Desain Cinta Kyra

Desain Cinta Kyra
Kamu tetap satu-satunya wanita yang aku cintai


__ADS_3

Dewa berjalan ke arah salah satu lemari yang ada di dalam kamarnya. Dia kemudian membuka lemari tersebut dan mengambil selembar foto dari dalam laci. Foto itu adalah foto seorang gadis yang sedang memberikan bunga matahari kepada anak kecil yang sedang menangis.


Dewa ingat bagaimana pertemuan tidak sengaja itu langsung membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada seorang Kyra. Tutur bahasanya yang lembut dengan tatapan mata yang meneduhkan itu selalu membuatnya semakin kagum dengan sosoknya, terlebih gadis dengan latar belakang keluarga yang cukup berada itu tidak pernah membeda-bedakan dalam pergaulannya. Hingga akhirnya keduanya didekatkan saat sekolah mereka sedang mengadakan event perlombaan mendesain baju. Saat itu Dewa yang merupakan anggota OSIS diminta oleh guru untuk membantu Kyra dan yang lainnya dalam menyelenggarakan event tersebut. Dan dari situlah hubungan mereka semakin dekat. Hingga pada suatu hari, Dewa memutuskan untuk menyatakan perasaan dia kepada Kyra melalui surat. Sayangnya sebuah insiden tak terduga terjadi. Surat yang seharusnya berada di tangan Kyra malah jatuh ke tangan Ariana dan membuat semua rencananya gagal. Dan sejak saat itu, Dewa terpaksa berpura-pura mencintai sahabat dari Kyra tersebut dan menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya kepada Kyra. Terlebih ketika Kyra mengatakan akan membenci siapa pun yang berani menyakiti sahabatnya itu.


Tadinya Dewa pikir dengan tetap menyembunyikan perasaannya kepada Kyra dan tetap menjalin hubungan dengan Riana akan membuat perasaannya kepada cinta pertamanya tersebut kian terkikis. Sayangnya yang terjadi justru sebaliknya. Kepribadian Kyra justru membuatnya jatuh cinta lagi dan lagi.


Tetapi takdir justru berkata lain, ternyata kakek Dewa dan Kyra bersahabat dan sudah menjodohkan cucu mereka sebelum meninggal.


Satu sisi Dewa bahagia karena akhirnya ia bisa menikah dengan wanita yang selama ini ia cintai. Tetapi di sisi lain, ia juga merasa bersalah kepada Ariana karena sudah mempermainkan perasaan wanita itu.


"Kamu sangat cantik, Ra. Dari dulu sampai sekarang kamu tidak pernah berubah. Kamu tetap menjadi satu-satunya wanita yang aku cintai," ungkap Dewa sambil mengusap foto tersebut dengan lembut.

__ADS_1


Iya, foto itu adalah foto Kyra. Saat itu, Dewa yang sedang bolos dari jam mata pelajaran pertama tanpa sengaja melihat seorang perempuan sedang membujuk anak kecil yang sedang menangis. Kyra yang saat itu sedang membawa bunga matahari di tangan langsung memberikan bunga itu kepada anak kecil yang sedang menangis tadi. Saat itulah Dewa diam-diam mengambil gambar mereka, dia ikut tersenyum ketika akhirnya anak kecil itu berhenti menangis.


Dewa terhenyak dari lamunan ketika ada panggilan masuk di ponsel miliknya dan itu dari Riana.


Dewa pun menekan tombol hijau di layar ponsel tersebut.


"Iya, Ri. Ada apa?" tanya Dewa kepada wanita yang masih menjadi kekasihnya tersebut.


"Kak, barusan aku ke rumah Kyra kata art-nya Kyra kemarin pulang kampung karena menikah."


"Terus?"

__ADS_1


"Aku cuma penasaran kenapa Kyra merahasiakan pernikahannya dari aku ya," jawab Ariana. "Kakak tahu nggak kira-kira Kyra nikah dengan siapa?"


Gleg. Dewa menelan ludahnya dengan bersusah payah. Bukan dia tidak mau jujur terhadap Riana. Tetapi, dia sudah berjanji kepada Kyra untuk menyembunyikan status pernikahannya dari Riana sampai selesai kompetisi.


"Kak Dewa, kok diem?" panggil Riana lagi ketika tidak ada jawaban dari kekasihnya.


"Apa sebaiknya aku jujur sama Riana sekarang ya?" pikir Dewa.


"Kak Dewa," panggil Riana lagi.


"Ri, ada sesuatu yang harus aku katakan sama kamu," ucap Dewa dengan berhati-hati.

__ADS_1


"Tentang apa? Jangan-jangan Kak Dewa sudah tahu dengan siapa Kyra nikah," tebak Ariana.


"Ri, sebenarnya.... "


__ADS_2