Di Antara 2 Hati

Di Antara 2 Hati
Lagi-lagi Nasi Goreng


__ADS_3

"Widi...Tunggu" Ucap Nadia saat melihat Widi melintasi ruang kelasnya


"Buat kamu, di makan ya, sebagai tanda pertemanan kita" Nadia pun menyodorkan box nasi yang berisi nasi goreng dan meraih tangan Widi supaya mau menerimanya


"Terimakasih" jawab Widi singkat dan dia hendak berlalu ke ruang kelasnya namun Nadia menghentikannya


"di makan sekarang aja yuk mumpung masih hangat"


"nanti saja, aku udah sarapan"


"ayolah" Nadia pun memaksa dan menarik tangan Widi agar mau mengikutinya ke kantin untuk sarapan


"ini cewe satu senang banget maksa!" gerutu Widi dalam hati


sesampainya di kantin mereka pun terus makan bersama tak lupa juga mereka memesan beberapa gorengan seperti bakwan, mendoan dan memesan minuman.


"Ayo di makan" Ucap Nadia sambil menyendok nasi goreng miliknya dan melahapnya

__ADS_1


"Ini kamu masak sendiri?" Widi pun mencoba bertanya pada Nadia soalnya nasi goreng tersebut rasanya sama persis seperti nasi goreng buatan Nara yang dulu pernah Widi makan saat di rumah Nara, hanya saja ini tidak ada nuansa gosongnya😁


"ya iya dong masak sendiri, masa beli, enak nggak?" Ucap Nadia sambil mendekatkan sedikit wajahnya ke arah Widi, Nadia terpaksa berbohong padahal sebenarnya yang masak itu Nara, saat di dapur Nadia hanya membantu meracik-racik bumbu dan menyiapkan bahan-bahan sambil belajar cara memasaknya supaya besok-besok dia bisa mempraktekannya.


"enak ko enak" Widi pun melahapnya sampai habis tak bersisa, Widi begitu menyukai Nasi goreng apalagi rasanya enak dan mengingatkan pada Nara.


Nadia pun terlihat senang karena Widi menghabiskan nasi goreng tersebut meski dalam hati dia merasa bersalah karena telah membohonginya


"Maafkan aku ya Wid, sebenarnya itu masakan Nara, tapi aku janji besok lagi aku akan masak spesial buat kamu" Ucap Nadia dalam hati


Niko pun mengantar Nara sampai ke halaman kampus.


"Makasih ya sayang sudah mau anterin, kamu hati-hati ya, jangan lupa nasi gorengnya di makan" Ucap Nara yang kini sudah turun dari motor Niko


"Iya sayang, kamu semangat ya" Ucap Niko sambil memegang dengan gemas kedua pipi Nara dan


Cup😘

__ADS_1


Sebuah ciuman mesra mendarat di kening Nara, setelah itu Niko pun pamit pergi dan berlalu dari kampus Nara, Nara pun melambaikan tangan dan dari kejauhan Widi dan Nadia dari kantin hendak menuju kelas melihat Nara dan Niko di halaman kampus, Nara pun kemudian masuk dan bertemu Nadia dan Widi.


"Cie yang pagi-pagi sudah berduaan" ledek Nara sambil mencubit perut Nadia


"Ngomongin diri sendiri nih kayaknya" Ucap Widi sambil melangkah pergi menuju kelasnya


Nara pun merasa tersindir, ya memang benar juga sih dia juga pagi-pagi sudah berduaan sama kekasihnya, Nara dan Nadia pun masuk ke kelas bersama-sama


"Nar, kamu tau engga nasi gorengnya ludes tak bersisa di makan sama Widi, aku senang banget, tapi maaf ya Nar, tadi aku bilangnya aku yang buat, masa iya aku harus jujur kalau itu buatan kamu, gengsi dong"


"Syukur lah kalau dia suka, iya Nad nggak apa-apa santai aja lagi, besok-besok aku ajarin masakan yang lain lagi ya"


"Makasih ya Nar, kamu memang the best" mereka pun kemudian masuk ke kelas, Nara memang aslinya pandai memasak, dia sering membantu ibunya di dapur.


Karena masih ada waktu kurang lebih satu setengah jam lagi untuk kuliah Niko pun kembali ke kostnya, dia ingin santai-santai terlebih dahulu sambil menikmati masakan Nara yang tadi sudah Nara letakan di tasnya, sesampainya di kos terlihat sudah ada Tina yang sedang menunggu di depan kamarnya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2