
Dan ternyata motor itu adalah Widi, dia sedari tadi mengikuti Nara karena dia khawatir itulah kebiasaannya semenjak Nara membawa kendaraan sendiri ke sekolah dia suka merasa cemas takut terjadi apa-apa pada Nara jadi tanpa sepengetahuan Nara dia suka mengikutinya dari belakang untuk memastikan Nara baik-baik saja sampai rumah.
"Widi, kamu ngapain di sini?masih pakai seragam sekolah juga?kamu ngikutin aku?" Tanya Nara heran
namun widi sibuk mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ternyata itu adalah makanan,
"Kamu makan dulu, belum makan kan?" Ucap Widi namun Nara tidak menjawab dia hanya bengong, Widi pun kemudian membuka makanan dan hendak menyuapi Nara namun Nara menolak,
"biar aku makan sendiri" Ucap nara sambil mengambil box nasi ter sebut,
"Widi, kenapa harus kamu orangnya?" Ucap Nara dalam hati, karena Nara sangat lapar tidak butuh waktu lama makanan pun telah habis, hujan sudah mulai reda kala itu dan Nara berniat untuk terus pulang.
"Lain kali kalau mau kemana-mana makan dulu, kamu harus jaga kesehatan, kita sebentar lagi Ujian Nasional, aku engga mau sahabat baikku jatuh sakit" Ucap Widi
"Terimakasih untuk segalanya ya wid, Maafkan aku"
__ADS_1
Nara pun hanya tersenyum dan kemudian bergegas pulang sebelum hujan turun kembali.
Hari demi hari di lalui, Niko pun telah pulang dari rumah sakit namun dia harus istirahat dulu di rumah belum di ijinkan untuk aktivitas.
Sementara itu Nara telah memilih Niko untuk menjadi kekasihnya karena dia tak tega melihat kondisi Niko yang seperti itu.
"Sayang semangat sekolahnya yah, Muach😘?" Isi Chat Niko pada Nara, ini pertama kalinya Niko ngechat Nara setelah menjadi sepasang kekasih, yang dulunya sahabat, yang dulunya teman curhat, kini mereka menjadi sepasang kekasih bak remaja yang sedang kasmaran.
"Iya sayank, kamu juga ya jangan lupa makan dan istirahat, bagaimana sudah mendingan belum?insyaAllah nanti pulang sekolah aku main ke rumah" Ucap Nara
"Iya sayank, Love you too, Muach😘"
Pulang sekolah pun Nara bergegas untuk menuju ke rumah Niko namun sebelumnya dia mampir dulu membeli buah untuk di bawa ke rumah Niko sesampainya di rumah Niko, ada ibunya yang sedang menjaga toko, ayah Niko sedang bekerja sementara Niko ada di ruang TV sedang menonton TV mendengar suara motor terparkir Niko pun paham kalau itu motor Nara kemudian dia keluar untuk menyambutnya berjalan keluar menggunakan tongkat karena kakinya belum sepenuhnya sembuh jadi masih harus di bantu dengan tongkat saat jalan.
"Assalamualaikum tante, bagaimana kabarnya?" Ucap Nara pada ibunya Niko yang sedang menjaga toko sambil bersalaman
__ADS_1
"alhamdulillah sehat Nak, Nara sendiri bagaimana kabarnya?sebentar lagi ujian yah?ayo masuk Niko ada di dalam" Ibu nya Niko pun menyambut kedatangan Nara dengan hangat dan ramah, namun sepertinya Ibunya belum tahu kalau mereka kini pacaran, mereka berjalan masuk menuju ruang tamu namun karena ada pembeli akhirnya ibunya kembali ke toko dan menyuruh Nara masuk duluan, Niko pun sudah menyambutnya di depan pintu, kini mereka pun berdua di ruang tamu, Nara mengupas buah yang tadi di bawanya untuk di berikan pada Niko,
"Besok 3 hari lagi aku berangkat ke jogja, kamu jaga diri baik-baik ya sayang" Ucap Niko sambil memegang tangan Nara yang hendak menyuapi buah ke mulutnya
"Iya sayang kamu juga ya, jaga hati, jangan macam-macam di sana, awas kalau macam-macam sama cewe lain saat itu juga hubungan kita berakhir dan aku tidak akan pernah memaafkan kamu" Ucap Nara seakan mengancam
"Hati ini utuh hanya untukmu yank, I Love you" Ucap Niko sambil memeluk tubuh Nara dan membuat jantung Nara berdetak kencang masih engga nyangka kalau cowo yang selama ini dia kagumi, dia sayangi, dia cintai dalam diam, kini menjadi kekasih hatinya dan sedang ada dalam pelukannya, pelukan hangat dan mesra seakan enggan untuk di lepaskan, Nara pun hanyut dalam kemesraan.
"Maafkan aku yang terlambat menyadari rasa ini yank, Aku Cinta Sama Kamu" Ucap Niko sambil mencium kening Nara kemudian bibir mereka pun saling bertemu satu sama lain,
Saat sedang menikmati ciuman dengan Niko tiba-tiba Nara ingat saat melakukannya pertama kali sama Widi akhirnya ia pun tanpa sadar mengakhiri ciumannya dengan Niko.
"I Love You Too" Ucap Nara pada Niko setelah melepaskan bibirnya dari bibir Niko, mereka berdua pun saling berpelukan kembali sebelum akhirnya Nara pamit pulang karena sudah sore.
Bersambung..
__ADS_1