannya ini akan mengundang masalah besar bagi dirinya sendiri.


*


*


*


Diruang bawah tanah,tangan kanan Riko yang bernama Leon itu mulai sadar setelah beberapa jam tertidur.


Leon mulai mengerjakan matanya.Dan beberapa saat kemudian,Leon yang merasakan tangan dan kakinya terikat langsung meronta dan berusaha melepaskan diri.


"Jadi kau sudah sadar??.."Leon langsung menoleh kearah sumber suara dan ternyata suara bariton itu berasal dari Arga.


"Lepaskan saya.."Ujar Leon seraya terus meronta namun semuanya sia-sia saja.


"Tentu saja akan ku lepaskan..Tapi sebelum itu,katakan dulu padaku!!..Kemana Riko membawa Tiara istriku pergi??.."Arga bertanya dengan nada suara pelan.


"Saya tidak akan pernah memberitahukannya padamu.."Kekeh Leon.


Arga menyeringai seraya duduk disebuah bangku.


"Sudah kuduga kau akan keras kepala...Tapi aku yakin,setelah kau melihat sesuatu,kau akan berubah fikiran.."Arga memberikan kode pada Andre untuk memutar sebuah Video didepan Leon.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!!


__ADS_2