Desain Cinta Kyra

Desain Cinta Kyra
Masa SMP Kyra


__ADS_3

Tidak lama Riana berada di restoran kekasihnya, hanya satu jam. Dan itu pun banyak mereka habiskan dengan diam. Dia langsung kembali lagi ke rumah sakit ketika mendapat telepon dari suster yang berjaga.


Dewa sudah menawarkan diri untuk mengantar Riana pergi ke rumah, namun wanita itu menolak dengan alasan ia tidak mau membuat kekasihnya tersebut repot. Hal yang jarang dilakukan oleh wanita yang masih berstatus kekasih Dewa tersebut.


"Kok aneh sih, Kak. Barusan juga pas aku telepon dia nggak jawab," ujar Kyra.


Iya, beberapa saat setelah Riana pergi dari restoran milik Dewa. Kyra mendatangi Dewa, suaminya. Awalnya ia hanya ingin membicarakan soal undngan makan malam dari mertuanya nanti. Namun setelah mendengar cerita Dewa tentang Ariana, mau tak mau mereka pun harus membicarakan tentang sahabat sekaligus kekasih dari suaminya tersebut.


"Kakak tahu nggak hal apa yang membuat Riana tiba-tiba seperti itu?" jawab Kyra sambil berdiri di dekat jendela yang terbuat dari kaca dengan tatapan lurus ke depan.


"Entahlah," jawab Dewa.


"Apa sebelum pergi dia mengatakan sesuatu sama Kakak?" tanya Kyra lagi.


"Dia tidak mengatakan hal apa pun." Dewa bangun dari kursinya dan berjalan menghampiri Sang Istri.


"Ra, kenapa kita harus menyembunyikan status kita ini dari dia?" tanya Dewa, dia memeluk Kyra dari belakang.


"Aku kan sudah jelaskan sama Kakak alasannya."

__ADS_1


"Tapi, Ra, aku rasa semakin kita menunda-menunda memberi tahu tentang kebenaran itu, justru akan membuat Ariana semakin terluka. Apa lagi jika dia tahu dari orang lain dan bukan dari kita," ujar Dewa.


Lelaki yang memiliki wajah rupawan itu menyandarkan kepala di bahu Kyra. Kyra juga paham akan itu. Tapi, jika mengakui hal itu sekarang berarti ia harus bersiap kehilangan sahabatnya tersebut. Karena tidak mungkin, Ariana akan memaafkan perbuatannya.


Kyra takut hal itu akan mempengaruhi persiapan mereka dalam mengikuti kompetisi yang akan berlangsung 2 bulan lagi di Paris. Mengikuti kompetisi desain di Paria sudah menjadi tujuan mereka sedari awal karena mereka yakin desainer mana pun yang mengikuti ajang itu karya-karyanya akan dilirik di pasar internasional.


Kyra dan Arian sudah membayangkan jika desain mereka dengan logo The Bestfriend akan dipakai oleh model top dunia dan tembus pasar internasional.


Iya, tema rancangan keduanya adalah persahabatan. Karena keduanya berharap mereka akan menjadi sahabat selamanya. Tapi, akan kah persahabatan mereka itu akan tetap langgeng jika Riana tahu bahwa Kyra telah menikah dengan kekasih pujaannya? Entahlah. Hingga detik ini Kyra tidak mampu untuk membayangkan hal tersebut.


"Aku takut, Kak," ujar Kyra.


"Aku takut kehilangan dia, Kak. Aku takut kehilangan sahabatku. Kakak tahu kan kalau aku adalah orang yang sulit bergaul dengan orang asing? Dia adalah satu-satunya teman yang kumiliki sejak SMP," jelas Kyra.


"Sebenarnya itu juga yang menjadi tanda tanya besarku dari dulu. Aku ingat dulu sebelum berteman dengan Riana, kamu bisa membuka diri dan bergaul dengan siapa pun. Tapi, kenapa justru setelah kamu jadi sahabatnya kamu malah sulit bergaul dengan orang lain?"


Sejak dulu Dewa selalu memperhatikan setiap hal yang berhubungan dengan wanita yang sekarang sudah sah menjadi istrinya tersebut. Dia begitu tahu bagaimana sifat Kyra yang begitu humble dan bisa membaur dengan siapa pun. Tetapi semua berubah ketika ia bertemu dengan Ariana dan bersahabat dengannya. Kyra menjadi sosok yang tertutup dan hanya berteman dengan orang-orang yang direkomendasikan oleh Ariana.


"Aku takut dibully lagi."

__ADS_1


"Maksudnya?" Dewa memutar tubuh Kyra agar menghadap ke arahnya.


"Dulu aku pernah berteman dengan orang lain. Tapi, ternyata mereka menggunjingku di belakang. Selain itu tanpa sebab yang jelas, mereka tiba-tiba membenciku dan memprovokasi teman-teman yang lain untuk ikut membenciku. Mereka bahkan menyebarkan isu kalau aku ini kang ngutil, suka menusuk orang daru belakang. Padahal semua itu tidak benar. Mereka selalu bilang kalau aku selalu mengikuti gaya Riana, padahal kami memang janjian untuk menggunakan gaya yang sama. Tapi, untungnya, Riana tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Dia tetap mau menjadi teman baikku sampai sekarang," jelas Kyra panjang lebar.


Untuk masalah yang satu ini, Dewa memang tidak mendengarnya, mungkin kejadian tersebut terjadi setelah dia lulus.


"Pasti sangat berat bagimu untuk melaluinya?"


Kyra mengangguk. "Tapi, tidak terlalu berat karena ada Riana," jawabnya.


"Dan sekarang ada aku juga. Aku janji sampai kapan pun, aku tidak akan pernah meninggalkanmu." ucap Dewa sambil menatap kedua bola mata istrinya dalam.


"Iya, ada Kakak juga."


Dewa langsung menarik tubuh istrinya tersebut ke dalam dekapan. Mengecup pucuk kepalanya bertubi-tubi.


"Aku mencintai Kyra. Aku tidak akan membiarkan siapa pun melukaimu lagi. Aku akan berusaha keras menjaga hatimu agar tidak terluka."


Kyra mendongak dan tersenyum. "Aku percaya padamu, Kak."

__ADS_1


Dewa sedikit menundukkan kepala agar bisa mengecup bibir mungil berwarna pink milik istrinya tersebut. Tidak ada suara yang keluar dari mulut keduanya, yang ada hanya perasaan sayang yang mereka salurkan melalui pergerakan bibir keduanya.


__ADS_2