Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Handphone Siapa?


__ADS_3

"bebh, hp kamu bunyi terus coba aku lihat" Ucap Tina kemudian mengambil HP Niko yang ada di saku depan baju Niko dan melihat siapa yang memanggil, ternyata itu adalah panggilan video dari contact bertuliskan "Lovely" dan ada foto Niko dengan Nara yang itu artinya dari Nara dengan wajah kesal Tina pun menghadapkan HP nya ke arah Niko.


"Nara, tumben-tumbenan dia panggilan Video, kita harus segera pulang bebh soalnya tadi aku bilang sedang di kos takutnya nanti Nara malah curiga kalau aku nggak angkat-angkat telfonnya, sekarang kamu saja ya bebh yang bawa mobilnya biar cepat sampai kos" Ucap Niko sambil memperlambat kemudinya dan berhenti di pinggir jalan untuk berpindah posisi, Tina pun langsung melajukan mobilnya melewati jalan tikus supaya cepat sampai ke kos Niko dan tidak terjebak macet, tak butuh waktu lama mereka pun telah sampai ke kos,


"Nanti aku hubungin kamu...Cup" Ucap Niko sambil mengecup kening Tina kemudian segera turun dari mobil dan bergegas lari ke kamarnya, dia pun langsung melepas sepatu dan langsung bergegas ke kamar mandi untuk mandi.


karena chatnya tidak juga di baca dan panggilannya di abaikan oleh Niko, Nara pun semakin penasaran dan akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke kos Niko


selesai mandi Niko hendak menghubungi Nara tapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, Niko pun langsung membuka pintu dan betapa terkejutnya dia ternyata itu adalah Nara


"sa.sayang, kamu kok di sini, aku baru saja mau hubungin kamu?ayo masuk dulu, maaf tadi telfon kamu nggak di angkat ya sayang, aku sedang mandi" Ucap Niko sambil menggosok-gosok rambutnya dengan handuk


"iya maaf juga ya sayang kalau aku kesini nggak ngasih kabar dulu sama kamu, aku cuma mau nganterin ini, kebetulan aku tadi ke supermarket terus di depan lihat ini kayaknya minuman baru deh tapi karena tadi rame banget yang beli aku jadi penasaran terus aku beli dan aku ingat kamu, makanya aku bawain satu buat kamu" Ucap Nara sambil memberikan Es buah bercap "Sultan" dan berukuran jumbo.


"makasih ya sayang, kamu duduk dulu gih"


Saat hendak duduk Nara pun terlihat menyapu ruangan kamar Niko, dia melihat sepatu Niko yang tidak pada tempatnya,


"sayang, kamu punya HP dua?kok aku baru tahu" Ucap Nara yang melihat dua HP tergeletak di atas meja belajarnya


Niko pun langsung kaget

__ADS_1


"Mati aku, aku lupa tadi belum menyimpannya, Nara aku harus bilang apa" Ucap Niko dalam hati, dia pun hanya terdiam


"sayang, ini HP kamu?" Nara bertanya kembali sambil membuka HP nya


"Astaga Doni dasar teledor, bisa-bisanya HPnya ketinggalan, itu HP Doni sayang, anak kamar sebelah tadi dia memang habis dari sini, mungkin dia belum sadar kalau HPnya ketinggalan" Ucap Niko sambil mendekat ke arah Nara


"Oh punya teman kamu, aku kira punya kamu yank, nanti di anterin yank kasihan, sampai ngedrop nih HPnya" Ucap Nara sambil meletakan HPnya kembali ke atas meja kemudian duduk di sofa, Niko pun mengikutinya dari belakang


"Nggak mungkin dong sayang aku nggak cerita ke kamu kalau punya HP 2, mana mungkin juga aku mampu beli HP sebagus itu, mending buat biaya kuliah daripada buat beli HP kaya gitu yank" Ucap Niko kemudian ia hendak memeluk dan mencium Nara yang sedang ada di sofa namun Nara berusaha menghindar


"Maaf sayang, aku kebelet, permisi ke toilet dulu yah" Ucap Nara kemudian beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke kamar mandi, di dalam kamar mandi dia pun melihat baju Niko yang tergantung di belakang pintu kamar mandi


"baju ini" Ucap Nara dalam hati sambil mengingat cowo yang tadi dia lihat di dalam mobil yang dia rasa sangat mirip Niko, Nara pun mengambil baju tersebut kemudian menciumnya, Nara menghirup dua parfum yang berbeda dalam baju tersebut, parfum yang satu dia paham kalau itu milik Niko, sementara yang satunya dia merasa kalau parfum tersebut sangat mirip dengan parfum milik Tina


"Engga.engga aku nggak boleh berpikiran macam-macan, Nara kamu pasti salah lihat itu bukan Niko dan juga bukan mobil Tina, Niko nggak mungkin mengkhianati dan membohongi kamu" Ucap Nara sambil menggantungkan kembali baju Niko


"sayang, sudah belum kok lama banget?" Ucap Niko dari luar


"Iya sayang, ini sudah selesai" Jawab Nara sambil pura-pura menyiramkan air ke dalam WC


"Tarik Nafas dalam-dalam Nara, kamu nggak boleh menuduh tanpa bukti" Ucap Nara dalam hati kemudian dia pun segera keluar dari kamar mandi

__ADS_1


"sayang, sebelum aku ke sini kamu habis dari mana?" Tanya Nara


"memangnya kenapa sayang?aku nggak kemana-mana kok, tadi aku hanya di kos yank tidur siang" Jawab Niko


"Ya nggak apa-apa sayang, aku kan cuma tanya emang salah?ya sudah ini sudah sore aku pamit pulang dulu yah yank?" Ucap Nara


"Yah, sayang kok sebentar banget sih, aku kan masih kangen" Ucap Niko dengan suara manja kemudian dia pun memeluk Nara dan menyandarkan kepalanya di bahu Nara


"iya sayang maaf ya, aku harus mengerjakan tugas-tugas juga buat besok, kapan-kapan aku ke sini lagi yank" Ucap Nara sambil melepaskan tubuh Niko dari pelukannya.


Nara pun kemudian berjalan keluar kamar dan saat sedang jalan, dia pun tanpa sengaja melihat charger Iphone yang masih menancap dalam colokan yang ada di tembok


"Itu kan charger Iphone, apa mungkin teman sebelah main sampai bawa charger segala" Ucap Nara dalam hati namun ia enggan menanyakannya pada Niko.


"kamu hati-hati ya sayang, makasih esnyašŸ¤—I Love You" Ucap Niko saat Nara hendak naik ke motornya


"Iya sayang, Love You More" Ucap Nara kemudian dia pun segera berlalu dari kos Niko.


Setelah Nara pergi, Niko pun langsung masuk ke kamar dan menutup pintu kamarnya.


"Nara, apa tadi dia melihatku di jalan saat bersama Tina?" Ucap Niko kemudian merebahkan dirinya di kasur

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2