Di Bawah Tali Pernikahan

Di Bawah Tali Pernikahan
Bab. 40. Wanita Asing Pengganggu.


__ADS_3

Syifa memakan omelete yang Atha buatkan sampai habis tidak bersisa, dengan dibantu dorongan air yang terus dia minum agar makanan itu bisa melewati tenggorokannya.


"apa kau mau ku buatkan lagi?"


"Tidak!"


Syifa menggelengkan kepalanya dengan kuat, kalau sampai Atha memberikan makanan seperti itu lagi, bisa dipastikan dia akan berakhir di rumah sakit.


"Baiklah kalau begitu! Oh yah, aku sudah mengatur keberangkatan kita ke Paris sore ini."


Syifa menganggukkan kepalanya, dia lalu membawa peralatan makannya ke westafel untuk dicuci.


Atha tersenyum memperhatikan apa yang Syifa lakukan, dia merasa bahagia karna Syifa menghabiskan makanan yang dia buat padahal dia tidak pernah masak sama sekali.


"Atha?"


Syifa terjingkat kaget saat lelaki itu kembali memeluk tubuhnya dari belakang, lelaki itu lalu mengecupi tengkuknya membuat bulu kuduk Syifa meremmang seketika.


"Eemmh, Atha!"


Dessahan berhasil lolos dari bibir Syifa membuat Atha dibakar gairah, sungguh dia benar-benar sudah merasa candu dengan tubuh Syifa.


Pada saat sedang asik menciumi istrinya, tiba-tiba Atha mendengar suara pintu Apartemennya dibuka oleh seseorang.


Dengan cepat dia melepaskan pelukannya dan berlalu untuk melihat siapa yang datang ke apartemennya itu, pasalnya tidak ada yang tau password dari apartemennya.


Syifa yang melihat kepergian Atha beralih merapikan pakaiannya yang sudah compang-camping, dia bergegas meletakkan piring dan mengikuti langkah suaminya.


"Honey! I am coming!"


Seorang wanita berpakaian super seksi berlari masuk dan memeluk tubuh Atha yang terpaku tidak jauh dari pintu, tubuhnya sedikit terhuyung ke belakang akibat ditubruk oleh wanita tersebut.


"Honey, aku sangat merindukanmu!"


Cup! Atha kembali mendapatkan kesadarannya saat bibirnya dikecup mesra oleh wanita itu, sementara Syifa yang melihat semuanya hanya membulatkan matanya sembari bersedekap dada.


Atha segera mendorong tubuh wanita itu sampai pelukan mereka terlepas, dia lalu melihat ke arah samping dan langsung terkejut melihat Syifa sudah berdiri di sana.


"Sa-Sayang, i-ini, ini tidak seperti yang-"


"Kenapa kau tidak menyuruh tamumu duduk? Aku akan menyajikan makanan dan minuman untuknya!"

__ADS_1


Atha semakin meradang, bisa-bisanya dia berada dalam situasi seperti ini. Padahal sudah susah payah dia mendekati Syifa dan usahanya akan hancur berantakan saat ini juga.


"Honey? Apa kau-"


"apa yang kau lakukan di sini?" tanya Atha dengan tajam, matanya berkilat penuh emosi karna wanita yang ada dihadapannya sudah sangat lancang karna masuk ke dalam apartemennya.


"Honey, aku merindukanmu! Apa kau tidak merindukanku?"


"Cukup, Nathalie! Hubungan kita sudah berakhir, dan aku minta kau pergi sekarang juga dari sini!"


Napas Atha mulai memburu, tangannya sudah mengepal kuat ingin menyeret wanita penghangat ranjangnya setengah tahun yang lalu.


"aou, kau tetap saja manis saat marah seperti itu, Honey! Apa wanita tadi istrimu? Ku dengar kau sudah menikah!"


"Tutup mulutmu! Dari mana kau tau password apartemenku ini?"


Atha merasa tidak pernah memberitahukan password apartemennya pada siapapun, bahkan dia tidak pernah mengajak wanita-wanita penghangat ranjangnya masuk ke dalam tempat itu.


"tentu saja aku tau, Honey! Bukankah kita sudah berbagi segalanya?"


"Kau-"


"Aku sudah membawa makanan dan minuman, jadi, silahkan duduk!"


Atha langsung memghampiri Syifa dan menariknya masuk ke dalam pelukannya, dia takut kalau Syifa kembali menjauhinya atau bahkan meninggalkannya.


"Ma-maafkan aku, Sayang! Aku benar-benar tidak ada hubungan apapun dengannya, aku juga tidak tau bagaimana dia bisa masuk ke dalam sini!"


Atha mengatakannya dengan menggebu-gebu, dia bahkan memeluk tubuh Syifa dengan kuat sampai membuat wanita itu menepuk-nepuk pundaknya.


"Sa-Sayang, kau-"


"apa kau mau membunuhku? Aku tidak bisa bernapas karna kau memelukku dengan kuat!" omel Syifa, dia memegangi dadanya yang terasa sesak akibat ulah Arthur.


"Ekhem!" Nathalie berdehem untuk membuat mereka berhenti, dia lalu berjalan ke arah sofa dan duduk di sana.


"Kau-"


Atha tidak dapat menyelesaikan ucapannya saat Syifa menepuk tangannya, istrinya itu lalu duduk tepat dihadapan wanita itu.


"silahkan dinikmati, anggap saja rumahmu sendiri!" ucap Syifa dengan penuh penekanan, terlihat wanita yang ada dihadapannya tersenyum sinis padanya.

__ADS_1


Atha yang sudah merasa tidak tahan kembali mengusir Nathalie, tetapi wanita itu tidak bergeming dan semakin memancing amarahnya.


"Kenapa kau mengusir tamumu? Bisa jadi dia datang untuk membicarakan sesuatu. Apa aku benar?"


Nathalia kembali tersenyum tipis, dia tidak menyangka kalau istri Atha pandai bermain lidah.


"kau benar! Aku memang ingin membicarakan sesuatu dengan Atha,"


"tapi aku tidak ingin bicara denganmu!" tolak Atha dengan tegas, andai saja Syifa tidak menahannya, sudah pasti dia akan menyeret wanita itu keluar dari tempat itu.


"Ayolah, Honey! Aku yakin kau masih merindukan kenikmatanku!"


Sepertinya tujuan Nathalie ke tempat itu memang ingin mencari keributan, dia merasa terkejut saat mendengar kabar pernikahan Atha beberapa hari lalu dan memutuskan untuk datang menemui lelaki itu.


"jaga ucapan-"


"Ooh, sayang sekali! Aku rasa Atha tidak merindukannya, karna sekarang ada aku yang memberi kenikmatan untuknya!"


Ucapan Syifa berhasil membuat Atha terlonjak kaget, dia tidak menyangka kalau istrinya akan mengatakan hal seperti itu.


"Benarkah? Aku tidak yakin kalau Atha puas bermain denganmu!"


Nathalie memperhatikan penampilan Syifa dari atas sampai bawah, dia lalu tersenyum mengejek karna memang saat ini Syifa sedang memakai baju tidur tertutup bergambar mickey mouse.


Syifa mengepalkan kedua tangannya, tetapi dia mencoba untuk menahan amarahnya, karna untuk menghadapi wanita seperti Nathalie tidak bisa menggunakan emosi.


"apa kau tidak tau, kalau dulu Atha sangat puas bermain denganku! Dia bahkan tidak melepaskanku sepanjang hari dan terus menusuk-"


"Tutup mulutmu!"


Atha sudah kehabisan kesabaran, dia berjalan cepat dan menarik tangan Nathalie untuk menyeretnya keluar dari tempat itu.


"Benarkah? Aku merasa kalau aku jauh lebih bisa membuat Atha puas hanya dengan memandang tubuhku saja!"


Syifa membuka pakaian tepat dihadapan wanita itu dan menampakkan tubuh seksinya membuat wanita itu tercengang.




__ADS_1


Tbc.


Terima kasih yang udah baca 😘


__ADS_2