Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Kekecewaan Tiara


__ADS_3

"Hari ini aku ingin tau semua rahasia yang Ayah sembunyikan...Katakan semuanya padaku Ayah!!..Dan berhentilah menyembunyikan sesuatu dari kami!!.."Mata Tiara sudah nampak berkaca-kaca sejak tadi.


"Ayah akan mengatakan semuanya padamu hari ini..Ayah janji..."Jawab Arman.


"Dua tahun setelah Ayah membangun perusahaan Ayah sendiri..Tanpa sengaja Ayah kembali bertemu dengan Arga dan ternyata dia sudah menjadi seorang Presiden direktur dari sebuah perusahaan besar dan juga nomor satu di negara kita dan semua orang menyebutnya dengan sebutan Tuan muda..Sejak pertemuan itu Ayah sadar bahwa apa yang pernah Ayah lakukan dulu dimasa lalu akan berdampak buruk pada keluarga Ayah.


Sejak saat itu,Ayah berusaha keras untuk menghindari Tuan muda..Karena Ayah tau,Tuan muda pasti tidak akan tinggal diam dan pasti akan membalas perlakuan Ayah padanya dimasa lalu.


Namun tenyata,sekuat apapun Ayah berusaha Ayah tidak akan bisa mengubah takdir dan lihatlah sekarang!!..Puteri Ayah telah menikah denganya.."Arman meneteskan air matanya seraya menundukkan kepalanya,sedangkan Arga hanya tersenyum miring.


"Kenapa Ayah setega itu??...Seharusnya Ayah tidak berbuat seperti itu hanya karena sebuah jabatan...Sekarang aku mengerti,itu sebabnya tuan muda menikah denganku,semua dia lakukan untuk membalas perbuatan Ayah dimasa lalu..Dan dia tidak bersalah dalam hal ini,karena semua ini memang salah Ayah.."Tiara berucap dengan nada tinggi seraya menangis tesedu-sedu.Pertanyaan kali ini sudah terjawab,pertanyaan yang selalu menghantui pikirannya tentang apa yang membuat Arga begitu benci padanya hingga membuat hidupnya menderita.


"Ceritanya belum lengkap..Masih ada satu hal yang belum kau tau tentang masa laluku.."Timpal Arga.


Semua orang langsung menoleh tak terkecuali Tiara.


"Ada lagi..Kesalahan apa lagi yang dilakukan ayahku padamu??.."Tanya Tiara.


"Kesalahan yang begitu besar dan tak akan pernah bisa aku maafkan..."Tangan Arga mengepal kuat seraya menatap Arman dengan tatapan tajam.


Flashback on


Arga terlihat berjalan mondar mandir diparkiran sebuah gedung dengan sesekali melihat jam yang melingkar dipegelangan tangannya.


Beberapa saat kemudian,terlihat seorang pria berjalan tergesa-gesa dan menuju kearahnya.


"Bagaimana??.."Tanyanya saat pria itu berdiri didepannya.


"Aku sudah mendapatkan beberapa informasi tentang istri baru Papamu itu...Dia tinggal tidak jauh dari sini dan menurut informasi Papamu terlihat sering datang kemari dan yang terpenting itu pernikahan msreka itu adalah pernikahan sirih..."Jawab pria itu.


"Pernikahan sirih??.."Tanyanya.


"Iya..Beberapa warga yang aku tanya mengatakan jika pernikahan itu dibantu oleh teman Papamu yang bernama Arman.Dialah yang menjadi saksi pernikahan ini.."Ujar pria itu menjelaskan.Beberapa saat kemudian,dia terlihat mengambil sesuatu didalam tasnya dan memberikannya pada Arga.


"Ini adalah foto waktu mereka menikah,disana juga ada wajah Arman..Gue harus pergi sekarang takutnya ada yang lihat..."Ujarnya lagi kemudian langsung berlalu dari hadapan Arga.

__ADS_1


"Arman..."Arga menatap foto itu dengan penuh kemarahan juga dengan tangan yang mengepal kuat..


Flashback off


"Gara-gara dia membantu menikahkan Papa dengan sinta aku harus kehilangan Mama..Jadi karena itulah akan kubuat kau merasakan penderitaan yang jauh lebih menyakitkan dari yang aku rasakan selama ini..."Kedua bola mata Arga menampakkan kilatan kemarahan.Urat-urat ditangannya terlihat menonjol karena kerasnya kepalan tangannya.


"Aku kecewa sama Ayah...Aku fikir Ayah orang baik,tapi ternyata aku salah..."Tiara mengusap air matanya kemudian langsung berlari keluar dari rumah tersebut.


Melihat puterinya pergi dengan kecewa.Kania hanya bisa terdiam tanpa bisa mengatakan apapun lagi.Dia tau puterinya sangat kecewa dan dia tidak akan mau mendengarkan apapun dari nya.


"Lihat saja nanti!!..Akan kubuat puterimu itu menjauh darimu hingga dia lupa bahwa dia memiliki seorang Ayah seperti dirimu..."Setelah mengatakan hal itu,Arga langsung melangkah keluar dari rumah tersebut dengan diikuti beberapa pengawalnya termasuk Andre.


Arman hanya bisa terdiam ditempatnya seraya menteskan air matanya.


"Kenapa kau diam saja??..Kejar puterimu atau kau akan menyesal nanti!!.."Kania menghampiri suaminya seraya mendesaknya untuk mengejar Tiara.


Tanpa pikir panjang.Arman langsung berlari keluar dari Rumah menuju mobil dimana ada Tiara didalamnya.


"Tiara dengarkan Ayah nak!!..Ayah bisa jelaskan,tolong buka pintunya nak!!."Arman terus mengetuk kaca jendela mobil namun Tiara tidak menghiraukannya.


"Tiara Ayah mohon..Tiara.."Arman berlari mengejar mobil itu yang kini sudah mulai menjauh.


Sedangkan didalam mobil,Tiara menangis melihat Ayahnya yang terus berusaha mengejar mobil yang ditumpanginya.


Maafkan Tiara Ayah!!..Tiara tidak bermaksud untuk menyakiti Ayah,tapi untuk saat ini Tiara belum bisa memaafkan Ayah..Tiara butuh waktu Ayah..Tiara janji,suatu saat Tiara akan kembali dan Memaafkan ayah,tapi untuk saat ini Tiara tidak bisa ayah.. Tiara membatin seraya menangis dan terus menangis.


Sedangkan dibelakang sana..Arman yang merasa lelah mengejar mobil itu pun jatuh tersungkur ke jalan.


"Ayah..bangun ayah..."Rosa yang ikut mengejar langsung menghampiri Ayahnya yang terjatuh seraya membantunya berdiri.


"Lihatlah adikmu!!..Dia begitu marah pada Ayah hingga dia tidak ingin melihat wajah Ayah lagi..Sekarang dia pergi.."


*


*

__ADS_1


*


Malam hari Dimansion.Terlihat Tiara tengah duduk termenung dibalkon seraya menikmati indahnya pemandangan kota.


Saat sedang larut dalam pikirannya,tiba-tiba dari arah belakang muncul Arga yang menepuk pundaknya hingga membuatnya terkejut dan menyiram air padanya.


"Tiara...apa yang kau lakukan??.."Teriak Arga saat bajunya basah kerena tersiram air oleh Tiara.


"Tu..tuan muda,maaf..Saya tidak sengaja..Habisnya tuan muda sih ngagetin saya.."Tiara masuk kedalam kamarnya dan tak lama kemudian muncul kembali dengan sekotak tisu ditangannya.


"Kamu nyalahin aku...Jelas-jelas kau yang menyiramku dengan air.."Arga tidak mau kalah dan terus menyalahkan Tiara atas kejadian tersebut.


"Yasudah..saya minta maaf..ini udah kering juga kok.."


"Ngapain kamu berdiri disini sendirian??.."Tanya Arga ketus.


"Saya hanya ingin menikamati pemandangan kota..Disini saya bisa merasa tenang dan melupakan masalah saya sejenak..."Ujarnya seraya tersenyum manis kearah Arga.


"Tuan muda sendiri ngapain kesini??..Tanyanya kemudian.


"Terserah saya.. ini adalah Mansionnya saya jadi saya berhak untuk kemana saja.."Ketusnya.


Tak ingin berdebat,akhirnya Tiara memutuskan untuk kembali masuk kedalam Kamarnya meninggalkan Arga yang sedang sibuk memandang kota.


Mengapa saya jadi merasa kasihan pada wanita itu..Seharusnya saya merasa puas karena telah berhasil menciptakan jarak antara ayah dan anak itu...Batin Arga.


.


.


.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!!

__ADS_1


__ADS_2