
Langkah Riko perlahan maju seiring dengan langkah Tiara yang semakin mundur.
Saat Kaki Tiara terbentur pada ranjang,Riko langsung mencengkram pergelangan tangannya kuat seraya menatapnya dengan tatapan marah.
"Kau fikir kau mau kemana??.."Tanyanya seraya menatap Tiara dengan tatapan tajam.
"Lepaskan aku Riko!!..Ini salah,kita tidak bisa menikah seperti ini.."Tiara mencoba menjelaskan seraya menatap Riko dengan tatapan sendu.
"Memangnya kenapa kita tidak bisa menikah??..Jawab!!.."Bentaknya seraya memperkuat cengkraman tangannya.
"Lepaskan Riko!!..Kau menyakitiku.."Tiara mencoba melepaskan tangannya namun Riko malah semakin erat mencengramnya.
Semakin Tiara mengeluh sakit,semakin kuat Riko mencengkram tangan Putih itu hingga meninggalkan bekas kemerahan.
"Dengar Tiara!!..Aku tidak akan menyakitimu kalau kau mau menurut padaku...Aku itu sangat mencintai kamu,tapi kamu malah menolak untuk menikah denganku dan malah lebih memilih Pria brengsek itu..Apa kurangnya aku Tiara??.."Riko melepaskan cengkraman tangannya dan beralih memegang kedua pundak Tiara.
Mendapat perlakuan kasar seperti itu tentu saja membuat Tiara menangis.mungkin jika orang lain yang melakukan kekerasan seperti padanya Tiara bisa menerimanya,tapi sayang yang melakukan semua itu tidak lain adalah orang yang masih dicintai oleh Tiara.
Meski cinta Tiara telah perlahan berkurang untuknya dan tergantikan oleh Arga.Tapi tetap saja,cinta itu masih berbekas dan akan sulit untuk hilang,tapi setelah perlakuan kasar Riko padanya,Tiara jadi semakin yakin untuk menghapus semua rasa itu dihatinya.
"Aku mohon mengertilah Riko..Kita sudah tidak bisa lagi bersama,sekarang aku sudah memiliki kehidupan baru,aku sudah menikah dan aku merasa bahagia.Jadi aku mohon,belajarlah untuk melupakan aku!!..Jangan sampai perbuatanmu ini berakibat fatal untuk dirimu sendiri.."Ujarnya memperingatkan Riko.
Bukannya mendengarkan perkataan Tiara.Riko malah menarik kasar tangan Tiara keluar dari kamar menuju tempat acara.
"Lepaskan aku Riko!!..Aku mohon lepaskan aku.."Tiara terus berteriak untuk dilepaskan namun Riko seakan tuli,dia sama sekali tak memperdulikan teriakan Tiara dan terus saja berjalan menuju pelaminan yang telah dia siapkan.
Para pengawal Riko yang menyaksikan semua itu hanya bisa terdiam seraya menundukkan kepala mereka.
Sesampainya di pelaminan,Arga langsung mendorong tubuh Tiara hingga membuat gadis itu hampir terjatuh.
"Mulai acaranya sekarang!!.."Titahnya.
Seorang penghulu yang duduk didepan meja mulai bersiap untuk menikahkan mereka.Sedangkan Riko memaksa Tiara untuk duduk dikursi yang ada disampingnya.
__ADS_1
"Aku tidak mau..Aku mohon jangan lakukan ini,ini salah.."Tiara masih berusaha memohon namun kali ini Riko kehilangan kesabarannya dan langsung menampar pipi Tiara hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah.
Riko bagai seorang monster yang tak kenal ampun.Sifatnya benar-benar berubah 180°sejak kejadian dimana Kekasih yang dicintainya menikah dengan pria lain yang tak lain adalah Kakak tirinya sendiri.
Setelah menampar Tiara,kesadaran Riko seakan kembali,dia segera menghampiri Tiara dan membantu gadis itu berdiri
"Maafkan aku Tiara!..Aku ini benar-benar bodoh,aku nggak sadar dan aku sampai menyakitimu..Aku mohon maafkan aku.."Riko menyesal,namun semua telah terjadi.
Sakit?.Itulah yang dirasakan Tiara saat ini,bahkan sakit yang dirasakan pada fisiknya tak lebih sakit dari hatinya.
Riko membantu Tiara duduk di kursi disampingnya dan langsung memberinya air,namun Tiara menolaknya.
Riko yang tak ingin membuang waktu,langsung meminta penghulu untuk segera menikahkan mereka.
Mendengar hal itu,Tiara menangis sejadi-jadinya,dia benar-benar tidak pernah berfikir jika hidupnya akan berubah sedrastis itu.
Kenapa jadi begini,setelah menjadi seorang istri kedua,aku semakin menderita,meski penderitaanku bukan disebabkan oleh Suami ataupun istri pertama suamiku,tapi rasanya aku tidak ingin hidup,aku merasa sangat sakit,Riko benar-benar telah membuatku hidup menderita...Batin Tiara seraya terus menangis.
Tanpa memperdulikan tangisan Tiara,Riko mulai menjabat tangan penghulu itu yang kemudian pak penghulu mulai mengucapkan seragkaian kata untuk menikahkan mereka.
Seketika Tiara langsung tersenyum saat melihat jika Arga lah yang tengah berdiri tak jauh dari mereka.
Riko yang merasa geram langsung kembali mencekal tangan Tiara yang hendak bangkit dari duduknya.
Hanya dengan sebuah kode,Dua orang pengawal Riko langsung memegang Tiara,sedangakan Riko berjalan mendekati Arga.
"Berani sekali kau datang kemari.."Ucapnya dengan gigi yang mengerat.
"Kenapa aku harus takut??..Aku kemari untuk membawa istriku kembali yang telah kau culik..Jadi jangan menganggu ku.."Arga membalas tatapan tajam Riko dengan tatapan yang sama.
"Kau fikir karena kau berhasil masuk kemari kau juga akan berhasil keluar??.."Riko tersenyum miring seraya berjalan mengelilingi Arga.."Kau mungkin berhasil masuk kemari,tapi kau tidak akan berhasil keluar hidup-hidup.."Ujarnya seraya berhenti tepat didepan Arga.
"Benarkah??..Kita lihat saja nanti.."Arga menjentikkan jarinya dan tiba-tiba saja,dari arah belakang,muncul para pengawal Arga yang berjumblah sangat banyak dan bahkan sudah mengepung tempat itu.
__ADS_1
Seketika raut wajah Riko berubah,bahkan para pengawalnya pun merasa khawatir saat melihat lawan mereka yang jauh lebih banyak dari mereka.
"Kenapa??..Apa kau merasa takut??.."Tanya Arga dengan senyum meremehkan.
"Aku tidak akan pernah takut pada siapapun.."Jawab Riko.
"Benarkah??..Tapi kali ini aku ingin kau berhadapan dengan seseorang..."Arga menyeringai.
Seketika raut wajah Riko kembali berubah saat melihat siapa yang datang dan berdiri tepat didepannya.
"Leon..."Ucap Riko.
"Iya tuan Riko...Saya Leon,orang yang sudah kau buang..."Ujar Leon dengan tatapan sinis nya.
"Apa maksud kamu Leon??..Dan kenapa kau sekarang berani menatapku seperti itu??.."Tanya Riko.
"Karena anda bukan lagi Bos saya..."Jawabnya.
Riko merasa geram mendengar jawaban dari tangan kanannya itu.."Dasar penghianat..Aku yakin,kaulah yang telah membawa mereka kemari...Aku menyesal karena telah percaya padamu.."Bentak Riko.Wajahnya benar-benar menunjukkan kemarahan.
"Seharusnya sayalah yang mengatakan hal itu..Anda adalah seorang penghianat..Saya sudah setia kepada anda tapi apa yang anda lakukan??...Anda membuang saya..Saat saya tengah diambang kematian dan saya meminta bantuan dari anda,Anda tidak peduli dan hanya memikirkan diri sendiri..Tapi sekarang saya akan membuat anda menyesal karena telah membuang saya..."Leon menatap Riko dengan penuh kebencian.Bagaimana tidak,dia sudah begitu lama bekerja dan setia kepada Leon,namun kepercayaan nya dihancurkan begitu saja dengan mudahnya.
"Aku tidak pernah membuang mu Leon..Kau salah paham.."
"Saya tidak salah paham...Saya saat menelfon dan meminta tolong pada anda,anda hanya marah dan bahkan tak mengirim bantuan apapun untuk saya..Anda adalah monster yang tidak punya hati..Dan saya akan membuat anda benar-benar menyesal.."Ujar Leon lagi.
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Jangan lupa like,komen and vote!.