
"Bagaimana rasanya??.."Tanya Vina.
"Enak,seperti biasa..."Jawab Arga seraya terus menyendok makanan kedalam mulutnya.
Vina tersenyum senang,meski Arga selalu bersikap datar namun dia tetap merasa senang karena Arga selalu menghargai semua yang dia lakukan.
"Aku ketoilet dulu ya..."Ujar Vina seraya bangkit dari duduknya dan masuk kedalam sebuah ruangan khusus yang ada didalam ruangan kerja Arga.
Selepas kepergian Vina,suasana menjadi hening,Arga fokus dengan aktivitas makannya sedangkan Tiara merasa sungkan untuk memulai pembicaraan.
"Apa kau sudah makan??.."Tanya Arga membuka pembicaraan.
Mendengar pertanyaan Arga,Tiara langsung menoleh ke kiri dan kekanan kemudian menunjuk kearah dirinya.
"Iya..Aku bicara padamu,memangnya ada siapa lagi disini selain kita berdua??.."Ujar Arga sedikit kesal.
"Maaf...Aku sudah sarapan tadi..."Jawabnya kemudian.
Saat Tiara menoleh kearah lain dan kemudian kembali menoleh kearah Arga.Tiba-tiba didepan mulutnya sudah ada sendok yang berisi makanan.
"Buka mulutmu!!.."Titah Arga seraya terus mengarahkan sendok berisi makanan kedepan mulut Tiara.
Dengan ragu,Tiara membuka mulutnya dan menerima makanan yang disodorkan Arga kepadanya.
"Ini enak..."Ujarnya kemudian.
Tanpa mereka sadari,sejak tadi Vina berdiri dibelakang mereka dan menyaksikan semuanya.
Arga kenapa keliatan senang banget sama Tiara??..Selama ini dia bahkan nggak pernah nyuapin aku makan,tapi hari ini dia malah menyuapi Tiara yang bahkan belum terlalu lama jadi istirnya..Batin Vina kesal.Tangannya terkepa kuat seraya menatap tajam kearah Arga dan juga Tiara.
Menarik nafas pelan,Vina kemudian kembali dan duduk disamping Arga.
"Tiara ayo kita pulang..."Ajak Vina seraya membereskan tempat makannya dengan dibantu oleh Tiara.
"Kau pulanglah lebih dulu!!..Aku ada urusan dengan Tiara,jadi biar nanti Andre saja yang mengantarnya pulang.."Ujar Arga.Seketika Vina langsung menghentikan aktifitasnya dan menatap Arga.
Tanpa berkata apa-apa,Vina langsung keluar dari ruangan Arga meninggalkan Arga juga Tiara.
Kenapa Vina terlihat marah??...Apa ada yang salah. Batin Tiara.
"Kenapa tuan muda bilang begitu??...Memangnya kita ada urusan apa??.."Tanyanya polos.
__ADS_1
"Kau akan tau sendiri nanti...Untuk sekarang kau hanya perlu duduk dan menungguku bekerja..."Arga bangkit dari sofa dan berjalan kearah meja kerjanya.
"Tapi tuan muda..."
"Tidak perlu protes!!..Diam saja disitu!!..."Titah Arga.Seketika Tiara langsung terdiam dan tidak membantah lagi.
***
Diperjalanan pulang,tampak Vina yang terdiam seraya memandang keluar jendela.Hatinya berkecamuk antara cemburu dan kesal melihat hubungan Arga dan Tiara yang semakin lama semakin dekat.
"Jangan sampai kamu mengingkari janji kamu Tiara..Selama ini aku udah baik sama kamu,jangan sampai kau memanfaatkan kebaikanku dan menusuk ku dari belakang..."Ujarnya dengan tangan yang mengepal kuat.
Sedangkan Di gedung Dirgantara Company,tampak Tiara yang masih duduk disofa dengan wajah kesalanya.
Bagaimana tidak,sudah satu jam dia menunggu tapi Arga belum juga menyelesaikan pekerjaannya dan dia hanya duduk sambil melihat Arga yang sedang bekerja.
"Tuan muda..Apa masih lama??...Saya bosan..."Ujarnya dengan wajah memelas.
"Tunggulah sebentar!!.."Jawab Arga.
Mendengar jawaban Arga,Tiara semakin merasa bosan sekaligus kesal dan akhirnya memilih berbaring diatas sofa.
Beberapa menit kemudian,Arga terlihat menutup laptop serta beberapa berkas nya.Bangkit dari duduknya,Arga kemudian berjalan mendekati sofa dan mendapati Tiara yang tengah tertidur pulas.
"Cantik..."Ujarnya seraya memandangi wajah cantik nan polos yang tengah tertidur itu.
Niat awal Arga yang ingin mengajak Tiara keluar kini berubah karena melihat Tiara yang tampak lelah.Dan akhirnya dia memutuskan untuk membawa Tiara masuk kedalam ruang pribadinya.
Dengan menggendong Tiara ala Bridal style,Arga masuk kedalam Ruangan khusus dan meletakkan Tiara diatas ranjang miliknya.
"Sepertinya aku sudah jatuh cinta padamu...Aku tidak tau bagaimana ini bisa terjadi,tapi aku merasakan sesuatu yang berbeda padamu,dan hal itu tidak kurasakan untuk Vina..."Ujarnya seraya membelai wajah cantik Tiara.
Semakin lama dia memandang wajah Tiara,wajah Arga justru semakin dekat ke wajah Tiara dan tujuannya adalah bibir indah yang berwarna pink itu.
Tiara langsung membuka matanya saat merasakan ada benda kenyal yang mendarat dibibirnya.
Seketika Tiara langsung membulatkan matanya saat menyadari jika bibirnya kini sedang dicium oleh Arga.Refleks Tiara langsung mendorong tubuh Arga kemudian bangun dari posisi berbaring nya.
"Apa yang tuan muda lakukan??.."Tanya Tiara panik.
"Kenapa??..Bukankah aku ini suamimu,Jadi tidak ada salahnya jika aku melakukan hal itu padamu,bahkan jika aku melakukan hal yang lebih..."Jawab Arga.
__ADS_1
Tiara mencoba mengatur nafasnya yang tersengal-sengal karena keterkejutannya.
"Maafkan saya tuan muda,saya tadi keget jadi saya refleks mendorong tuan muda.."Tiara merasa bersalah,apalagi dia bisa merasakan jika dia mendorong suaminya dengan keras tadi.
"Apa kau tau??..Aku bisa saja menghukummu untuk apa yang kau lakukan ini,tapi sekarang moodku sedang baik,jadi kali ini kau kebebasan..Tapi,ada satu syarat..."Arga menatap Tiara dengan senyum liciknya.
"S..syarat apa??.."Tanya Tiara ragu.
"Syaratnya......"Arga menggantung ucapannya hingga Membuat Tiara merasa penasaran.
"Apa??.."
"Tidak sekarang,aku akan memberitahumu nanti..Sekarang jika kau ingin istirahat silahkan karena aku masih banyak pekerjaan..."Arga bangkit dari posisinya dan berjalan keluar dari ruangan meninggalkan Tiara yang masih berdiam diri diatas ranjang.
Selepas kepergian Arga.Tiara langsung membaringkan badannya seraya memikirkan syarat yang akan diajukan Arga padanya.
"Kenapa perasaanku jadi tidak enak??..Aku harap,tuan muda tidak akan meminta hal yang aneh padaku,jangan sampai dia meminta sesuatu yang akan membuatku melanggar janjiku pada Vina..."Ujarnya.
***
Malam hari Dimansion.Tampak Vina tengah berjalan mondar mandir sambil sesekali melihat kearah pintu masuk.
"Sebenarnya mereka pergi kemana??...Arga bilang dia hanya punya urusan sebentar dengan Tiara,tapi ini sudah sangat lama dan mereka belum kembali juga..Apa mereka nggak menghargai perasaan aku??..."Ujarnya kesal.
Tak lama kemudian,tampak Arga dan Tiara berjalan masuk kedalam Mansion dengan wajah yang tampak senang.
"Darimana saja kalian??.."Tanya Vina ketus.
"Vina...Maaf aku pulangnya telat,sebenarnya aku..."Belum sempat Tiara menyelesaikan ucapannya,Vina sudah memotongnya lebih dulu.
"Sudahlah..Nggak perlu kamu jelaskan,aku sudah mengerti semuanya..."Vina dengan kesalnya langsung meninggalkan Tiara dan juga Arga.
Melihat Vina yang tampak kesal membuat Tiara kembali merasa bersalah.Dia tau,Vina pasti marah padanya,apalagi dia tidak mengatakan apapun pada Vina jika dia akan pulang bersama Arga..
"Jangan fikirkan dia!!..Dia memang selalu bersikap begitu..Sebaiknya kau naik dan siapkan semua keperlauanku,aku ingin mandi..."Ujar Arga seraya ikut meninggalkan Tiara.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG
Jangan lupa like,komen and vote!