Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Awal Baru


__ADS_3

Beberapa minggu telah berlalu sejak kejadian yang membuat nama Tiara trending dimana-mana.Banyak orang yang menghujat dan mengatakan hal-hal buruk kepadanya,namun setelah Arga bertindak semuanya langsung lenyap seakan tak terjadi apa-apa.


Sejak saat itupun hubungan Tiara dan Arga mulai baik-baik saja,Tiara yang sudah merasa lelah terus bersedih mencoba untuk bangkit dari kesedihannya.Bahkan kini dia jadi lebih banyak tersenyum,apalagi ada sosok Andre yang menjadi tempat Tiara mencurahkan segala isi hatinya.


Bermula saat Andre mulai menganggap Tiara adiknya,dihari itu pula dia berjanji pada dirinya sendiri jika dia akan menjaga Tiara dengan sebaik mungkin,bahkan jika perlu dia akan mengorbankan nyawanya sendiri.


Meski Tiara bukanlah adik kandungnya,tapi Andre begitu menyayangi nya seperti adik kandungnya sendiri.Andre pernah kehilangan adiknya saat usianya masih 18 tahun dan itu menjadi sesuatu yang begitu menyakitkan bagi Andre.


Namun sejak kehadiran Tiara,kebahagiannya seakan kembali dan Andre sudah mulai melupakan kesedihannya atas kepergiaan sang adik.


"Kak,apa aku boleh minta sesuatu dari kakak??.."Tiara memasang wajah imutnya agar Andre mau menurutinya.


"Memangnya apa yang kau harapkan dari kakakmu ini??.."Andre tersenyum seraya menatap pada Tiara yang juga sedang menatap padanya.


"Aku ingin pergi keluar dengan kakak,tapi aku takut tuan muda tidak akan mengizinkan.."Mendadak raut wajah Tiara berubah sedih hingga membuat senyum Andre memudar.


"Memangnya kau ingin pergi kemana??."Dengan lembut Andre bertanya pada Tiara.


"Aku juga belum tau,aku hanya ingin pergi jalan-jalan dengan kakak,kemana saja asalkan kakak ikut bersamaku.."Tiara tampak sangat antusias mengutarakan keinginannya yang sudah lama dia pendam.


"Baiklah,kakak akan bicara dengan tuan muda,tapi jika tuan muda tidak mengizinkan kau tidak boleh bersedih,karena kakak tidak ingin lagi melihat air mata kesedihan dimatamu.."Andre tidak bisa memberikan kepadanya,karena mau bagaimanapun keinginan Arga adalah perintah baginya dan dia tidak akan bisa melanggarnya.


"Baiklah,kalau begitu Tiara masuk dulu,takutnya tuan muda butuh sesuatu.."Andre mengangguk saat Tiara mulai bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan nya dibangku taman.


Tanpa mereka sadari,sejak tadi Arga terus melihat mereka dari balik jendela besar yang mengarah tepat kearah taman.


Entah kenapa melihat kedekatan mereka membuat Arga merasa cemburu dan kesal,meski Tiara sudah mengatakan jika Andre adalah kakak baginya tetap saja,Arga seakan tidak rela jika istrinya itu dekat dengan pria lain.


Tiara melangkah memasuki Mansion dengan wajah yang tampak senang.Bahkan saat melewati ruang tamu pun dia tidak melihat suaminya yang sedang duduk sembari memperhatikannya.


"Tiara..."Panggil Arga yang melihat Tiara melintas didepannya.Wajahnya tampak kesal karena Tiara sama sekali tak melihat nya saat melewatinya tadi.

__ADS_1


"Tuan muda.."Tiara mengembangkan senyumnya dan berlari menghampiri suaminya.


Melihat Arga yang tampak kesal,Tiara langsung memeluknya erat seraya mengecup pipinya singkat.


Kini Tiara sudah tidak lagi merasa takut pada Arga.Bahkan kini sudah terang-terangan menunjukkan jika dia sangat mencintai suaminya bahkan dia bersikap sangat manja.Dan ini mungkin akan menjadi awal yang baru dalam kehidupan Tiara.


Semua itu bermula sejak beberapa hari yang lalu saat Arga menyatakan cinta kepadanya.Meski dalam menyatakan cinta Arga masih terlihat datar dan kaku tapi Tiara merasa sangat bahagia karena akhirnya masa penderitaan nya telah berlalu dan digantikan dengan kebahagiaan.


"Sudah aku katakan Tiara,jangan panggil aku Tuan muda,kau itu istriku bukan pelayanku jadi panggil aku dengan nama atau Dengan sayang.."Kesal Arga.Sudah berkali kali dia meminta Tiara untuk tidak memanggilnya dengan sebutan tuan muda namun istri keduanya itu terus saja lupa.


"Iya maaf,aku lupa lagi,tapi kenapa kau terlihat kesal begitu??.."Tiara masih setia bersandar pada dada bidang suaminya yang sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apapun.


"Bagaimana aku tidak kesal padamu,seharian kau bicara pada kakakmu itu sedangkan kau tidak meluangkan waktu untukku sama sekali,bahkan tadi kau tidak melihatku duduk disini jadi bagaimana bisa aku tidak kesal padamu??."Ujar Arga.Didalam hatinya yang paling dalam,ingin sekali rasanya dia melarang Tiara untuk dekat dengan Andre tapi dia sadar,Tiara pasti akan marah lagi padanya jika dia melakukan hal itu.


"Baiklah maafkan aku..Begini saja,kau ingin apa sebagai ganti dari waktuku yang tidak kuhabiskan bersamamu??.."Tiara melepaskan pelukannya dan menatap suaminya dengan serius.


"Apa kau benar-benar ingin tau??.."Arga menaikkan sebelah alisnya seraya semakin mendekatkan wajahnya pada Tiara.


"Aku ingin dirimu.."Arga berbisik tepat ditelinga Tiara hingga membuat wanita itu memejamkan matanya


Dengan susah payah Tiara menelan ludahnya,jika sudah seperti ini maka sudah dipastikan dia tidak akan keluar kamar seharian penuh.


"Sekarang ikutlah denganku!!.."Arga bangkit dari duduknya dan menarik tangan Tiara namun baru akan melangkah Vina sudah muncul didepannya.


"Kalian mau kemana??.."Tanya Vina.Tiara langsung gelagapan saat Vina mulai menatapnya dengan curiga.


"Kami tidak akan kemana-mana,kamu sendiri kenapa kesini??..Seharusnya kan kau istirahat.."Tiara menepis tangan Arga lalu berjalan menghampiri Vina dan mendudukkannya disofa.


"Kau tidak boleh capek dalam kondisimu sekarang.."Sejak Vina hamil,Tiara sangat memperhatikannya,apalagi sekarang perut Vina juga sudah mulai membesar,karena itulah Tiara sangat menjaganya.


"Tenanglah Tiara!!..Aku baik-baik saja,lagipula aku bosan Dikamar terus,sesekali aku ingin keluar dan menghirup udara segar,kata Dokter itu sangat baik untuk wanita hamil.."Jelas Vina.

__ADS_1


"Aku akan mengajakmu keluar sore ini,jadi bersiaplah.."Timpal Arga.Seketika raut wajah Vina langsung berubah senang karena dari awal dia memang berharap untuk bisa pergi berdua dengan suaminya.


"Benarkah??..Apa kita akan pergi berdua??.."Tanyanya antusias.


"Tentu saja tidak,Tiara akan ikut bersama kita nanti.."Ada rasa kecewa dihati Vina saat tau Tiara akan ikut bersama mereka,dia ingin pergi hanya berdua dengan suaminya tanpa ada orang ketiga.


"Apa kita tidak bisa pergi berdua saja??.."Tanya Vina.


"Tentu saja bisa,kenapa tidak,kalian bisa pergi dan menghabiskan waktu berdua,itu akan sangat baik.."Tiara seakan mengerti maksud dari Vina karena itulah dia setuju dengan permintaan dari madunya itu.


Seketika raut wajah Arga langsung berubah,entah kenapa dia merasa sangat kecewa saat Tiara setuju membiarkannya pergi berdua saja dengan Vina.


"Kalau begitu aku akan bersiap sekarang.."Vina langsung bangkit dari duduknya dan meninggalkan Tiara dan Arga berdua.


"Kenapa kau tidak ingin ikut??.."


"Dengar!!..Apa kau tidak mengerti,Vina ingin menghabiskan waktu berdua denganmu,jadi apa salahnya??.."Jelas Tiara.


"Tiara,kau tidak harus selalu menuruti semua kemauannya,jika itu terus terjadi maka suatu saat dia akan mengendalikan mu.."


"Dia sedang hamil,dan kita harus menjaga emosinya apalagi usia kehamilannya masih baru,jadi kita harus bisa membuatnya terus bahagia.."Ucap Tiara.


.


.


.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like,komen and vote!

__ADS_1


__ADS_2