Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Sahabat selamanya


__ADS_3

Setelah Niko berlalu dari kosnya Nara, Nara kemudian masuk ke kamarnya untuk mengambil HP sedangkan Nadia masih duduk di depan sambil manyun karena menunggu balasan pesannya kepada Widi yang tak kunjung di buka.


Saat Nara membuka HP betapa kaget dia karena begitu banyak pemberitahuan pesan baru yang masuk dan ternyata itu dari grup SMA yang sedang membahas pertemuan tadi saat di acara pernikahan Dian, terlihat Widi juga sedang asyik ngobrol bersama teman-teman yang lain di grup, mereka saling berbagi foto di acara tadi siang,


"Cie, rupanya ada dua sejoli yang tertangkap basah sama fotografer nih" Ucap Dian yang mengirimkan foto Nara dan Widi yang tadi nggak sengaja seperti sedang berpelukan, Dian pun mengirimkannya langsung ke Nara tidak Via grup karena dia paham teman-temanya pada usil jadi daripada semuanya salah paham dan jadi bahan gosip di grup mending langsung kirim ke Nara saja, toh dia juga menjaga perasaan Nara yang sudah memiliki kekasih


"Dian, kok bisa ada foto ini, please kamu jangan share di grup sekolah atau medsos ya, bisa gawat kalau nanti ada yang tau terutama kalau doi tau, takutnya dia salah paham, juga nggak usah di kirim ke Widi, cukup ke aku aja dan cukup kita berdua aja yang tahu, oke?please" Nara memohon kepada Dian untuk tidak mempublikasikan foto tersebut karena takut ada salah paham


"sebarin nggak yah hehehe, bercanda Ra😁Tapi, di lihat-lihat kalian cocok juga yah, kenapa dulu nggak pacaran aja" Dian


"Kita hanya sahabat dan selamanya akan jadi sahabat, lagian kamu tahu sendiri di hatiku hanya ada Niko seorang" Nara berusaha meyakinkan Dian namun sebenarnya dia memikirkan kata-kata Dian dan kembali melihat foto tersebut


"Nara, aku masuk ke kamar dulu ya, terimakasih martabaknya" Teriak Nadia dari luar kamar


"Iya Nad sama-sama" Nara


"Maafkan aku Wid, kamu berhak bahagia, Nadia sepertinya orang yang cocok untuk kamu" Ucap Nara dalam hati sambil memandang foto tersebut dan mengusap-usapnya dengan jari-jari tangannya.


melihat Widi yang sedang aktif chating di grup, Nara pun kemudian mengirimkan pesan kepadanya


"Wid, ada yang lagi nungguin balasan pesan darimu, di balas dulu kasihan" Nara mengirimkan pesan tersebut kepada Widi dan tak lama kemudian langsung ada balasan


"Siapa?" Widi


"Jangan pura-pura, Nadia orang yang baik, asyik pula, cobalah untuk mengenalnya lebih jauh" Nara

__ADS_1


Namun Widi tak membalasnya lagi


"berteman dulu nggak ada salahnya" Nara mengirimkan pesan kembali namun Widi tetap tak membalasnya.


Keesokan paginya


"Nar, kamu kan pintar masak, aku ajarin dong" Ucap Nadia yang pagi-pagi sekali sudah berada di kamar Nara untuk minta di ajarin masak


"Masak apa Nad, aku juga engga pintar masak hanya bisa, lagian kamu mau masak apa sih pagi-pagi buta begini"


"aku pengin bawain masakan buat.buat..."belum selesai Nadia bicara karena seperti enggan untuk di ungkapkan kemudian Nara pun menjedanya


"buat Widi?Astaga Nadia susah-susah amat masak, tinggal pesan online kan beres"


"Ya kan beda Nar, kalau masak sendiri kan jadi ada geregetnya sekalian belajar jadi calon istri yang baik hahaha, jauh banget yah mimpinya jadi istri padahal jadi pacar juga belum tentu huhuhu" Nadia pun merasa tak percaya diri


"Beneran Nar, kamu mau bantu aku, kamu engga marah?"


"kenapa aku harus marah?aku bahagia kalau sahabat-sahabatku juga bahagia, kamu tenang aja ya" kemudian mereka pun berpelukan


"makasih ya Nar, kamu memang sahabatku yang paling baik"


"Ya udah yo aku ajarin, mau masak apa?"


"Iya yah, masak apa yah, nasi goreng menurutmu bagaimana?"

__ADS_1


"boleh juga, sekalian aku bikin buat doi"


Nasi goreng pun telah siap, sebagian sudah di bungkus oleh Nadia untuk di berikan kepada Widi, Nadia pun berangkat lebih dulu ke kampus


"sayang, nanti mau ke kampus mampir ke kos dulu ya, aku udah siapkan bekal sarapan nanti di bawa ya, engga enak sih cuma nasi goreng" Nara mengirimkan pesan kepada Niko


"Iya sayang" Niko yang tengah bersiap-siap untuk pergi ke kampus pun langsung bersemangat untuk pergi ke kos Nara dan tak lama kemudiaan ia sampai di kost Nara kemudian Nara membuka pintu dan Niko masuk


"sayang aku kangen" Ucap Niko sambil menarik tubuh Nara hingga berada dalam pelukannya, tangan Nara melingkar ke perut Niko sedangkan tangan Niko berada di kedua pipi Nara kemudian mereka pun saling berc*uman dan bertukar saliva cukup lama, Nara melepaskan pagutannya karena dia sadar sudah waktunya mereka untuk berangkat ke kampus, Niko pun mengusap bibir Nara yang terlihat basah menggunakan jari tangannya


"I Love You sayang" Cup..ucap Niko sambil mencium kening Nara


"sayang, hari ini aku antar ya" Ucap Niko


"memangnya kamu nanti nggak kesiangan yank kalau harus nganterin aku dulu?" Ucap Nara sambil menyisir rambutnya


"engga sayang, aku baru ada kuliah nanti jam 9" Ucap Niko


..


"oke sayang baiklah, ini nanti di makan ya" Ucap Nara sambil memasukan box makan yang berisi nasi goreng ke dalam tas Niko, kemudian Nara pun bersiap-siap untuk berangkat ke kampus bersama Niko.


mereka memang tidak sekampus tapi jarak kampus mereka berdekatan dan masih satu arah.


Saat mereka hendak berangkat bersama terlihat dari kejauhan seseorang sedang memperhatikan mereka berdua.

__ADS_1


*Bersambung...


**Maaf kalau uploadnya agak lama ya, author beberapa hari ini sedang kurang enak badan🙏


__ADS_2