Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)
boncap lagi ya.


__ADS_3

Embun menatap Kedua anaknya yang terlelap didalam box bayi. Dia tersenyum teduh. Disampingnya ada Pak Danang yang juga melakukan hal yang sama.


"Aku tidak menyangka akan memiliki cucu semuda ini." celetuk Pak Danang.


"Ayah, kamu sudah empat puluh enam tahun. Ayah sudah tak muda lagi." kekeh Embun.


"Hey, banyak pria diusiaku masih jadi ayah. Aku sudah sangat luar biasa bisa punya cucu." terang Pak Danang tidak terima. Embun terkekeh.


"Lihat pria menyedihkan disana."bisik pak Danang melirik Malvin yang duduk disofa dengan beberapa berkas ditangannya, dan sebuah laptop dipangkuannya.


Embun ikut menoleh melihat kearah Malvin.


"Entah diusia berapa dia akan punya cucu.."lanjut pak Danang berbisik.


"Ppfffffftttt....." Embun menahan tawanya. menutup mulutnya dengan tangan.


"Eheeemm..." dehem Malvin."Aku dengar bisikan kalian."


Embun langsung canggung dan salah tingkah.


"Ayah, ini sudah malam. pulanglah." ucap Embun lembut tanpa bermaksud mengusir.


"Baiklah. Istirahatlah." ucap pak Danang.


"Hey kau!" ucapnya pada Malvin, yang mendongak menatap ayah mertuanya.


"Jaga anak dan cucuku."


"Tentu Ayah." Malvin berdiri dan mendekat menyalami ayah mertuanya."Hati-hatilah dijalan. Jangan lupa berburu, biar nggak kesepian." sindir Malvin dengan senyum kepura-puraan.


Karena ayah mertuanya itu tidak pernah mau menikah setelah berpisah dengan Ibunya Embun. Sekalipun tidak ada niatan untuk berumah tangga.


"Baiklah menantuku."Balas Pak Danang mencubit lengan Malvin."Jangan ambil kesempatan selagi aku tak ada, kau main-main dengan anakku. dia baru saja melahirkan." sinisnya dengan senyum terpaksa.


Embun menggeleng, melihat kedua prianya itu. Sebenarnya mereka cukup akrab hanya, caranya seperti itu.


"Aayaahhh..."


"Iya.. iya.... aku pergi." Pak Danang berlalu keluar kamar perawatan Embun.


Malvin sedikit bernafas lega."kenapa ayahmu seperti tak menyukaiku akhir-akhir ini?"


"Itu karena kalian terlalu akrab."

__ADS_1


"Kau sebut itu tadi akrab?"


"Heemmm..."


Malvin mendekati istrinya. duduk dipinggiran ranjang. Malvin meraih tangan Embun dan menggenggamnya.


"Terima kasih." ucapnya. "Terima kasih karena sudah berjuang melahirkan anak kita dan tidak menyerah."


Embun menyambutnya dengan senyuman damai.


"Itu semua berkat dukungan dan kekuatan yang kamu berikan. Terima kasih sudah menemani kami." balas Embun menggenggam balik tangan Malvin.


"Aku mencintaimu Embun."


"Aku juga." Balas Embun.


Keduanya lalu tersenyum lebar. Mungkin memang penting bagi setiap pasangan untuk selalu mengucapkan kata cinta, dan terima kasih. Kadang karena gengsi ucapan itu sering terlewatkan.


###


Beberapa hari kemudian,


Embun sudah kembali ke kediaman keluarga Malvin Vorobyov. Setelah mengadakan syukuran untuk kelahiran anak kembar mereka, suasana rumah itu masih ramai. Dan, tentu saja rumah itu semakin sibuk dan bercahaya.


Didalam kamar Embun dan Malvin.


"Ibu," Kayla mendekat pada ibunya yang sedang menyusui kedua jagoannya.


"Kenapa sayang."


Kayla memandang ibunya dan adik-adik lelakinya, rasanya lucu dan penuh melihat ibunya yang menggendong dan menyusui dua orang bayi sekaligus.


"Apa ibu kesulitan?"


"Kesulitan apa?"


"itu.." Kay menunjuk ibunya yang aedang menyusui kedua bayinya.


"Tidak ada kesulitan untuk anak ibu Kay." jawab Embun.


"jika nanti kamu dewasa dan jatuh cinta, lalu menikah. jangan takut untuk mengandung dan melahirkan ya. Semua mudah jika kita bersyukur dan berusaha. Yaahh, walau ibu belum bisa sepenuhnnya melakukannya." ucap Embun nyengir.


"Iya ibu." jawab Kay."Ibu, bolehkan aku mengunjungi ayah?"

__ADS_1


Embun menatap anak gadisnya. "tentu saja boleh, kami bisa mengantar mu besok."


"Terima kasih ibu."


_______


Besok harinya, Embun mengantar Kayla mengunjungi rumah sakit dimana Danu dirawat. Sean dan Kian dititipkan sementara pada pengasuh.


Didalam ruangan khusus dengan banyak selang dan alat medis lainnya terpasang di tubuh pria yang terbujur diatas brankar rumah sakit.


Kayla menyentuh tangan Ayahnya.


"Ayah, Kayla datang lagi, cepatlah sadar. Apa ayah tak ingin melihat bayi ibu Embun? Mereka sangat lucu dan tampan."ucap Kayla. " jika ayah sudah sembuh nanti, kita bisa berpiknik bersama. Ayah ingat pantai terakhir kita kunjungi? disana sangat bagus. Ayo kesana Ayah." lanjut Kayla lagi.


Embun masuk ke ruangan itu, memanggil kayla anaknya setelah Kay cukup lama membesuk ayahnya.


"kay, ayo kita pulang." ajak Embun diambang pintu.


"Iya bu." jawab kayla menoleh.


"Ayah, kay pulang dulu ya, Ayah harus semangat dan cepat kembali." ucap Kayla tersenyum menatap tubuh ayahnya. Dilepaskannya genggamannya. lalu pergi keluar kamar dimana Danu dirawat. Tanpa dia sadari, jari tangan Danu yang sedikit bergerak.


Skip sampai sini untuk cerita Embun dan Malvin. Part selanjutnya, karena babnya ngk panjang ngk bisa dibikin novel.😣


Next cuma extra bab cerita kenan dan catty. 😊


____€€€____


Segini, cukup ya boncap nya?


Kalau misal banyak yang suka cerita Catty dan Kennan, Othor bikinkan season dua nya, ataw sekuel aja kali ya.😊


Jangan lupa juga mampir di karya othor yang lain, Hamil anak siapa!? up setiap hari. Udah chap banyak juga. udah mau end, tinggal beberapa bab lagi😊


Untuk Hot janda dan Belenggu cinta mafia masih tahap revisi ya.😊 tapi bakal lanjut juga kok. Tunggu waktu terbit aja😊


Satu lagi yang baru netes.


Gairah semalam.


Makasih


salam

__ADS_1


😊


__ADS_2