Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Ikat Rambut Hello Kitty


__ADS_3

Malam semakin larut suasana pun nampak sepi hanya terdengar suara jangkrik dan sesekali terdengar suara kendaraan motor lewat karena rumahnya di pinggir jalan raya namun Niko belum bisa memejamkan matanya, dia masih memikirkan kejadian tadi di bioskop, mengapa Nara tadi ada di sana, apakah Nara sempat melihat saat dia sedang berciuman mesra dengan Intan, lalu siapakah cowo yang bersama Nara, semua pertanyaan itu ada dalam benak Niko, dia pun heran mengapa akhir-akhir ini semenjak tidak komunikasi dengan Nara, dia merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya, namun entah itu perasaan apa, padahal dia sadar perasaan itu tidak seharusnya ada karena ada sudah ada Intan yang telah memenuhi hatinya dan mengisi hari-harinya, namun di sisi lain ada rasa ingin mengetahui segala sesuatu yang di lakukan oleh Nara, ingin tahu kabarnya, ingin tahu aktivitasnya, dan lain-lain namun untuk sekedar menghubungi Nara pun dia tidak bisa karena nomornya telah di hapus oleh Intan, mau main ke rumahnya pun dia tidak berani, karena memikirkan Nara tanpa sadar dia pun akhirnya ketiduran di meja belajar dan bangun kesiangan, dia pun segera lari ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap pergi ke sekolah karena hari ini di sekolah ada kegiatan bakti sosial yang di ikuti oleh seluruh siswa baik kelas 1, 2 dan 3, kegiatannya yaitu membersihkan seluruh lingkungan sekolah agar terlihat bersih dan rapih karena esok hari akan di pakai untuk kegiatan lomba Cerdas Cermat antar SMA yang akan di laksanakan di sekolah tersebut, Niko pun belum mengetahui kalau salah satu perwakilan dari SMA nya Nara salah satunya adalah Nara.


kalau hari ini Niko sibuk dengan kegiatan bakti sosial di sekolahnya beda dengan Nara, Nara dan teman-teman yang lainnya yang akan ikut lomba di berikan kesempatan untuk istirahat alias tidak masuk sekolah agar lebih siap dalam menjalani lomba besok, Nara pun seharian hanya berada di rumah sambil sesekali membaca materi-materi pelajaran yang akan di ikutkan lomba, tak lupa juga sesekali Widi nge-Chat Nara hanya untuk sekedar mengingatkan makan dan jangan terlalu banyak belajar biar pikirannya fresh dan jangan terlalu di jadikan beban pikiran.


Hari Perlombaan pun tiba sebelum berangkat ke sekolah Nara meminta do'a restu kepada Mamah dan Papahnya agar di lancarkan dalam menjawab soal-soal dan bisa menjadi juara membawa nama baik tim, nama baik sekolah dan tentunya nama baik keluarga.


"Mah, Pah, Nara berangkat dulu ya, jangan lupa doain Nara" pamit Nara pada orangtuanya sambil bersalaman


"Iya sayang, doa mamah dan papah selalu menyertaimu, jangan lupa Bismillah ya Nak" Ucap Mamah Nara sambil mengelus rambut Nara

__ADS_1


Nara pun pergi ke sekolah naik gojek, sesampainya di sekolah seluruh peserta yang akan ikut lomba di suruh berkumpul di dalam ruang aula, sementara siswa yang tidak ikut lomba mengikuti pelajaran seperti biasa di sekolah, Guru yang ikut ke perlombaan pun hanya sebagian atau perwakilan saja, mereka akan berangkat ke SMA XXX menggunakan Bus sekolah.


saat Nara hendak menuju ke ruang aula tiba-tiba di depan ruang laboratorium yang kebetulan bersebelahan dengan ruang aula, ada tangan yang menarik Nara masuk ke dalam ruangan laboratoriun tersebut dan tangan itu tidak lain dan tidak bukan adalah tangan Widi


"mau apa kamu bawa aku ke sini, jangan macem-macem ya atau aku teriak" Ucap Nara sambil memukul Widi dengan tasnya


"Galak banget sih, Aku cuma mau kasih ini, kamu terlihat lebih cantik dan anggun kalau rambutnya di ikat" Ucap Widi sambil memberikan ikat rambut motif hello kitty dan di pakaikan pada rambut Nara yang sebelumnya terurai, Nara selama ini memang lebih suka membiarkan rambut hitamnya yang panjang, lembut, halus dan wangi terurai saat pergi ke sekolah, untuk pertama kalinya Widi melihat Nara di ikat rambutnya saat belajar bersama kemarin dan itu membuatnya terpesona hingga berpikir untuk membelikan dan memberikan Nara sebuah ikat rambut, Narapun hanya bisa terdiam, lagi-lagi Nara pun merasakan getaran yang aneh saat tubuhnya berdekatan dengan Widi


setelah selesai memasangkan ikat rambut Widi pun kemudian pergi ke aula

__ADS_1


"Aku tunggu di aula" Ucap Widi sambil melangkah pergi dan menarik hidung Nara yang mancung


Setelah Widi pergi pun Nara merapikan kembali ikatannya kemudian mengambil cermin dari dalam tasnya, sambil memandangi wajahnya dan mengingat-ingat apa yang tadi Widi ucapkan dia pun kemudian menyusul Widi dan berkumpul bersama teman yang lainnya di Aula.


Setelah semua peserta berkumpul, sebelum berangkat Guru memberikan arahan kepada mereka dan tidak lupa juga mereka berdoa bersama sebelum berangkat.


Pukul 07.30 WIB mereka pun sudah sampai di tempat lomba yaitu SMA XXX yang menjadi salah satu SMA Swasta Favorit di kotanya, Gedungnya megah terdiri dari 3 lantai, memiliki lapangan yang luas, taman yang di penuhi dengan berbagai tanaman hias maupun bunga-bunga di tambah nuansa kolam kecil berisi ikan warna-warni dengan hiasan air mancur di tengahnya.


Lomba pun akan di mulai pukul 08.00 masih setengah jam lagi bagi peserta untuk mempersiapkannya, kesempatan itu pun mereka gunakan ada yang membaca buku, ada yang pergi ke kantin, ada yang keliling sambil melihat sudut demi sudut sekolah tersebut.

__ADS_1


Widi pamit ke yang lain untuk pergi ke kamar mandi, karena sekolah sangat luas dia pun agak sedikit kebingungan mencari letak kamar mandi, dan saat dia sedang mencari kamar mandi tanpa sengaja dia melihat siswa dan siswi yang sedang asik berduaan di sudut perpustakaan.


Bersambung...


__ADS_2