Derita Istri Kedua

Derita Istri Kedua
Bertemu Alya


__ADS_3

Setelah mendapat izin dari Arga untuk keluar,perasaan Tiara mulai terasa tenang karena setelah semua masalah yang terjadi dalam hidupnya ini adalah pertama kalinya dia bisa pergi menenangkan pikiran dan hatinya.


"Silahkan Nona..."Ujar Leon seraya membukakan pintu mobil untuk Tiara.


"Terima kasih.."Tiara masuk kedalam mobil kemudian disusul oleh Leon yang juga masuk dan duduk dikursi pengemudi.


Setelah masuk kedalam mobil,Leon langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobilnya keluar dari pekarangan Mansion.


Selama perjalanan,hanya ada keheningan didalam mobil tersebut,Tiara fokus melihat keluar jendela sedangkan Leon sibuk menyetir.


Beberapa saat kemudian,Mobil yang dikendarai Leon berbelok masuk kedalam parkiran khusus didepan Mall yang tidak lain adalah milik Arga Dirgantara suami Tiara.


Setelah memarkirkan mobilnya,Leon kemudian turun lalu beralih kepintu belakang dan membukakan pintu untuk Tiara.


"Silahkan Nona..."Ujar Leon.


"Terima kasih...Sebenarnya kau tidak perlu seperti ini..Aku bisa kok membuka pintu mobil sendiri."Bukan apa-apa,tapi Tiara merasa sedikit aneh jika diperlakukan seperti itu.


"Ini sudah menjadi tugas saya Nona..."Jawan Leon.


"Sayang..."Leon dan Tiara langsung menoleh saat mendengar suara seorang wanita yang langsung menghampiri dan memeluk Leon.


"Dia siapa??..."Tanya Tiara yang tidak mengenal siapa wanita itu.


"Kenalkan Nona,dia istri saya Alya..."Alya dengan senyum diwajahnya langsung mengulurkan tangan kearah Tiara.


"Aku Tiara..."Tiara meraih tangan Alya dan mereka pun berjabat tangan.


"Aku tidak tau kalau ternyata kamu itu sudah menikah,dan istri kamu ini cantik sekali.."Puji Tiara seraya melepaskan tangan mereka.


"Jangan memujiku seperti itu,karena aku tidak lebih baik darimu...Kau itu lebih cantik dariku.. "Alya balas memuji Tiara.


Sedangkan Leon yang melihat kedua wanita itu yang sudah akrab hanya bisa tersenyum karena selama ini istrinya susah sekali untuk bisa akrab dengan orang baru tapi dengan Tiara dia langsung akrab seperti orang yang sudah lama kenal.


"Tapi Alya,apa yang sedang kau lakukan disini??.."Tanya Leon.

__ADS_1


"Sebenarnya aku kesini karena ingin membeli beberapa pakaian untukku,tapi tadi aku tidak sengaja melihatmu jadi aku langsung samperin kamu saja..."Alya menjawab seraya bergelanyut manja dilengan suaminya.


"Lepaskan Alya!!...Disini sedang ditempat umum..Malu diliatin orang apalagi ada nona Tiara disini..."Tegur Leon.


"Loh memangnya kenapa sih??..Kita ini kan suami istri,jadi tidak ada salahnya kan...Apalagi aku yakin Tiara pasti tidak keberatan kan??.."


"Sama sekali tidak..Kalian itu berhak bermesraan karena kalian itukan pasangan yang sah jadi wajah saja..."Jawab Tiara.


"Pantas saja ya...Riko sampai sebegitunya tidak rela kehilangan kamu,ternyata kamu itu selain cantik juga sangat baik..Tuan muda sangat beruntung bisa memiliki istri sepertimu..."Alya melepaskan suaminya dan beralih memegang tangan Tiara.


"Tidak juga...Lagipula aku merasa tidak beruntung...Aku ini hanyalah orang ketiga dalam hubungan Tuan muda dengan Vina...Aku ini seharusnya tidak ada diantara mereka..."Seketika raut wajah Tiara berubah sedih dan Alya yang menyadarinya langsung memeluknya.


"Jangan bicara seperti itu!!..Aku yakin,suatu saat nanti tuan muda akan mencintaimu dengan tulus sama seperti dia mencintai istri pertamanya..."Alya melepaskan pelukannya seraya menggenggam erat tangan Tiara.


"Yasudahlah,daripada kita sedih-sedihan disini lebih baik kalau kita masuk saja.."Alya dengan senangnya langsung menggandeng tangan Tiara masuk kedalam Mall,sedangkan Leon hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah istrinya yang sangat bar-bar.


Sesampainya didalam Mall.Alya dan Tiara langsung berkeliling mencari barang-barang yang mereka butuhkan namun yang membuat Leon heran,belanjaan istrinya malah jauh lebih banyak daripada milik Tiara.


Saat sedang asyik berjalan,tiba-tiba terdengar suara ponsel Leon berdering.Dengan cepat Leon langsung menjawab telefon tersebut.


"Alya,sepertinya ini sudah sangat lama...Sepertinya aku harus pulang sekarang...Aku takut tuan muda marah jika aku pergi terlalu lama..."Wajah Tiara sudah berubah panik saat menyadari jika waktu yang dia habiskan untuk berbelanja sudah terlalu lama.


"Maaf Nona...Tapi tuan muda meminta Nona untuk segera kembali..."Tiba-tiba Leon menghampiri mereka dan mengajaknya untuk pulang.


"Baiklah...Tapi sebelumnya kita antar Alya pulang terlebih dahulu...Bahaya kalau dia pulang sendiri..."Tiara mengusulkan untuk mengantarkan Alya pulang sebelum mereka kembali Kemansion.


"Tapi Nona...Tuan muda sudah meminta kita untuk segera pulang,dan saya yakin jika Alya pasti bisa pulang sendiri..."Jawab Leon.


"Tapi..."Belum sempat Tiara melanjutkan ucapannya,Alya sudah menyelanya lebih dulu.


"Nggak apa-apa kok...Aku sudah biasa pergi sendiri...Kamu nggak perlu khawatir aku pasti akan baik-baik saja..."Alya berusaha menyakinkan Tiara.


"Kamu yakin??.."Tanyanya memastikan.


Alya langsung mengangguk seraya tersenyum kearah Tiara.

__ADS_1


***


Sesampainya diparkiran Mall.Tiara yang hendak masuk kedalam mobil tiba-tiba berhenti saat mendengar suara orang menyebut namanya dan seiring dengan itu,tiba-tiba terdengar suara kebisingan dan juga kerumunan orang-orang yang entah sedang mengerumuni apa.


"Ada apa itu??...Kenapa disana sangat ramai??.."Tanya Tiara.


"Sepertinya terjadi kecelakaan Nona...Tapi sebaiknya kita pulang sekarang Nona...Tuan muda sudah menunggu Nona Di Mansion..."Ujar Leon.


Meski penasaran,Tiara tetap masuk kedalam mobil yang kemudian disusul oleh Leon yang juga masuk kedalam mobil.


"Kasihan ya korban kecelakaan itu...Sepertinya dia sedang mengejar seseorang tadi tapi dia malah kecelakaan...Dan yang lebih menyedihkan dia sedang membawa kotak kado gitu..."Samar-samar Tiara mendengar pembicaraan orang-orang itu.Namun entah kenapa,tiba-tiba ada perasaan aneh yang membuat Tiara merasa gelisah.


"Ayah..."Tiba-tiba saja dari mulutnya terucap kata Ayah secara tidak sengaja.


Akhirnya tanpa berpikir lagi,Tiara langsung turun dari mobil dan membuat Leon terkejut.


"Berhenti Nona!!...Anda mau kemana??.."Teriak Leon yang ikut turun dari Mobil dan mengejar Tiara.


Tiara sama sekali tak menghiraukan teriakan Leon dan langsung menerobos kerumunan orang-orang tersebut.


Seketika wajah Tiara langsung berubah pucat,badannya melemas dangan mulut yang sedikit menganga saat melihat siapa korban kecelakaan tersebut.


"A..ayah...."Tiara jatuh berlutut tepat disamping tubuh pria yang tengah berlumuran darah yang tak lain adalah Arman Ayah Tiara.


"Ayah...Ayah kenapa??...Ayo bangun Ayah!!..Jangan buat Tiara takut,bangun Ayah!!..Tiara udah maafin Ayah,tapi Ayah jangan seperti ini,Tiara takut Ayah...Ayah tolong bangun Ayah...."Mata Tiara sudah mengeluarkan banyak air mata seraya tangannya terus menggoyangkan tubuh Ayahnya.


Nampak Arman yang masih sedikit sadar itu tersenyum kearah Tiara seraya menyodorkan sebuah kotak yang sudah dihias dengan indah.


"Happy birthday Tiara...Ayah nggak terlambat kan mengucapkannya??...Hadiah ini Ayah siapkan khusus untuk puteri Ayah yang berulang tahun..Semoga kamu suka sama hadiah itu...Ayah sayang banget sama kamu nak..."Setelah mengucapkan kata-kata itu tangan Arman langsung terjatuh dari genggaman Tiara dan Arman pun akhirnya menutup matanya.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


Jangan lupa Like,komen and Vote!!


__ADS_2