
"Selamat sore tante, bagaimana kabarnya?ayo masuk tante, maaf ya tante kamarnya sempit" Ucap Nara sambil mencium tangan mamahnya Niko
"Alhamdulillah kabar baik Nak, Nara sendiri bagaimana kabarnya, katanya lagi kurang enak badan yah?ini tadi tante buatkan sop di makan yah?"
"MashaAllah Tante pake repot-repot segala, Alhamdulillah saya sudah sehat kok tante, silahkan duduk tante"
"cuma mamah nih yang di persilahkan duduk" celetuk Niko
"Astaga, biasanya juga langsung duduk" Ucap Nara lirih sambil menyikut perut Niko
Di saat Nara sedang asyik ngobrol dengan mamahnya Niko, sesekali Dia memperhatikan kekasihnya yang hari ini menurutnya terasa berbeda, Niko terlihat sedang memikirkan sesuatu namun Nara tak berani untuk menanyakannya pada Niko karena ada mamahnya Niko di sana, Niko tampak gelisah tapi Nara tak mau ambil pusing, Dia kembali fokus mengobrol bersama mamahnya Niko hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 19.00 WIB kala itu.
"Mah, sayang, aku duduk di luar yah sambil cari angin?" Ucap Niko sambil berjalan keluar
"Iya Nak" Ucap Mamah Niko sementara Nara hanya mengangguk.
Di luar Niko pun kembali memikirkan Tina, Dia selalu memikirkan kejadian tadi siang dan memikirkan kalau Tina bermesraan dengan David.
Tak lama kemudian nampak Widi yang baru datang, sesuai janjinya tadi siang malam ini dia akan mengajak Nadia keluar untuk malam mingguan, melihat Niko yang ada di depan kamar Nara, dia pun hanya tersenyum kemudian melangkah ke kamar Nadia dan mengetuk pintu kemudian duduk di kursi yang ada di depan kamar kos Nadia,
"Widi, kamu sudah datang, aku siap-siap dulu ya kamu tunggu di sini" Ucap Nadia yang baru saja membuka pintu kamarnya kemudian dia juga tersenyum ke arah Niko.
Sesekali Widi pun nampak memperhatikan ke arah Niko yang sedang sibuk memainkan HPnya.
Tak butuh waktu lama Nadia pun kemudian keluar kamar dan sudah mengenakan pakaian rapih dengan membawa tas berukuran kecil yang dia selempangkan di lengan tangan sebelah kiri.
Sebelum pergi Nadia pun masuk ke kamar Nara untuk berpamitan,
"have fun yah Nad" Ucap Nara
"Makasih Nar, aku pergi dulu ya"
setelah berpamitan, Nadia dan Widi pun kemudian pergi bersama-sama
"Kita mau kemana Wid?" Tanya Nadia sambil membuka kaca helmnya dan sedikit mendekatkan wajahnya ke arah Widi, sedangkan kedua tangan Nadia melingkar di perut Widi
"Kita makan dulu" Jawab Widi dan tak lama kemudian motornya pun terparkir di depan rumah makan gudeg yang sangat terkenal di jogja
__ADS_1
"Nggak papa kan kita makan di sini?" Ucap Widi sambil melepaskan helm yang ia kenakan
"nggak papa Wid, aku suka kok, tapi kayaknya antri banget yah, kita cari tempat duduk dulu yuk" ajak Nadia
setelah menemukan tempat duduk, seorang pelayanpun datang menghampiri mereka berdua dan memberikan satu lembar daftar menu yang ada di rumah makan tersebut, mereka pun memilih-milih varian gudeg dan aneka minuman yang ada ada di lembar tersebut, kemudian memesannya.
"di tunggu sebentar ya kak pesanannya" Ucap seorang pelayan
sambil menunggu pesanan datang mereka berdua pun asyik mengobrol.
di lain tempat David dan Tina juga tengah berada di sebuah Cafe yang sudah David sewa untuk merayakan hari jadi mereka tadi siang, David memang sangat mencintai Tina.
"David, apa semua ini tidak berlebihan?" Ucap Tina saat melihat dekorasi ruangan yang sangat mewah bertabur bunga dan ada tulisan "I Love You Tina Mustika Rahayu"
"kamu pantas mendapatkannya sayang" Ucap David kemudian mengajak Tina untuk duduk di kursi yang telah di sediakan, saat hendak berjalan menuju tempat duduknya tiba-tiba banyak orang yang memberikannya bunga, semua itu pun membuat Tina terharu, selama ini dia belum pernah di perlakukan seistimewa ini namun dalam keramaian tersebut dia membayangkan wajah Niko.
"Niko seandainya ini kamu, aku pasti akan sangat bahagia" Ucap Tina dalam hati
Kos Nara
"sayang, masuk dulu, kita makan sama-sama ya" Ajak Nara pada Niko yang saat itu masih duduk di luar, Niko pun kemudian masuk
"engga semuanya tante, ada yang beli hehe, kalau ini terong balado saya masak sendiri tante, spesial untuk anak tante" Ucap Nara sambil melirik ke arah Niko
Melihat ada makanan kesukaannya Niko pun langsung mengambil piring
"wah kamu tahu saja yank, apa kesuakaan aku, ayo mah kita makan, ayo sayang sepertinya ini sangat lezat" Ucap Niko sambil mengambil balado terong kesukaannya
"pelan-pelan Nak, jangan bikin malu deh, kaya nggak pernah makan aja" Ucap mamahnya Niko
"Ayo tante kita juga ikut makan, maaf kalau nggak enak ya tante"Ucap Nara sambil mengambil Nasi untuk mamahnya Niko
"Ini terong balado terenak yang pernah aku makan, masakan mamah lewat mah" Ucap Niko sambil mengunyah makanannya
"kamu beruntung Nak, punya pacar Nara, sudah baik, cantik, pintar masak, calon dokter pula, jangan sampai kamu sia-siakan dia Nak apalagi sampai menyakitinya" Ucap mamah Niko hingga membuat Niko tiba-tiba tersedak
"sayang kamu nggak papa?pelan-pelan dong makannya" Ucap Nara sambil mengambil Tisu untuk mengusap bibir Niko dan memberikan segelas air bening pada Niko
__ADS_1
"maaf sayang, habisnya ini enak pake banget" Ucap Niko.
mamahnya Niko pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, setelah selesai makan bersama Niko dan mamahnya pun pamit pulang.
"mah, mamah keluar dulu dong, Niko ada yang pengin di katakan sama Nara" Ucap Niko hingga membuat Nara tersipu malu
"bicara apa, bicara sekarang kenapa?mamah nggak mau anak mamah macam-macam, ayo bicara saja?"
"Ih mamah ya sudah nggak jadi, ayo kita pulang" Ucap Niko sambil keluar kamar
"Nara, terimakasih untuk semuanya ya, titip Niko ya Nak, kalian jaga diri kalian, ingat batasan-batasan dalam pacaran, kalian masih kuliah, masa depan kalian masih panjang, tante pulang dulu ya" Ucap Mamahnya Niko sambil memegang kedua pundak Nara
"Iya tante sama-sama, pasti tante saya akan menjaga semuanya, terimakasih juga tante sudah mau datang ke sini, hati-hati ya tante"
Mamahnya Niko pun keluar dari kamar Nara dan saat mamahnya hendak Naik ke motor tiba-tiba Niko menghentikannya
"Mah tunggu dulu" Ucap Niko kemudian turun dari motornya kembali
"Ada apa Nak?" Ucap mamahnya Niko
"Tunggu di sini ya mah, sepertinya ada yang ketinggalan" Ucap Niko kemudian kembali ke kamar Nara, saat itu Nara pun masih berdiri di luar kamar menunggu Niko dan mamahnya pergi baru dia akan masuk ke kamar.
"Ada apa sayang, apa ada yang ketinggalan?" Tanya Nara
"Sepertinya begitu, aku ambil dulu di dalam" Jawab Niko sambil masuk ke kamar, kemudian Nara pun mengikuti Niko masuk ke kamar
"aku bantu ca..."
belum selesai Nara bicara tiba-tiba Niko menarik tangan Nara hingga Nara berada dalam pelukan Niko dan Cup😘🤗Niko langsung mengecup kening Nara dan memeluknya erat.
"Ini yang ketinggalan" Ucap Niko kemudian langsung melepas pelukannya dan pergi keluar kamar sebelum Mamahnya melihatnya
"I Love You" Ucap Niko sambil berjalan keluar, Nara pun hanya senyum-senyum sendiri melihat tingkah polah kekasihnya tersebut.
"sudah ketemu Nak?" Ucap mamahnya Niko ketika melihat anaknya keluar dari kamar
"Sudah mah" Ucap Niko sambil memegang HP di tangannya dan mengangkatnya
__ADS_1
Mereka pun kemudian berlalu dari kos Nara.
Bersambung...