Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Makan Bersama


__ADS_3

Hari demi hari pun di lalui dan hampir setiap hari Nara selalu pulang sore, terkadang dia pulang naik Bus, naik gojek dan kadang di jemput ayahnya juga tetapi hari itu Widi tiba-tiba menawarkan diri untuk bisa mengantarnya sampai ke rumah, semenjak mengikuti pelajaran Ekstra Widi dan Nara memang mulai saling mengenal dan akrab meski keakraban mereka jarang di tampakan ke teman-temannya, Widi pun diam-diam suka chat Nara untuk sekedar basa-basi tanya sedang apa atau sharing tentang pelajaran


"Ra, pulang bareng yuh" Ucap Widi


"Maksudnya?" Tanya Nara bingung


"Maksudnya, yuk di anterin pulang daripada kamu naik gojek atau Bus" Widi menjelaskan


"Nggak usah repot-repot, rumah aku jauh lho, emang nggak papa?"


"Mau engga?" tegas Widi


"Baiklah Tuan, lumayan juga sih gratisan hahaha" jawab Nara sambil nyengir dan naik ke motor gedenya Widi

__ADS_1


Saat perjalanan Widi pun mengendarai motor dengan sangat kencangnya dan membuat Nara secara tidak sadar tangannya melingkar ke perut Widi dan membuat jantung Widi berdetak sangat kencang, di tengah perjalanan tiba-tiba Widi memarkirkan motornya di depan warung Bakso dan membuat Nara kembali bingung


"Kok turun di sini?" Tanya Nara


"Isi perut dulu, kamu belum makan kan?" Ucap Widi dengan nada cueknya


"Nanti saja di rumah" Ucap Nara


"Udah ayo masuk" Ajak Widi sambil menggandeng tangan Nara untuk di paksa masuk


saat tangan Widi menggandeng tangan Nara saat masuk hal itu membuat Nara jadi nervous, salah tingkah dan yang lainnya, ya betapa tidak cowo yang selama ini di kenal cuek, idaman para cewe-cewe ada di hadapannya, sebenarnya kalau di pikir-pikir mereka serasi sih Nara juga menjadi idaman para cowo karena selain cerdas dia juga memiliki wajah yang cantik, sifatnya ramah jadi mudah bergaul dengan siapapun hanya saja dia susah untuk jatuh cinta beda dengan Widi kalau Widi dia pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita namun kandas entah oleh sebab apa ya namanya juga cinta monyet putus nyambung itu biasa hehe, mereka cocok sebenarnya, dan siapa menyangka cowo cuek itu kini sedang mengajaknya makan bersama dan ini juga kali pertama Nara makan di luar bersama cowo, biasanya dia kalau makan di luar selalu sama Fira dan Dian atau dengan keluarganya, rasanya jadi campur aduk, takut ada yang melihat juga dan jadi bahan gosip di sekolahnya apalagi kalau Dian sampai tahu bisa-bisa dia marah besar karena dia pengin banget mendapatkan Widi padahal Dian juga sudah memiliki kekasih (maklum ABG Labil, lihat cowo bening dikit ya penginnya di jadikan pacar)๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


"Ahhh tapi bodo amat kalau ada yang tahu juga" Ucap Nara dalam hati

__ADS_1


"Mau pesan apa Mas, Mba?Di makan di sini apa di bungkus?" Tanya pelayan


"Kamu mau pesan apa ra? Tanya Widi kepada Nara


"Bakso Sayur sama Es Jeruk" Jawab Nara


"Bakso sayur 2 sama Es jeruk 2 mas, di makan di sini" Ucap Widi ke pelayan


"Baik mas, di tunggu pesanannya ya" Ucap pelayan


Sambil menunggu pesanan datang mereka pun asik mengobrol ternyata kalau sudah kenal Widi orangnya asik juga buat di ajak cerita-cerita engga seperti yang Nara bayangkan, pesananpun datang dan mereka pun makan bersama dan saat sedang asik makan Nara tiba-tiba tersedak, Widi pun dengan spontan langsung mendekat pada Nara dan memberikan Es jeruk untuk di minumnya


"Pelan-pelan ya makannya, engga usah gugup" Ucap Widi sambil mengelap sisa makanan di pinggiran bibir Nara dengan Tisu

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2