Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Kesandung


__ADS_3

"Kayaknya sih terus pulang, kenapa memangnya?" Jawab Nara


"Nonton yuk, kayaknya lagi ada film bagus di bioskop nih" Ucap Widi sambil memperlihatkan HP nya ke Nara untuk melihat jadwal film yang sedang tayang di bioskop


"mmmm gimana yah?" Jawab Nara sambil mikir


Sebenarnya Nara bingung antara ingin menerima ajakannya atau menolaknya, dan engga enak juga kalau sampai Fira dan Dian tau Dia jalan berdua sama Widi, tapi di sisi lain juga dia ingin mencoba mengenal dan berteman lebih dekat dengan Widi meski ada rasa takut kalau lama-lama muncul perasaan lebih dari sekedar teman ke Widi, takut kalau perasaannya tak terbalas seperti perasaan Dia ke Niko, Nara juga tipe orang yang sangat selektif dalam hal apapun itulah sebabnya selama ini Dia menutup hati untuk siapapun, sama halnya dengan Widi dulu dia pernah menjalin sebuah hubungan namun dia merasakan pahitnya di khianati oleh sang kekasih, itulah sebabnya sampai saat ini dia belum mau pacaran lagi bisa di bilang masih trauma


akhirnya Narapun menerima ajakan Widi dan merasa bodo amat sama Fira dan Dian kalau sampai mereka tahu, toh mereka juga sudah punya kekasih masing-masing.


sambil menunggu pesanan somay datang, Nara berniat untuk pergi ke kamar mandi namun saat akan beranjak tiba-tiba dia kesandung batu dan membuatnya hampir terjatuh namun dengan sigap Widi terus menangkapnya, kini wajah Nara dan Widipun saling berdekatan satu sama lain dan membuat jantung Nara berdetak lebih kencang sambil memandang wajah Widi begitupun sebaliknya Widi juga merasakan detang jantungnya seakan berdetak kencang seperti genderang yang mau perang**duh.duh jangan-jangan mereka😂


"MashaAllah cantik sekali Nara, hidungnya mancung, bibirnya seksi, aroma parfumnya begitu menggoda pantas semua laki-laki mengejar-ngejar dia, ingin rasanya ku gigit bibirnya yang seksi itu (ucap Widi dalam hati)"

__ADS_1


Narapun tersadar kalau dia ada di pelukan Widi dan kemudian melepaskannya dan seketika itu pula membuyarkan lamunan Widi


"mmmmmm aku ke kamar mandi dulu ya" ucap Nara dengan suara dan perasaan gugup, malu-malu dan salah tingkah


di jalan pun Nara senyum-senyum sendiri membayangkan adegan tadi, kalau di lihat-lihat ternyata Widi memang ganteng juga yah, duh amit-amit ngapain sih Ra kamu mikirin cowo cuek yang engga penting itu


sebenarnya selama ini Widi memang jadi semakin perhatian ke Nara meski perhatiannya hanya di tunjukan kalau mereka sedang berdua atau sekedar lewat chat, kalau di depan teman-teman sekelas atau kalau di sekolah sikap Widi terhadap Nara terlihat biasa saja cuek dan terkadang menyebalkan, namun meski Widi di rasa memiliki perhatian lebih dari sebelum dia mengenalnya Nara belum yakin kalau semua ini perasaan cinta apalagi mereka baru saling mengenal masih terlalu dini untuk mengatakan kalau ini perasaan cinta, biarkan waktu yang menjawab semuanya dan semua berjalan mengikuti arus air yang mengalir dan apa adanya, Toh kalau memang Widi adalah Sang Pemilik Hati Nara dia engga akan kemana-mana.


setelah selesai dari kamar mandi Nara kembali ke Widi dan di sana Widi sudah asik makan somay dan bahkan sudah mau habis


"Iya bos" Ucap Nara sambil menatap wajah Widi


"woy ngapain?mukaku ganteng yah?" Ledek Widi saat melihat Nara menatap ke arah wajahnya

__ADS_1


"Idihhhhh PD banget"😎Ucap Nara


"Mau dong di suapin dari tuan putri" mulai keluar manjanya Widi


"apahhhh?Jawab Nara sambil melotot kemudian menyendok somay miliknya namun saat hendak memakannya tiba-tiba tangan Widi meraih tangan Nara dan memasukkan sendok yang berisi somay ke mulutnya sementara piring Widi sudah bersih


"ishhhhhh, engga di kasih makan apa kamu sama Ibumu?udah habis sepiring masih kurang" Ledek Nara


"makan dari tangan orang lain lebih nikmat" Ucap Widi


"Gombal" Jawab Nara


"Kita jadi nonton kan?" Tanya Widi

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2