
Setelah tahu rumah Tina, kini Niko pun sering main ke rumah Tina.
Seminggu lagi mereka akan libur akhir semester selama 2 minggu dan itu artinya 2 minggu lagi juga mahasiswa baru akan mulai masuk kampus termasuk Nara, mengetahui waktunya dengan Niko mungkin akan berkurang saat nanti Nara sudah ada di jogja, saat libur semester tiba pun Tina berniat untuk mengajak Niko liburan ke Bali untuk menghabiskan waktu bersama, rencana liburannya tersebut ia sampaikan pada Niko dan Niko pun menyetujuinya, mereka akan ke Bali menggunakan pesawat terbang, Tiket dan Hotel pun sudah di pesan oleh Tina via online, dia memesan hotel yang ada conecting room nya agar bebas bertemu Niko kapanpun dia mau dan tidak perlu untuk keluar kamar.
Sementara itu Nara juga tengah sibuk mempersiapan segala sesuatu yang akan di bawanya ke jogja mulai dari buku, baju, dan lain-lainnya
"sayang, libur semester pulang engga?" Tanya Nara pada Niko
"Belum tau nih yank, gimana besok, kenapa memangnya?kangen yah?" padahal sebenarnya dia sudah merencakan untuk pergi liburan ke bali dengan Tina selama seminggu, dan mungkin sisanya dia akan gunakan untuk menghabiskan waktu bersama Nara
"Yah kok gimana besok, iya kangen pakai banget malah" jawab Nara
"InsyaAllah mudik sayang tenang saja ya, nanti kita berangkat bareng ya ke jogjanya, kamu bonceng aku saja, mau kan?" Jawab Niko
"asik, ya sayang oke, ku tunggu kedatanganmu di sisiku"
"I Love You Naraku yang cantik😘"
"Love you too sayang" Balas Nara
Hari itu tepatnya hari minggu, Narapun pergi bersama kedua orang tuanya untuk membeli perlengkapan yang akan di bawa ke Jogja, mereka menyiapkan segala sesuatunya sejak awal agar begitu waktunya tiba sudah tinggal angkut, selain itu juga mereka membeli perlengkapan untuk adiknya Nara (Darma) yang akan segera menjadi siswa kelas 3 SMP.
Saat sedang memilah-milah barang, Nara nggak sengaja ketemu Fira dan Dian, ini pertama kali mereka bertemu kembali setelah pertemuan terakhir mereka saat ambil ijazah dulu, Fira berencana untuk melanjutkan kuliah di semarang, sementara Dian katanya sudah di lamar oleh seorang guru yang terpaut usia 10 tahun dengan dirinya dan tak lama lagi menikah, ya sejak dulu cita-cita Dian memang menikah muda.
Rumah Fira dan Dian memang berdekatan makanya mereka sering pergi bersama bahkan mereka adalah sahabat sejak dulu masih di TK sampai sekarang, di mana ada Dian di situlah ada Fira, ehhh tapi satu nikah kok satu nggak ikut nikah juga yah hehehe
__ADS_1
"Ra, kamu sama siapa di sini?pacar yah?mana.mana.mana kenalin ke kita dong?" ucap Fira heboh sambil menepuk pundak Nara
"kamu lihat sendiri kan aku lagi sendirian, pakai nanya sama siapa hahaha, aku sama orang tua dan adikku tapi mereka lagi milih-milih barnag ke sana" Jawab Nara
"Yaelahhhh ni bocah, tak kira sama yayang"
"cie ada yang mau nikah sama pak guru cie, habis terima ijazah terus ijabsah nih ceritanya, asik lah ya" Ucap Nara meledek Dian
"Iya Ra kok bisa yah mau-maunya dia nikah sama perjaka tua, kaya nggak ada yang lain saja" jawab Fira
"ssttttttt berisik banget kalian, aku juga tadinya nggak mau tapi gimana lagi orang tua yang menginginkan, kita bisa apa" Tegas Dian
pernikahan Dian rencananya akan di gelar 2 bulan lagi di rumah Dian, saat itu pula Dian sekalian memberi kabar bahagia tersebut kepada teman-temannya terutama Fira dan Nara, mereka yang akan menjadi salah satu bridesmide nantinya.
"aku hanya bisa mendoakan yang terbaik ya Dian, semoga mennjadi keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah....Aamiin🤲" Ucap Nara
mereka bertiga pun saling berpelukan sambil mengatakan "Best Friend Forever".
Fira dan Dian pulang duluan, tak lama kemudian Nara dan keluarga juga telah selesai berbelanja dan kemudian berencana untuk makan di luar dulu sebelum pulang ke rumah.
Di rumah makan Nara tidak sengaja bertemu dengan Widi dan keluarganya yang baru pulang dari jakarta yaitu dari rumah kakaknya Widi, Widi adalah anak terakhir dari 3 bersaudara dan laki-laki semua, kedua kakaknya sudah menikah, satu tinggal di jakarta dan yang satunya lagi tinggal di kalimantan, semua kakaknya pun telah menjadi orang sukses dan masing-masing sudah di karuniai 2 momongan.
"Hai Ra, Hai om, tante, darma, bagaimana kabarnya?" Tanya Widi sambil bersalaman dengan Nara dan keluarganya
"Alhamdulillah, kabar baik, Nak Widi sendiri bagaimana kabarnya sekarang nggak pernah ke main ke rumah ya" Ucap papa Nara
__ADS_1
"hehehe iya om, Alhamdulillah baik om, oiya...Nara, tante dan om, perkenalkan ini mamah dan papah Widi" Ucap Widi sambil mengenalkan kedua orang tuanya kepada orang tua Nara, mereka pun saling berkenalan akhirnya makan bersama dalam satu meja, di sela-sela makan mamahnya Nara tiba-tiba bertanya pada widi
"Nak Widi mau kuliah di mana?"
Sebenarnya Widi belum mau ngasih tau Nara kalau Dia sekampus tapi karena orang tuanya yang tanya, nggak mungkin dong nggak di jawab
"Kuliah di jogja tante, ambil Kedokteran" Jawab Widi sambil menyruput Es jeruk yang ada di depannya
"Lho kamu di jogja juga, kok nggak bilang sama aku, kamu di Universitas mana? Tanya Nara dengan mata melotot karena kaget ternyata dia juga kuliah di jogja
"Satu Universitas sama kamu" Jawab Widi singkat
"Iya Nak Nara, awalnya dia ibu suruh untuk kuliah di jakarta ikut kakaknya biar hemat biaya hidup terus ada yang mantau juga eh dia milihnya kekeh di Jogja, Nak Nara kuliah Di Jogja juga toh?" Ucap Ibunya Widi
"Iya tante saya kuliah di jogja juga, tapi malah saya baru tahu kalau ternyata saya sama Widi satu Fakultas, satu Universitas pula" Jawab Nara
"Lagian nggak penting juga kan aku ngasih tahu kamu" Ucap Widi
"Iya juga sih" sahut Nara
"ternyata aku memang sudah engga penting lagi buat kamu yah Wid" Ucap Nara dalam hati sambil menatap wajah Widi yang sedah asil makan.
mereka pun telah selesai makan bersama dan pulang menuju rumah masing-masing, di jalan saat masih di dalam mobil entah mengapa Nara merasa ada perasaan bahagia saat dia mendengar kalau Widi akan satu kampus lagi bersamanya, dia pun kembali teringat moment pertama kali saat dirinya berciuman dengan Widi untuk pertama kalinya, dia mengingat kejadian tersebut sambil memegang bibirnya yang mungil dan sexy.
"aisshhhhh Ra, sadar.sadar kamu ngapain sih mengingat-ingat hal itu, ingat sekarang sudah ada Niko di samping kamu, jangan malah memikirkan cowo lain yang engga penting itu" Ucap Nara dalam hati kemudian menghentikan ingatannya, kini mereka pun telah sampai ke rumah, di keluarkannya seluruh isi belanjaan dari dalam mobil, kemudian Nara pun segera masuk ke kamarnya tak langsung mandi dia langsung merebahkan dirinya dalam kasur.
__ADS_1
Bersama...