
Pagi-pagi Niko datang ke hotel tempat Nara menginap karena dia harus mengantarkan Nara ke Terminal, sesampainya di terminal mereka pun saling berpelukan sebagai tanda perpisahan.
"Hati-hati di jalan ya sayang, jangan lupa kasih kabar kalau sudah sampai rumah" Ucap Niko sambil mencium kening Nara
"iya sayang, kamu jaga diri baik-baik di sini ya, awas jangan nakal" Ucap Nara sambil menarik hidung Niko
"Maafkan aku ra, lagi-lagi aku membuat kesalahan, bahkan ketika kamu ada di sini aku malah melakukannya kembali dengan cewe ja*ang itu, aku sangat menyayangimu" Ucap Niko dalam hati saat melihat Nara yang sudah duduk di dalam Bus
Bus yang Nara tumpangi pun sudah pergi meninggalkan terminal, Niko pun kembali ke kost, sesampainya di kamar, masih ada Tina yang sedang duduk manis sambil mengaduk kopi
Kreeekkkkk...bunyi suara pintu di buka
"Honey, kamu dari mana?Tanya Tina sambil mengelus pipi Niko
"Aku habis dari terminal nganterin Nara, kamu ngapain masih di sini?" Jawab Niko sambil melepaskan sepatu dan duduk di kasur
Tina pun kemudian duduk di sebelahnya,
"Berarti, kita sekarang sudah bebas dong" Tanya Tina manja sambil menyandar di bahu Niko.
Karena Tina sering mengancam untuk melaporkan pada Nara tentang hubungan mereka akhirnya Niko pun mau engga mau menuruti segala kemauan Tina.
"Kita harus lebih hati-hati lagi soalnya mulai bulan depan dia juga kuliah di jogja" Jawab Niko
"What..Terus sekampus sama kita engga?tanya Tina kaget
__ADS_1
"engga, dia di Universitas sebelah" Jawab Niko
"Oh (namun dalam hati dia kegirangan karena itu artinya dia lebih punya banyak waktu dengan Niko dan berharap jadi yang pertama untuk Niko).
Niko melepaskan jaketnya dan kemudian merebahkan tubuhnya di kasur.
"Aku sudah pesan makan, mungkin sebentar lagi sampai, jangan lupa di makan, aku mau pulang dulu, sampai bertemu di kampus ya" Ucap Tina yang sedang duduk di sebelah Niko sambil mengikat rambutnya dan kemudian beranjak pergi dari kamar kost Niko karena jam 09.00 WIB nanti mereka ada jadwal kuliah.
Sementara itu Nara selama di perjalanan pulang memandangi foto-foto dirinya bersama Niko kemarin saat di jogja, sesaat dia juga merasakan kalau Niko yang dulu terasa berbeda dengan Niko yang sekarang, Nara merasa Niko yang sekarang adalah Niko yang penuh dengan *****, beda dengan dulu Niko yang penuh perhatian dan selalu ada cinta untuknya di matanya "ah mungkin itu hanya perasaanku saja, karena kita lama tidak bertemu" ucap Nara dalam hati.
Niko pun semakin lama mulai terbiasa dengan kehadiran Tina di sisihnya meski awalnya dia merasa seperti di ancam, namun lama kelamaan dia mulai memiliki perasaan lebih ke Tina, Tina selalu ada saat Niko butuhkan, Tina juga sering memberikan Niko barang-barang mahal dan branded, saat ada kesempatan mereka berdua pun sering melakukan hubungan layaknya suami istri dan kini Tina sudah perlu repot-repot untuk memasukan obat per*angsang ke dalam minumannya, ya Tina sudah berhasil merebut hati Niko, namun mereka tidak pernah menampakan kemesraan di depan umum, mereka tidak pernah menjelaskan ke publik kalau mereka berdua memiliki hubungan, sementara di satu sisi Niko juga tidak mau kehilangan Nara, Niko memiliki perasaan yang sama pada Tina dan Nara, semua yang tidak Niko dapatkan dari Nara bisa ia dapatkan dari Tina, begitupun sebaliknya yang tidak ada dalam diri Tina semua itu ada pada Nara, oleh sebab itulah Niko enggan kehilangan dua-duanya (dasar laki-laki😡), Niko pun kini memiliki 2 HP satu di gunakan untuk menghubungi Nara dan satunya khusus untuk komunikasi dengan Tina.
Pada suatu hari Nara pergi ke sekolah untuk mengambil Ijazah, sekalian dia temu kangen bersama teman-temannya yang lama tidak ia jumpai namun ada satu teman yang tidak terlihat, Widi..ya dia tidak melihat Widi di sana, Nara pun bertanya pada Mamet sahabat dekatnya Widi
"Widi kemana met ko engga berangkat?" Tanya Nara
"Apaan sih, ya tumben-tumbenan dia engga kelihatan, ijazah kan hal penting, bisa-bisanya dia engga berangkat" Jawab Nara
"Dia lagi ke jakarta, ke tempat kakaknya sama orang tuanya, soalnya kakaknya di sana lagi ada acara" Mamet pun kemudian menjelaskan pada Nara
"Oh gitu, kirain lagi sakit"
"ehm...bilang saja kalau kangen" Mamet pun kembali meledek sambil lari menjauh dari Nara😂😂
"hus...awas kamu yah met"
__ADS_1
Tidak lama kemudian HP Nara pun tiba-tiba bunyi
klontengggg....pertanda ada chat baru yang masuk, Nara pun langsung membukanya
"kamu mencariku yah?😎"
dan ternyata Chat dari Widi
"astaga, pakai lapor segala lagi tu mamet" Ucap Nara dalam hati
"PD, siapa yang nyari kamu, cie yang lagi jalan-jalan, jangan lupa oleh-olehnya ya" Balas Nara
"Ya besok di bawain Monas😂"
"Jadinya kuliah di mana Wid?" Tanya Nara seakan ingin tahu
"Belum tau nih, di jakarta mungkin ikut Kakak" Jawab Widi, Padahal sebenarnya tanpa sepengetahuan Nara dia sudah mendaftar di Universitas dan Prodi yang sama dengan Nara
"Di manapun semoga yang terbaik ya Wid"
"Iya Ra, terimakasih ya"
Selesai mengambil ijazah Nara pun kemudian pulang, sebelum menyalakan motornya dia menghubungi kekasihnya terlebih dahulu, karena sedari pagi mereka belum komunikasi, Niko pun tumben-tumbenan belum menghubunginya.
"sayang lagi ngapain?" Isi chat Nara untuk Niko
__ADS_1
Bersambung...