Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Kecelakaan


__ADS_3

Setelah hari itu pun hubungan Widi dan Nara semakin dekat meski belum ada status "pacaran" bahkan sebentar lagi pun mereka lulus SMA, kemudian juga terdengar kabar kalau Niko sudah putus dari Intan, karena Niko mengetahui kalau Intan selingkuh dan dia melihat dengan mata kepalanya sendiri, sedih, marah dan kecewa sudah pasti ada saat mengetahui Intan berselingkuh padahal selama ini dia amat sangat menyayangi kekasihnya tersebut tetapi apa balasannya, Niko pun kini berstatus jomblo dan semenjak dia komunikasi lagi dengan Nara kini setelah putus dari Intan Niko pun semakin sering menghubungi Nara dan semakin perhatian terhadap Nara meski hanya lewat ponsel karena kini Niko sedang berada di daerah Yogyakarta untuk kuliah sementara Nara masih berada di Kotanya yang berada jauh dari wilayah Yogyakarta, sore hari setelah selesai kuliah Niko pun berencana untuk mudik ke kampung halaman karena Hari Esok (Minggu) adalah hari ulang tahun Nara yang ke 17 dan Niko berniat untuk memberikannya kejutan namun di perjalanan yang tidak jauh dari rumahnya dia mengalami kecelakaan.


"brakkkkkk" terdengar suara motor yang terpental akibat bersenggolan dengan pengendara motor yang lain dan salah satu dari pengendara motor tersebut adalah Niko, tak lama berselang Niko pun segera di larikan ke Rumah sakit terdekat oleh orang-orang sekitar, waktu menunjukan pukul 23.00 WIB kala itu, orang tua Niko yang di beri kabar anak satu-satunya mengalamu kecelakaan langsung terduduk lemas tidak berdaya, saat itu juga mereka langsung pergi ke rumah sakit, di lihatnya tubuh anaknya yang masih bersimpah darah, kondisinya saat itu tidak terlalu parah hanya saja kaki sebelah kiri tulangnya ada yang patah dan harus di pasang pen, karena hari minggu dokter libur, tindakan pemasangan pen pun akan di lakukan hari berikutnya (hari senin),


Nara pun mendengar berita kecelakaan Niko dan paginya dia bergegas untuk menjenguk Niko ke rumah sakit mengendarai motornya.


sesampainya di rumah sakit dia pun langsung menuju ke kamar perawatan dan mencari ruangan Niko saat itu hanya ibunya yang sedang berada di ruangan karena ayahnya sedang pulang.

__ADS_1


Saat melihat kondisi Niko yang terbaring lemah Nara pun langsung menitikan air mata, ya pria yang selama ini dia cintai terbaring lemah tak berdaya dan ada di hadapanya, wajahnya terlihat pucat, rambutnya sedikit gondrong dan tubuhnya terlihat makin kurus mungkin karena selama di Jogja dia pola makannya tidak teratur (biasa lah anak kost hehehe), Narapun sudah lama tak bertemu Niko


"permisi" Ucap seorang perawat sambil membuka pintu


"Bu mohon maaf ini ada obat buat mas Niko yang harus di tebus, ibu bisa menebusnya ke ruang farmasi ya bu, mas Niko jangan lupa nanti obatnya di minum ya" Ucap Perawat


"Ra, Selamat Ulang Tahun Ya, hanya doa terbaik yang bisa aku berikan untukmu" Ucap Niko

__ADS_1


kemudian Niko berniat untuk mengambil hadiah yang telah ia siapkan sejak dari jogja, hadiah tersebut ada di tas yang berada di sebelah ranjang namun ia kesulitan untuk mengambilnya dan hampir terjatuh Nara pun dengan cepat menangkapnya dan kini wajah mereka pun saling berhadapan dan Niko ada di pelukan Nara, jantung Nara pun semakin berdegup kencang dan tak beraturan.


"kamu mau ngapain sih?masih sakit juga" Ucap Nara sambil merapikan Niko kembali ke tempat tidurnya


"Ra, tolong ambilkan tasku" Jawab Niko dan kemudian Nara pun mengambilkannya kemudian di berikan pada Niko, Tiba-tiba Niko menarik tangan Nara dan menggenggamnya erat-erat hingga membuat Nara salah tingkah dan malu-malu


"Ra, ada yang mau aku omongin" Ucap Niko sambil memandang wajah Nara

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2