
Libur Semester pun telah tiba, seminggu pertama Niko memilih untuk menghabiskan waktu bersama Tina di bali, dia pun menjelaskan kepada Nara bahwa dia belum bisa pulang karena ada nilai yang harus ikut perbaikan padahal itu hanya sebuah alasan karena dia akan pergi berlibur ke Bali dengan Tina simpanannya, sejauh ini Niko pun masih menyimpannya dengan rapih hubungan tersebut, tidak ada satu orang pun yang tahu hubungan mereka bahkan Nara sendiri juga belum memiliki rasa curiga sama sekali, Niko lihai menyembunyikan semuanya.
Tina dan Niko bertemu di bandara, saat Niko baru turun dari Grab, terlihat Tina yang sudah menunggu sambil duduk dan memegang HP, Tina memakai dress setinggi lutut, rambutnya terurai dan nemakai kaca mata hitam, dia pun kemudian melambaikan tangannya ke arah Niko, tak lama kemudian mereka pun bertemu dan langsung menuju ruang check in karena sebentar lagi pesawat akan berangkat.
Di dalam pesawat mereka duduk bersebelahan, di genggamnya erat-erat tangan Tina oleh Niko sambil di ciuminya, sebenarnya ada perasaan takut dan deg-degan di hati Niko karena ini baru pertama kali Dia Naik pesawat, Tina pun berusaha untuk membuat Niko merasa nyaman kini mereka pun sudah berada terbang di atas awan, selama di pesawat mereka pun selalu bergandengan tangan dan Tina menyandarkan kepalanya di bahu Niko, setelah mengudara kurang lebih satu setengah jam akhirnya pesawat yang mereka tumpangi sampai juga di Bandara Ngurah Rai Bali, saat itu waktu sudah menunjukan pukul 17.30 WIB, mereka pun kemudian di jemput oleh Pihak Hotel.
Sesampainya di hotel mereka langsung masuk ke kamar mereka masing-masing ya meski mereka tetap bisa satu kamar karena di dalam kamarnya ada conecting room yang menghubungkan kamar Tina dengan kamar Niko, karena merasa badannya sangat lengket Niko pun kemudian terus mandi, selesai mandi dia merasa lapar dan mengajak Tina untuk keluar makan bersama, selesai makan mereka pun jalan-jalan menikmati malam di Kota Bali.
__ADS_1
Saat sedang melihat pertunjukan Tarian bali, Niko mengambil HP di sakunya untuk menghubungi Nara, Tina pun nampak cemburu, melihat wajah Tina yang berubah BT Niko pun langsung menyimpan HPnya kembali ke dalam saku celannya.
"Cuma tanya dia lagi apa bebh, biar dia nggak curiga, nggak usah di tekuk gitu mukanya, aku kan ada di sampingmu sekarang" Ucap Niko sambil mencubit kedua pipi Tina, mendengar Niko bicara seperti itu Tina pun langsung memeluk Niko dan kembali menikmati pertunjukan tarian bali.
selesai berkeliling mereka pun kembali ke kamar masing-masing,
"sayang, sudah tidur belum, Muach" Isi chat Niko pada Nara, namun tak kunjung ada balasan Niko pun mengirimkan pesan kembali pada Nara
__ADS_1
"sudah tidur yah sayang, mimpi indah ya, miss.miss.miss you so muach😘😘"
Saat Niko hendak memejamkan mata, Tina tiba-tiba datang dan hanya menggunakan Lingerie yang berwarna merah dan G-string tanpa menggunakan B*a sehingga 2 bukit kembarnya nampak terlihat dengan samar-samar, dari kejauhan sudah tercium aroma wangi yang khas membuat gairah Niko jadi meningkat dan hatinya bergemuruh, seketika itu pula rasa ngantuknya langsung hilang dia langsung bangkit dari tempat tidur dan menghampiri Tina yang masih berdiri di depan pintu conecting room.
"Kamu memang paling mengerti apa yang aku inginkan sayang" Ucap Niko sambil menggendong Tina, di lihatnya wajah cantik Tina, kemudian di ke*upnya leher jenjang Tina hingga meninggalkan tanda kepemilikan di sana, Tina pun semakin menggebu-nggebu sepertinya di bawah sana lorongnya sudah sangat siap untuk di telusuri, namun Niko sengaja belum mau menelusuri ke sana dia ingin bermain-main lebih lama dengan Tina malam ini menikmati sensasi yang tidak pernah ia dapatkan bersama Nara.
Niko pun semakin hilang kendali kini pusakanya semakin berdiri tegak pertanda siap untuk menelusuri lorong yang ada di balik semak-semak tersebut, deru nafas mereka saling bersahutan, mereka pun melakukannya berkali-kali sampai pagi.
__ADS_1
Bersambung...