Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Rumit


__ADS_3

"Aku lelah" Ucap Tina sambil menyandarkan kepalanya di bahu Niko


"Tina, kamu jangan macam-macam!kalau kamu masih ingin bersamaku, kamu harus paham posisiku, jika sekarang kamu memberitahukan hubungan kita kepada Nara, saat itu juga hubungan kita juga selesai, sudah ku bilang kan, aku nggak mungkin menyakiti Nara, aku juga nggak mau kita terjebak dalam hubungan yang rumit seperti ini, aku mencintai Nara, begitu pula dengan kamu, aku sangat mencintai kamu, tolong jangan berikan aku pilihan yang sulit, besok mamahku akan ke sini, aku pernah bilang kan sama kamu kalau aku akan mengenalkan kamu sama mamahku, besok aku akan kenalkan kamu sama mamahku tapi aku minta satu hal sama kamu, kamu rahasiakan juga hubungan kita dari mamahku, aku akan mengenalkanmu sebagai teman baikku" Ucap Niko sambil menggenggam tangan Tina


Tina pun kemudian mengeluarkan air mata


"Maafkan aku Tina, aku mencintaimu, tapi untuk saat ini, biarlah cinta kita bersemi dalam diam, kita jalani saja dulu semuanya seperti biasa, saat ini jangan paksa aku untuk memilih kalian berdua, aku mohon mengertilah" Ucap Niko sambil mengusap-usap rambut dan punggung Tina


"Iya bebh, maafkan aku juga ya, aku kalut, aku cemburu, aku sudah egois karena aku sangat menginginkan kamu, aku ingin kamu menjadikan aku satu-satunya wanita yang ada di hatimu, aku sangat mencintaimu bebh, aku takut kehilanganmu, aku takut kehilangan cintamu" Ucap Tina mereka pun saling menatap dan semakin lama semakin dalam, Niko mengusap air mata Tina yang jatuh di pipinya kemudian dia membenamkan bi*irnya dalam bi*ir Tina dan mel*matnya dengan lembut, Tina pun menyambutnya dengan penuh gai*ah, tak cukup hanya di sana kini Niko pun mulai menc*um ce*uk le*er Tina hingga membuat Tina mengg*liat dan mende*ah, kini tidak ada sehelai benangpun di antara mereka, di bawah sana pusaka miliknya pun sudah sangat siap untuk menelusuri lorong panjang milik Tina, tanpa menunggu waktu lama dengan lembut ia pun menyatukan pusaka miliknya dengan milik Tina.


"bebh, ahh.ahh" des*han demi des*han keluar dari mu*ut Tina dan Niko memenuhi ruangan tersebut, hampir satu jam melakukan penyatuan akhirnya mereka pun mencapai puncak kenik*atan secara bersama-sama.


"maafkan aku bebh, aku mencintaimu" Ucap Niko sambil mencium kening Tina kemudian dia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Niko pun memberitahu Tina untuk pulang karena nanti Niko akan kembali lagi ke kos Nara untuk melihat kondisi Nara, mendengar itu sebenarnya Tina pun langsung merasa BT tapi ia mencoba untuk mengerti, dia pun semakin giat mencari cara untuk memisahkan atau menghancurkan hubungan antara Nara dan Niko.


"Nara, apa aku boleh masuk?" Ucap Nadia sambil membuka pintu kamar Nara

__ADS_1


"Iya Nad, masuk saja" sahut Nara


"Kamu gimana sudah mendingan belum?kamu kenapa sih Nar, kemarin juga kenapa kamu nggak telfon aku kalau Niko nggak jemput kamu, kamu pulang sama siapa kemarin?" Ucap Nadia


"Aku sudah mendingan kok Nad, iya maaf ya Nad kemarin HP ku lowbat, aku pulang naik gojek tapi sebelumnya aku mampir belanja dulu"


"Oh gitu, kamu tadi jadi ke dokter kan?oiya ini tadi ada tugas buat di kumpulin besok, kalau kamu masih pusing biar nanti aku saja yang mengerjakan, nanti aku minta bantuan Widi juga, kayaknya kelas sebelah juga di kasih tugas yang sama, nanti aku suruh Widi ke sini biar ngerjain sama-sama sekaligus ngedate hahaha" Ucap Nadia sambil menyodorkan selembar kertas yang berisi tugas dari kampus


"sambil menyelam minum air yah Nad😁sudah punyaku nanti aku kerjain sendiri aja, aku sudah mendingan kok, kalian kerjain tugas kalian masing-masing aja, nanti juga Niko kesini biar aku minta bantuan Niko saja suruh mengetik, makasih ya Nad buat semuanya"


"Iya Nadia"


"Ya sudah, aku mau mandi dulu ya, mau telfon Widi juga nanti suruh kesini" Ucap Nadia sambil melangkah pergi keluar kamar


sekitar jam 19.00 WIB Niko pun datang kembali ke kos Nara sambil menenteng makanan untuk Nara,

__ADS_1


"Sayang, kamu lagi ngapain sih, bukannya istirahat malah sibuk dengan laptop, bagaimana tadi demam lagi engga yank?" Ucap Niko sambil meletakan makanan di atas meja kemudian menyusul Nara yang tengah sibuk dengan laptopnya di meja belajar


"alhamdulillah sudah enakan yank, demamnya juga sudah turun, ini aku ada tugas membuat makalah buat di kumpulin besok, kamu bantuin aku ya yank"


"Siap tuan putri, Cup..." Ucap Niko sambil mencium pipi Nara yang tengah fokus menghadap laptopnya


"eits tapi kamu harus makan dulu, aku tadi sudah beli ayam goreng, kita makan sama-sama ya" Ucap Niko


"Sebentar sayang tanggung"


"Paksa nih harusnya" Ucap Niko kemudian menggendong Nara dan membawanya ke sofa


"sayang, lepaskan aku, aku bisa jalan sendiri" Ucap Nara sambil memukul dada Niko


karena pintu kamar Nara masih terbuka, dari luar Widi yang baru datang pun melihat dua sejoli tersebut, Nara dan Niko pun melihat ke arah Widi

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2