Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Kemarahan dan Rasa Sakit Vina


__ADS_3

Tiara melangkahkan kakinya memasuki Ruang rawat sang Ayah,Matanya langsung tertuju pada ranjang rawat dimana Ayahnya tengah berbaring dan menutup kedua matanya.


Pelan-pelan Tiara mulai melangkah mendekat dan duduk tepat disamping sang Ayah.Dipandanginya wajah yang sudah mulai menua itu,wajah pucat dengan rambut yang mulai memutih.Tangannya terulur meraih tangan sang Ayah dengan mata yang mulai berair.


"Ayah,aku sangat menyayangi Ayah..Dan aku tidak akan pernah membiarkan Ayah menderita meski aku harus mempertaruhkan nyawaku sendiri.."Ujarnya seraya mencium punggung tangan itu cukup lama.


Saat sedang mencium punggung tangan sang Ayah.Tiara tersentak kaget saat mendengar suara deringan ponselnya yang cukup keras didalam tas selempangnya.


"Siapa sih??..Nomornya tidak dikenal.."Ujarnya seraya menggeser tombol hijau pada layar ponselnya.


"Halo,ini siapa??.."Tanyanya.


"Halo nona,saya Andre,asisten tuan muda..Anda diminta tuan muda untuk bersiap besok pagi karena nona dan tuan muda akan pergi untuk fitting gaun pengantin.." Suara bariton yang terdengar itu tidak lain adalah suara dari asisten pribadi Arga.


"Besok pagi??..Tapi..."Belum sempat Tiara menyelesaikan ucapannya,Andre malah sudah memotongnya.


"Tidak ada bantahan nona!!..Ini adalah perintah tuan muda,jadi nona harus mematuhinya!!..." Terdengar jelas jika Andre tengah memerintah Tiara.


"Baiklah,saya akan bersiap besok pagi.."Meski dengan cara apapun Tiara menolak,tetap saja perintah Arga lah yang akan terjadi.


Panggilan. itupun terputus,Tiara menghela nafasnya kasar seraya memasukkan kembali ponselnya kedalam tasnya.


"Mimpi apa aku semalam hingga aku harus berurusan dengan Andre si asisten menyebalkan itu,wajahnya memang tampan,tapi ekspresinya selalu datar dan membuatku takut saja..Dia dan tuan mudanya itu...Benar-benar dua makhluk yang menyebalkan.."Umpatnya seraya kembali duduk disamping Ayahnya.


*


*

__ADS_1


*


Arga kembali kemansionnya pada pukul 07:30.Hari ini,Arga memutuskan untuk memberitahukan Vina tentang rencananya untuk menikahi Tiara.Karena bagaimanapun juga,Vina berhak tau semua itu.


"Kau sudah pulang??..Aku akan buatkan Teh untukmu.."Vina menyambut kepulangan suaminya dengan penuh suka cita.Tak lupa juga untuk dirinya selalu menyiapkan minuman untuk sang suami selepas dia pulang dari bekerja.


Beberapa saat kemudian,Vina kembali dengan membawa secangkir teh hangat untuk suaminya.Sebenarnya Vina bisa menyuruh pelayan melakukannya,tapi jika menyangkut suaminya Vina selalu ingin melakukannya sendiri.


"Ini.."Vina meletakkan cangkir itu diatas meja tepat didepan Suaminya.


"Duduklah!!..Aku ingin bicara hal penting denganmu.."


Vina menurut,Dia langsung duduk tepat disamping suaminya.


"Katakan!!..Ada hal penting apa yang ingin kau bicarakan denganku??.."Tanyanya dengan senyum yang tak pernah pudar dari wajahnya.


"Aku akan menikah lagi.."Ujarnya terus terang.Arga memang orang yang tidak suka bertele-tele dalam berbicara,karena itulah dia selalu bicara pada intinya tanpa harus bertele-tele dulu.


"Aku tau kau pasti sangat terkejut..Tapi inilah kebenarannya,mungkin ini menyakitkan bagimu,tapi inilah resiko yang harus kau alami..Kau tau betul bahwa selama ini aku tidak pernah mencintaimu..Jadi aku harap kau bisa menerimanya.."Arga menatap wajah Vina lama,dia cukup tau bagaimana perasaan wanita itu,namun entah kenapa dia sama sekali tak merasa peduli sedikitpun.


Sakit,perih ,kecewa bercampur jadi satu.Kedua bola mata Vina pun sudah dipenuhi cairan bening yang sudah siap meluncur membasahi wajah cantiknya.


Mungkin selama ini Vina bisa menerima sikap dingin dan penolakan suaminya,namun tidak dengan penghianatan dan ketidaksetiaan.Vina benar-benar tidak bisa menerimanya,selama ini dia bertahan dengan segala sikap buruk Arga padanya hanyalah agar dia bisa merebut hati sang suami namun ternyata,perjuangannya selama tiga tahun menikah ternyata sia-sia saja.


"Tapi kenapa??..Apa aku tidak cukup cantik di matamu??Atau aku tidak cukup baik di matamu??..Aku sudah berjuang keras selama bertahun-tahun,aku menahan setiap rasa sakit karena sikapmu hanya demi satu mimpi agar suatu saat kau akan mencintaiku dan menjadikanmu sebagai wanita paling bahagia didunia..Tapi apa??..Hari ini kau kembali membawa kabar buruk untukku..Kenapa kau begitu tidak menghargai perasaanku??..Kenapa??.."Air mata Tiara mengalir dengan derasnya membasahi wajah cantik itu.


Arga hanya dia dengan wajah datarnya.Pandangannya beralih pada yang lain seakan mata itu enggan untuk menatap wanita yang sedang terisak itu."Bukankah dulu sudah kukatakan,aku tidak akan pernah bisa mencintaimu..Bagiku cinta itu hanyalah sebuah kebohongan,Dan aku tidak percaya semua itu..."Ujarnya tegas.

__ADS_1


"Jika kau tidak percaya cinta,lalu kenapa kau akan menikah lagi??..Jika bukan karena cinta,lalu apa alasan mu menikahi wanita itu??.."Vina semakin terisak,hatinya seakan hancur berkeping-keping karena rasa sakit yabg diberikan Arga padanya.


"Setiap yang kulakukan memiliki alasan,jadi kau tidak perlu banyak bertanya..Kau hanya perlu bersikap baik padanya!!..Dan jangan sampai kau berani berbuat macam-macam padanya!!.."Arga langsung bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan Vina yang masih terisak.


Vina mengepalkan tangannya kuat,rahangnya mengeras dengan mata yang menatap tajam."Aku tidak akan membiarkan wanita itu hidup bahagia diatas penderitaan ku..Lihat saja!!..Akan kubuat hidupnya sengasara hingga dia merasakan apa yang aku rasakan sekarang.."


Tanpa disadarinya,sejak tadi Andre berdiri tidak jauh darinya dan mendengarkan semua yang dia katakan.


"Aku tidak bisa membiarkan mu melakukan sesuatu yang akan membuat tuan muda semakin menjauhimu,karena jika sampai kau berbuat nekat dan menyakiti Nona Tiara maka Tuan muda tidak akan mengampunimu.."Guman Andre.Beginilah Andre setiap berhadapan dengan Vina dia selalu lemah,mungkin karena cintanya yang teramat besar untuk wanita itu.


Andre tau perasaan yang dirasakannya ini salah,namun apa boleh buat.Arga sama sekali tak menghargainya bahkan mencintainya,jadi apa salahnya jika Andre memberikan Vina sesuatu yang tidak dia dapatkan dari Suaminya sendiri??.


Arga menjatuhkan badannya diatas ranjang empuknya.Pikirannya sekarang sedang tertuju pada gadis yang sebentar lagi akan menikah dengannya.


"Sebenarnya kau tidak bersalah..Tapi sayang,kau malah memiliki hubungan dengan orang-orang yang aku benci..Jadi kau harus menanggung semua kesalahan mereka."Ujarnya dengan seringai yang menghiasi wajahnya.


"Sepertinya Papa harus tau kabar ini..Dan seharusnya dia datang dihari bahagaiaku itu.."


"Disaat pernikahanku itu tiba...Maka aku bisa membuktikan pada Papa bahwa aku sekarang sudah bisa berdiri sendiri,dan aku sudah tidak lagi ada dibawah kendali Papa..Mulai sekarang Papa tidak akan bisa lagi memerintah diriku sepeti dulu..."Seringai di wajah Arga memudar dan digantikan dengan tatapan tajammnya.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Jangan lupa like,komen and vote ya sayang!!..


Terima kasih


__ADS_2