
Tina dan Niko pun melakukan beberapa kali malam itu hingga terkulai lemas dan tidur bersama sampai pagi, saat Niko terbangun pagi hari Tina sudah tidak ada di sampingnya dia sedang mandi di dalam kamar mandi yang ada di kamarnya.
"Bebh, sudah bangun?" di kecupnya pipi Niko yang baru bangun tidur dan masih senderan di di ranjang, dia pun membalasnya dengan bergelayut manja memeluk Tina yang masih menggunakan handuk kimono warna putih setinggi lutut, Tina nampak segar dan wangi, rambutnya masih di balut dengan handuk, aromanya membangkitkan gairah siapa saja yang menghirupnya.
"Sana mandi dulu beb, biar ilernya nggak kemana-mana hehehe" Tina pun meledek sambil mengusap sudut bibir Niko
"aaaaaa masih males" Jawab Niko sambil menyenderkan kepalanya di pundak Tina dan masih memeluk Tina seakan enggan beranjak kemana-mana.
"Hari ini kita ada kuliah jam 8 bebh, buruan sana mandi, aku buatin kopi dulu ya" Ucap Tina sambil melepas pelukan Niko dan ganti pakaian kemudian pergi menuju dapur untuk membuatkan Niko secangkir kopi, dia juga menyiapkan beberapa Roti Bakar, sejak kecil Tina selalu di manjakan oleh ayahnya maupun pembantunya jadi dia sama sekali tidak bisa memasak, beruntung jaman sekarang dia bisa pesan makanan apa pun Via Online jadi tidak usah repot-repot memasak, Setelah selesai mandi Niko pun keluar kamar dan mencari Tina yang sedang menyiapkan sesuatu di meja makan, sambil menunggu Tina selesai menyiapkan hidangan dia menghubungi Nara
"Pagi sayangku, Muach..sudah bangun belum?awali pagi ini dengan senyum manis ya, maaf semalem engga langsung kasih kabar pas sudah sampai aku langsung ketiduran yang" Isi Chat Niko pada Nara yang tak lama kemudian langsung ada balasan
__ADS_1
"Pagi juga sayangku, sudah bangun dong, pantesan aku telfon engga di angkat, aku kirim chat engga di baca, tapi ya sudah iya nggak apa-apa sayang, aku tahu pasti kamu kecapean 2 hari ini bolak-balik jogja...Muach, jangan lupa sarapan ya sayang" Balas Nara
Tina pun melihat Niko sedang sibuk memainkan HPnya dia pun berusaha untuk mengintip percakapannya sambil meletakan sepiring roti tawar di depan Niko yang sedari tadi sudah duduk di meja makan sambil menikmati kopi, Tina pun kemudian menyuapi Niko Roti bakar buatannya, sebenarnya ada rasa cemburu dan BT di hatinya kala melihat Niko sedang asik chatingan bersama kekasihnya, Niko pun tiba-tiba tersedak saat Tina bertanya
"Bebh, kamu sudah pernah, gitu-gituan sama pacarmu belum"? seketika pertanyaan itu pun membuat Niko kaget dan terbatuk kemudian secara reflek langsung meletakan HP di meja, Tina pun mengambilkan air bening untuk di minumnya, setelah agak mendingan kemudian Niko pun menjawab dan menjelaskan pada Tina kalau dirinya selama ini belum pernah sama sekali melakukan hubungan terlarang tersebut dengan siapapun bahkan dengan Nara kekasihnya, dia baru pertama kali melakukannya dengan Tina, mendengar penjelasan Niko, Tina pun merasa bangga dan bahagia,
"serius bebh, belum pernah?kemarin kalian nginep di Villa bersama, aku bayanginnya sampai gila tau engga?" Tina pun kembali bertanya pada Niko dan meyakinkan apakah mereka benar-benar belum pernah melakukannya.
"Kamu percaya sama aku engga?" Tanya Niko
kalau Niko engga perlu bertanya pada Tina Dia sudah tau jawabannya, karena dulu pas mereka melakukan pertama kali Niko tampak kesusahan dan terasa masih sempit, kemudian nampak bercak merah yang ada di spreinya dulu yang itu artinya dia Tina masih perawan kala itu dan belum ada siapapun yang masuk ke dalam gawangnya mungkin karena itu juga lah Niko jatuh cinta pada Tina.
__ADS_1
"Kenapa kamu engga putusin saja sih bebh pacar kamu, aku ingin jadi satu-satunya buat kamu" Ucap Tina sambil memeluk Niko dari belakang yang sedang duduk di kursi, tangannya pun melingkar di leher Niko
"Tidak semudah itu bebh" jawab Niko singkat, Tina pun memahami hal tersebut, dia masih rela untuk di jadikan yang kedua namun suatu saat dia ingin kalau Niko harus memilih salah satu dari mereka berdua untuk di jadikan istri, kalau Tina dia berencana ingin menikah muda yaitu setelah lulus kuliah nanti.
"Kalau kamu, apa yang kamu suka dari aku bebh, aku orang kampung, orang miskin, nggak punya apa-apa, beda sama kamu yang memiliki segalanya, hidup serba berkecukupan bahkan leb..."belum selesai Niko berbicara Tina langsung mendaratkan ciuman mesra di bibir sexy Niko Tanpa mengatakan sesuatu, lidah mereka pun saling beradu satu sama lain
"Aku mencintai apa adanya dirimu" hanya itu kalimat yang keluar dari bibir Tina membuat Niko semakin jatuh cinta dan jatuh hati padanya dan semakin susah untuk melepaskan Tina dari hidupnya, di peluknya erat-erat tubuh Tina,
"Aku nggak janji aku bisa selalu bahagiain kamu, tapi aku akan selalu berusaha untuk membahagiakanmu dan menjagamu, maafkan aku bebh kalau belum bisa menjadikan kamu satu-satunya di hatiku, kita jalani semua ini seperti air yang mengalir, dan aku minta pengertian kamu saat nanti Nara sudah ada di jogja, Aku Cinta Kamu" Ucap Niko sambil terus memeluk Tina dan mengecup kening Tina, dan ini untuk pertama kalinya Niko mengungkapkan kata Cinta pada Tina, selama ini meski mereka sering melakukan hubungan badan, Niko sama sekali tidak pernah mengeluarkan kalimat "Aku Cinta Kamu" pada Tina, Tina pun kemudian mengeluarkan air mata bahagia, dia tak menyangka kalau Niko akan mengucapkan hal tersebut pada dirinya, dia pun semakin yakin bahwa Niko lah pria yang selama ini dia cari, dia berjanji pada diri sendiri untuk terus mempertahankan Niko apapun yang terjadi, dia tidak ingin Niko menjadi suami orang lain kelak, diapun berencana untuk mengajak Niko menikah selesai kuliah nanti, namun rencana tersebut masih ia pendam dalam hati karena dia sadar saat ini masih ada Nara juga di hati Niko jadi untuk sekarang yang dia pikirkan adalah bagaimana caranya menyingkirkan Nara dari hati Niko tanpa memaksakan hati Niko.
Selesai sarapan mereka pun bersiap untuk berangkat ke kampus, mereka pergi dengan menggunakan kendaraan sendiri-sendiri, Niko berangkat lebih dahulu karena dia akan mampir kost untuk mengganti pakaian terlebih dahulu, saat masuk dia pun melihat sebuah kamar kost yang berantakan, ada kue ulang tahun yang berserakan di lantai, ada sebuah kado yang terbungkus rapi dan berada di atas kasur, dia pun segera membereskan kamarnya dan membuka isi kado tersebut dan isinya adalah Iphone keluaran terbaru dan itu adalah dari Tina, dia memberikan Iphone dengan RAM besar agar bisa menyimpan lebih banyak foto-foto mereka di HP tersebut, sebelumnya Niko menggunakan HP lama yang ia beli bekas sengaja dia beli khusus untuk komunikasi dengan Tina, dan HP yang lama dia gunakan khusus untuk komunikasi dengan Nara, setelah selesai membereskan kamarnya yang super berantakan dia pun bersiap-siap untuk berangkat ke kampus yang tidak jauh dari kostnya, di pakainya jam tangan hadiah dari Nara.
__ADS_1
Bersambung....
...**Terimakasih buat yang sudah baca, jangan lupa like, vote, coment, saran dan kritiknya ya🙏**...