Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Ketakutan Tiara


__ADS_3

Tubuh Tiara bergetar dibelakang Andre yang berdiri tepat didepannya.Wajahnya menunjukkan ketakutan yang teramat hebat kala melihat suaminya sendiri begitu lihai menghabisi orang-orang yang sebelumnya menculiknya.


"Tiara apa kau baik-baik saja??.."Dengan cepat Arga langsung menghampiri Tiara dan hendak memeluknya namun dengan cepat Tiara mendorong tubuhnya hingga mundur beberapa langkah.


"Menjauh dariku!!..Ka..kau menghabisi mereka semua,apa kau akan menghabisi aku juga??.."Ucapnya terbata-bata.


"Apa yang kau katakan??..Aku tidak mungkin melakukan itu padamu..Kau adalah istri ku dan aku melakukan semua ini untuk melindungimu..Aku tidak akan pernah melukaimu karena aku sangat mencintaimu.."Arga mencoba menjelaskan pada Tiara namun tampaknya wanita itu masih ketakutan.


"Lalu kenapa kau menghabisi mereka??..Kau bisa saja memanggil polisi tapi kau malah menghabisi mereka dengan sadis..Aku sangat takut..Apa kau sering melakukan ini??.."Seketika Tiara mendongak seraya menatap Arga kala dia mengucapkan pertanyaan itu.


Arga terdiam,ingin sekali dia menjawab bahwa dia memang sering melakukan nya tapi dia tau Tiara akan semakin takut padanya jika dia berkata Jujur.


"Tidak..."Jawabnya singkat.


Mendengar jawaban itu,Andre langsung menatap Arga yang kini sedang berdiri didepannya.


"Aku tidak percaya..Kau pasti berbohong.."Ujarnya..Pandangan Tiara kini beralih pada Andre.."Katakan padaku Kak!!..Apakah dia berkata jujur??..Apakah kakak tau rahasia apa yang dia sembunyikan dariku??..Jawab aku dengan jujur kak!!."Tiara menatap Andre dengan tatapan memohon dan hal itu membuat Andre memalingkan wajahnya.


"Lupakan semua ini!!..Sebaiknya kita pergi dari sini sekarang,tempat ini terlalu berbahaya untukmu..."Arga berusaha mengalihkan pembicaraan dan menarik tangan Tiara namun dengan cepat Tiara menghempaskannya.


"Aku tidak akan pergi dari sini sebelum aku mendapatkan jawaban dari pertanyaan ku"Ujarnya.


"Tiara jangan keras kepala!!..Apa yang dikatakan tuan muda benar,tempat ini sangat berbahaya,kita tidak tau apalagi yang akan terjadi setelah ini.."Bujuk Andre.


Tiara tersenyum miring seraya perlahan melangkah mundur menjauhi kedua pria didepannya.."Aku merasa kalian jauh lebih berbahaya daripada orang-orang itu..Aku tidak akan mengikuti kalian dan kalian juga jangan mengikuti aku!!.."Tiara berbalik dan segera berlari menjauh dari Arga dan juga Andre.


Arga mengusap wajahnya kasar seraya melempar senjatanya keras ketanah.


"Kau urus semua ini dan aku akan mengurus Tiara!!.."Titahnya yang kemudian diangguki oleh Andre.


Arga segera masuk kedalam mobilnya dan melajukannya mengejar Tiara yang sudah semakin menjauh.


Dengan sekuat tenaga,Tiara mencoba berlari seraya memegangi perutnya yang sudah membesar.

__ADS_1


Sedangkan dibelakangnya ada mobil Arga yang sudah mendekat kearahnya.


"Tiara berhenti!!.."Titah Arga namun Tiara tidak memperdulikan nya dan malah terus berlari.


Arga yang semakin kesal pun akhirnya menghadang jalan Tiara dengan mobilnya.Turun dari mobil,Arga segera menghampiri dan memegang tangan Tiara dengan keras.


"Ikut denganku dan jangan keras kepala!!.."Titahnya seraya menarik tangan Tiara dan membawanya masuk kedalam mobil.


Meski kesal,Tiara akhirnya memilih untuk menuruti keinginan Arga karena dia tau dia tidak akan bisa menang melawan Arga.


Setelah masuk kedalam mobil,Arga langsung melajukan mobilnya membelah keheningan malam menuju ke suatu tempat yang cukup jauh dari kota.


"Kita akan kemana??.."Tanya Tiara.


"Kau akan tau nanti.."Jawabnya tanpa menoleh sama sekali.


Beberapa saat kemudian,mobil mereka sampai kedepan sebuah bangunan yang cukup mewah.


"Ini Rumah siapa??.."


"Rumah ini milikku dan mulai sekarang kau akan tinggal disini.."Jawab Arga.


"Aku tidak mau, aku bisa tinggal dimana saja tapi tidak disini..Tempat ini sangat terpencil dan tidak ada Rumah lain disini..Apa kau berniat membuang aku disini??.."Kesal Tiara.


"Dengarkan aku baik-baik!!..Tempat ini memang terpencil tapi ini adalah tempat paling aman untuk kamu sekarang ini,tidak banyak yang tau tentang tempat ini..Hanya aku dan Andre yang tau tempat ini dan kamu tidak perlu khawatir..Aku tidak mungkin membuang kamu..Kamu adalah orang yang sangat penting untuk aku jadi aku mohon percaya sama aku.."Arga memegang kedua pundak Tiara dan menatap matanya.


Tiara mencoba mencari kebohongan dikedua mata Arga namun sayang yang dia lihat hanyalah ketulusan dan Tiara yakin Arga tidak berbohong padanya.


"Aku akan menempatkan pengawal disekeliling Rumah ini dan aku juga akan sering menemuimu jadi kau tidak perlu khawatir..Jika aku tidak bisa datang maka aku akan mengirim Andre kemari..Kau juga tidak perlu khawatir,semua kebutuhan mu sudah aku siapkan jadi kau tidak perlu khawatir lagi.."Arga menarik Tiara kedalam pelukannya dan menciumi puncak kepala istrinya itu.


"Kenapa kamu masih bersikap baik sedangkan hubungan kita ini sudah berakhir??..Apa kamu lupa??..Sebelum aku pergi dari Mansion kita sudah sepakat untuk memutuskan hubungan diantara kita??.."Setetes air mata kembali jatuh membasahi wajah Tiara yang kini sedang berada dalam pelukan Arga.


Melepaskan pelukannya,Arga kembali memegang kedua pundak Tiara.."Kata siapa??.. Aku tidak pernah setuju untuk itu..Lagipula waktu itu aku hanya berpura-pura..Aku tidak mungkin melepaskan kamu begitu saja karena kamu adalah sosok wanita yang sudah berhasil merebut hatiku jadi kau tidak akan bisa lepas dengan mudah dariku apalagi didalam sini ada buah cinta kita yang sedang tumbuh dan berkembang.."Arga mengusap pelan perut Tiara yang sudah nampak mulai membesar.

__ADS_1


Entah kenapa mendengar kata-kata Arga membuat Tiara merasa begitu senang,namun tetap saja,Tiara tidak bisa begitu saja percaya lagi apalagi setelah melihat kejadian mengerikan hari ini,hal itu membuat Tiara berpikir jika suaminya itu sangat misterius.


"Masuklah!!..Aku akan menemuimu lagi besok.."Ujar Arga.Tanpa berkata apapun lagi,Tiara langsung melangkah masuk kedalam Rumah dengan diikuti tatapan Arga.


Setelah Tiara menghilang dibalik pintu,barulah Arga masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan tempat tersebut.


***


Dimansion,tampak Vina yang sedang marah membanting semua barang yang ada di kamarnya.


"Sial...Kenapa dia selalu lolos dari Kematian??..Apa wanita itu punya sembilan nyawa hingga semua usahaku untuk menghabisinya selalu gagal??"Teriaknya kesal.


"Aku sangat membenci kamu Tiara..Kamu sudah merebut Arga dari aku,dan aku tidak akan berhenti sampai kamu menghilang dari dunia ini.. Kemanapun Arga membawa dan menyembunyikan kamu aku pasti bisa menemukan kamu..Kita lihat saja nanti.."Vina tersenyum miring.Pikirannya kini kembali dipenuhi rencana Jahat yang akan dia lakukan untuk menyakiti Tiara.


.


.


.


BERSAMBUNG


Halo para readers,maaf ya baru bisa up lagi, sebenarnya Author agak sedikit kesal dengan salah satu komentar yang menurut Author itu kasar banget.Tapi Author akan berusaha maklum karena disetiap usaha pasti ada yang mendukung dan ada juga yang menjatuhkan.


Jadi buat kalian yang mendukung dan menyukai karya Author ini terima kasih banyak,Author sangat bersyukur karena kalian mau mendungkung karya Author yang receh ini.


Jangan lupa mampir juga dikarya Author yang kedua ya


'Terjebak cinta sang mafia'


Terima kasih


Jangan lupa like,komen and vote!!

__ADS_1


__ADS_2