Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Promise


__ADS_3

Lidah mereka pun saling membelit dan bertukar saliva sementara itu kedua tangan Niko asyik bergerilya *******-***** dua gundukan kenyal yang ada di hadapannya, setelah puas mereka pun melepas pagutannya sama lain.


"Aku nggak rela kamu dekat-dekat dengan David, semua ini milikku" Ucap Niko sambil mengusap sudut bibir Tina yang terlihat basah dan bengkak


"kamu cemburu?" Ucap Tina sambil membelai wajah Niko


"ee.engga, aku nggak cemburu" Niko berusaha mengelak


"yakin?" Ucap Tina lembut sambil mengalungkan tangannya ke leher Niko


"kamu tenang saja, aku tidak mencintai David, tapi untuk sekarang aku membutuhkannya"


"untuk apa?" Ucap Niko dengan raut wajah kesal dan bingung


"pada saatnya nanti kamu akan tahu bebh"


"tapi aku tak rela jika David menyentuhmu"


"kamu tenang saja bebh, semua ini milikmu" Ucap Tina sambil mengecup bibir Niko


"promise?" Ucap Niko sambil mengangkat jari kelingkingnya


"Yes, promise"



"Aku mencintaimu" Ucap Niko sambil mengecup kening Tina

__ADS_1


tak lama kemudian HP Tina pun berdering dan ternyata itu panggilan dari David,


"kamu pulang duluan, tenang saja aku tidak akan macam-macam dengan David"


"besok kita ketemu di Mall, aku akan kenalkan kamu dengan mamahku" Ucap Niko


"mamah kamu sudah di sini, kapan datangnya, kok kamu baru bilang?" Ucap Tina kaget


"Tadi pagi, tapi nanti sore mamah mau ketemu sama Nara dulu, ketemu sama kamu besok nggak apa-apa?"


"dia lagi, dia lagi, aku juga pengin bebh jadi yang pertama" Ucap Tina kesal


"bebh, jangan gitu dong, aku janji besok aku akan mengenalkanmu pada mamah, ku mohon mengertilah" Ucap Niko sambil memegang kedua lengan tangan Tina dan sedikit menundukan badannya


"pergilah, aku akan pulang bersama David" Ucap Tina kemudian melangkah pergi meninggalkan Niko


"anak mamah sudah pulang, kenapa BT gitu mukanya?apa ada masalah?" Ucap Mamah Niko saat melihat anaknya yang baru masuk ke kamar


"nggak ada apa-apa kok mah, Niko hanya kecapean, mamah siap-siap yah ma, habis ini kita ke kos Nara nggak jauh kok dari sini" Ucap Niko sambil merebahkan dirinya di kasur


"Iya Nak, ini mamah sudah siapkan oleh-oleh juga buat Nara, tadi mama juga sudah buatkan Nara sop ayam, kamu mau makan dulu apa enngga Nak?"


"Niko mau langsung mandi saja mah"


Niko pun kemudian bergegas ke kamar mandi dan bersiap-sial untuk pergi ke kos Nara bersama mamahnya


"Sayang, nanti malam aku jemput jam 7 ya, kita keluar sekalian merayakan hari jadi kita sama teman-teman, kamu mau kan?" Ucap David pada Tina yang saat ini sedang berada di teras depan rumah Tina

__ADS_1


"Iya sayang oke"


"kalau begitu aku pamit pulang dulu ya, sampai ketemu nanti jam 7...Cup" David pun mencium kening Tina dengan lembut kemudian pergi meninggalkan rumah Tina, setelah David pergi Tina pun langsung masuk ke rumah dan menuju dapur untuk mengambil minuman dingin yang ada di kulkas.


"Mah, seandainya mamah masih ada, aku pasti nggak akan kesepian di rumah sebesar ini mah, Pah...apa papah nggak kangen sama Tina?" Ucap Tina dengan berlinang air mata dan duduk di ruang tamu sambil memandangi foto kedua orang tuanya yang terpajang di tembok, foto berukuran besar, foto saat ibunya sedang mengandung dirinya kala itu.


"Non Tina sudah pulang?mau di siapkan makan Non" Ucap Bi Inah yang baru saja keluar dari sebuah ruangan


Bi Inah adalah ART di rumah Tina yang telah merawat Tina sejak kecil, bahkan dia sudah menganggap Tina layaknya anak kandung sendiri, Bi Inah pun mempunyai dua orang anak, yang satu sudah menikah dan satunya lagi masih SMA dan tinggal bersama kakak dan neneknya di kampung, suaminya Bi Inah juga bekerja di sana tapi sebagai sopir pak Irwan alias papahnya Tina.


"Nggak usah bi, Tina sudah makan" Ucap Tina sambil mengusap air matanya


"Lho non Tina nangis, kenapa Non?pasti kangen mamah ya" Ucap Bi Inah sambil memeluk dan mengusap air mata Tina


"besok kan hari minggu, apa Non Tina mau ke makam mamah, besok bibi temenin"


"Iya bi boleh juga, Tina sudah lama nggak ke makam mamah"


"Ya sudah kalau gitu sekarang non Tina mandi dulu kemudian istirahat ya Non"


"Makasih bi, cuma bibi satu-satunya orang yang sayang sama Tina"


"Non Tina nggak boleh ngomong kaya gitu Non, semua sayang sama Non Tina"


"Tina benar kok bi, ya sudah Tina mau mandi dulu yah bi" Ucap Tina sambil bergegas masuk ke kamarnya


Sore itu sekital pukul 17.00 WIB Niko dan mamahnya telah tiba di kos Nara

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2