Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Ancaman Tina


__ADS_3

"Kamu lagi ngapain di sini?bukannya istirahat malah keluyuran di sini?" Ucap Widi yang tiba-tiba duduk di sebelah Nara


"astaga kamu ngikutin aku yah?" Ucap Nara sambil mencubit perut Widi


"awwwww, sakit tau, enak saja ngikutin kamu, aku lapar nggak bisa tidur jadi mau cari makanan" Jawab Widi, sebenarnya memang benar sedari tadi dia mengikuti Nara karena Widi memperhatikan Nara sejak masih dalam Bus, dia melihat Nara yang sepertinya gelisah tidak bisa tidur, dia pun khawatir itulah mengapa dia bisa tahu Nara ada di warkop saat ini.


"Pak pesan P*p Mie satu ya, Susu jahe hangat satu" Ucap Widi pada pemilik warkop


"Aku nggak di pesenin" Ucap Nara


"Lah ini kamu kan sudah pesan, mau nambah?" Tanya Widi


"Mie-nya😁" Jawab Nara sambil nyengir


Widi pun kemudian memesan P*p Mie seduh 2 untuk di nikmati bersama dengan Nara.


"Kamu ngapain sih jam segini ada di sini?" Tanya Widi sambil menikmati Mie dan susu jahenya


"Aku nggak bisa tidur, engga tau kenapa semenjak kita berangkat dari sekolah tadi selama perjalanan bahkan setelah sampai Villa pun aku engga bisa tidur, padahal aku engga memikirkan apapun tapi hati rasanya tidak tenang"


"Memikirkan yang jauh di sana kali" Ledek Widi


"Ahh engga juga, biasa saja" Jawab Nara sambil menyruput susu jahe


Mereka pun mengobrol lumayan lama, hingga terdengar suara adzan subuh, Widi pun mengajak Nara untuk kembali ke Villa dan melaksanakan shalat subuh, Widi pun berpesan pada Nara


"kalau sudah shalat coba di bawa tidur sebentar nggak papa biar badan fresh, pikirannya yang relax, nanti acara mulai jam 9 ini, kamu masih ada waktu untuk istirahat, jangan sampai ada mata panda, acara yang nggak akan terulang kembali lho kamu mau terlihat jelek" Ucap Widi


"Siap bos" Jawab Nara dan kemudian masuk ke kamar untuk melaksanakan shalat subuh, terlihat teman-temannya yang masih tertidur pulas, setelah shalat dia pun mematikan HP nya dan akhirnya dia bisa tertidur.

__ADS_1


Jogja, 05.00 WIB


Niko terbangun dan betapa kaget dia melihat dirinya yang telanjang kemudian melihat baju yang berserakan di lantai, baju miliknya, kemudian baju miliknya yang ia pinjamkan ke Tina karena dia merasa kasihan melihat baju Tina yang basah, dia pun tersadar dan mengingat apa yang telah di lakukan dirinya dengan Tina semalem, dia pun Teriak sambil menangis sambil mengucapkan Maaf ke Nara


"Maafkan aku Ra, aku nggak seharusnya melakukan ini saat jauh dari kamu, maafkan aku yang sudah mengkhianati kamu, kamu jahat Nik, kamu jahat, Ibu maafkan anakmu" Ucap Niko sambil memukul-mukul sendiri badannya, diapun kemudian segera menuju ke kamar mandi namun sebelum masuk ke kamar mandi dia membaca tulisan dari Tina kemudian meremas dan membuangnya,


"Br*ngs*k kau Tina, dasar wanita ja**ng bisa-bisanya kau menggodaku


setelah mandi dia membuka HP dan langsung membaca chat dari Nara dari Nara semalam.


"Selamat pagi sayang...maaf semalam sudah tidur yank, kamu bagaimana sudah sampai di bandung belum?udah shalat subuh belum?ssmoga harimu menyenangkan sayang..muach" Isi chat Niko pada Nara namun masih centang 1


"Selamat pagi belahan jiwaku, sampai ketemu nanti di kampus yaa😘" Isi Chat Tina pada Niko namun Niko hanya membacanya


"Br*ngs*k kau Tina, aku tidak akan memaafkanmu" Ucap Niko


Tak hanya foto berdua mereka saat di ranjang, tanpa rasa malu Tina pun mengirimkan foto gunung kembar miliknya yang banyak tanda merah akibat ulahnya semalam


"Ini adalah milikmu dan tanda ini hasil perbuatanmu tadi malam" Isi chat Tina beserta foto kemudian dia juga mengirimkan foto Nara dan mengancam akan memberitahu kekasihnya itu kalau dia tidak menuruti apa yang Tina mau


"Ahhhh sialannnnn, darimana Tina mendapatkan foto Nara dan tahu kalau dia kekasihku" Ucap Niko sambil menggebrak meja merasa kesal


"Mulai hari ini kamu adalah milikku Niko Saputra, kamu tidak perlu menunjukan hubungan kita ke semua orang, kamu cukup jadi orang yang selalu ada saat aku butuhkan, selama kamu menuruti apa yang aku mau aku nggak akan ganggu hubungan kamu sama Cewe Ingusan itu, dalam hubungan ini aku yang sepenuhnya memegang kendali dan aku pula yang memiliki hak untuk mengakhiri semuanya kapanpun, aku rela menjadi simpananmu, Paham kan sayangkuhhh😘, sampai ketemu di kampus" Ancam Tina


Akhirnya mau nggak mau dengan berat hati dia pun menerima permintaan Tina, karena dia nggak mau kalau Nara sampai tahu, dia nggak mau kehilangan Nara, Niko memandangi wajahnya dalam kaca dan melihat tanda-tanda merah di lehernya kemudian mengingat-ingat kejadian semalam


"Bodoh.Bodoh.Bodoh" Ucap Niko sambil memukul-mukul badannya sendiri


Kemudian Niko pun berangkat ke kampus menggunakan motornya dan memakai baju hoodie untuk menutupi lehernya.

__ADS_1


sesampainya di kampus dia pun terus membuka HP menunggu chat dari Nara, Namun sampai saat ini tak ada jawaban bahkan chatnya juga masih centang 1.


"Kamu kemana sih yank, kenapa susah banget di hubungi" Ucap Niko dalam hati


saat Niko sedang berjalan menuju ruang kelasnya di belakang terlihat Tina juga yang akan menuju ke kelas namun belum sempet masuk ke kelas Tina mengajak Niko untuk sarapan ke kantin, Niko pun menuruti permintaan Tina.


Mereka jalan berdua menuju kantin, saat di jalan menuju kantin Tiba-tiba ada yang memegang tangan Tina dengan sangat kasar hingga membuat Tina kesakitan, laki-laki itu adalah David, David sangat mencintai Tina namun Tina sama sekali tidak memperdulikan dan tidak membalas cintanya karena Tina tahu David memiliki sifat yang kasar dan pemarah, David adalah senior Tina dan Niko, melihat Tina di perlakukan seperti itu Niko pun tidak terima dan dia mencoba melepaskan tangan Tina dari cengkraman David namun David tidak terima dan akhirnya terjadi perkelahian antara David dan Niko, Tina pun berusaha untuk melerai namun Naas pipinya tanpa sengaja tertonjok oleh David saat ia akan memukul Niko tapi malah Tina yang kena


"awwwwwwww" ucap Tina sambil memegang pipinya yang kesakitan


"Tina, maafkan aku, aku nggak sengaja" Ucap David sambil memegang pipi Tina namun kemudian Tina terus pergi dan menyeret Niko untuk menuju kantin


"Jangan ganggu aku lagi!!aku benci sama kamu!!" Ucap Tina pada David sambil pergi


"Kamu nggak papa kan?" Tanya Tina pada Niko


"eggak apa-apa, kayaknya kamu yang luka, ada sedikit darah di sudut bibir kamu, aku beli kapas sama betadin dulu yaa" Ucap Niko


Niko pun pergi untuk membeli kapas dan betadin beserta air mineral yang ada di kantin tersebut untuk di berikan pada Tina


"Kamu minum dulu" Ucap Niko sambil menyodorkan air minum


"Nik, beruntung yah yang jadi pacar kamu, kamu baik banget, terimakasih ya?" Jawab Tina


kemudian Niko pun dengan tlaten mengusap darah dan luka memar yang ada di sudut bibir Tina menggunakan kapas betadin.


"awwwww, pelan-pelan Nik, sakit" Ucap Tina sambil terus memandangi wajah Niko yang begitu mempesona.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2