Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)
Chap 86


__ADS_3

Kay memasuki sebuah gedung kosong terbengkalai, kakinya melangkah perlahan.


"Kau datang sedikit terlambat Nine."Suara seorang pria remaja yang duduk di pojokan bangunan itu.


Kayla menoleh.


Se7en!


Seven berdiri dari duduknya, melangkahkan kakinya mendekat. Remaja yang mengenakan jumper hitam itu mengeluarkan sebuah flasdic dari saku jaketnya.


"Ada tugas baru untukmu."ucapnya,


Kay menatapnya penasaran.


"Mau mencobanya?"ujar remaja tampan itu tersenyum tipis.


*****


Kembali ke Catty dan Kenan.


Dalam mobil merah yang melaju itu, hanya adaa keheningan. Catty sesekali melirik pria didepannya yang fokus mengemudi itu. Walau jantungnya terus berdegub kencang.


Hmmmm... ini kesempatan langka. Tak mungkinlah aku sia sia kan. batin Catty tersenyum senang.


"Om Kenan, "


"Iya nona kecil."


"Panggil Catty donk kan aku dah setuju panggil Om Kenan." protes Catty.


"Baiklah Catty."


Catty sumringah.


"Aku lapar. Mampir beli bakso ya."


"Baiklah."


Catty tersenyum puas dan menang.


Kennan membelokkan mobilnya menuju sebuah resto bakso yang cukup terkenal enaknya.


"Bagaimana disini Nona kecil?"


"Ommmm...." protes Catty menunjuk pipi Kennan dengan memajukan badannya.


Kennan terkejut.


"Sorrry. Bagaimana kalau disini Cat?"


"Okey Om." Riang. Catty keluar dari dalam mobil.


Kennan masih duduk, "Aku tunggu disini."


"Apa?"Catty terkejut tak suka."Jadi aku makan sendiri?"


"Aku audah kenyang."


"aaahhh... ya sudahlah mau bagaimana lagi, aku akan pulang saja dengan menahan lapar. dari pada makan sendiri. uang sakuku juga tidak cukup. aku hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena pulang kelewat siang.."gumam Catty dibuat sedih.


Kennan jadi tak tega, akhirnya ikut menemani Catty makan bakso juga. Catty tersenyum menang.


Yees.. berhasil! lain kali akan kugunakan trik ini lagi.. hahahah.... batin Catty senang.


Saat makan bakso Kennan beberapa kali menengok jam ditangannya. Dia juga makan dengan cepat. mungkin langsung ditelan dan tidak dikunyah. mungkin loh ya.


"Kamu sudah selesai?"tanya Kenan tak sabar.


"sebentar lagi, om. Biar baksonya turun sampai perut. ini juga baru selesai. Masih nyangkut ditenggorokan."

__ADS_1


Kenan menghela nafasnya. "Turunin dimobil aja. Ayooo pulang."


"Eehh, kok buru-buru sih Om?"


"Aku masih ada kerjaan Nona kecill...."


"Catty!"protes Catty cemberut.


"Iya Catty. Ayo pulang. Daddy mu masih menunggu Om Kenan. Tolong kerja samanya ya? oke?"


Catty menghela nafasnya sedikit kesal.


"Oke."setujunya lemas.


Kandas sudah niat mepetin kakak Tampan ini. Dunia kerja orang dewasa ini rumit. batin Catty.


Seusai mwngantar Caty kerumah. Kenan kembali kekantornya. Disana sedang ada rapat internal. membahas salah satu anak perusahaannya yang terkena serangan web. Virus itu semakin cepat menyebar.


Malvin sudah mengerahkan perusahaan IT yang bergerak dibidang ini untuk menangani serangan Web yang sedari kemarin terus menyerang. bertahan dan menyerang lagi.


"Tuan?" Panggil Kennan dari pintu masuk ruangan kontrol yang dipantau oleh Malvin sendiri.


Malvin mendekat dan ikut keluar ruang kontrol.


"Ada perkembangan?"


"Saya kenal seorang Hacker muda...."ucap Kennan tapi belum sempat selesai namuunn sudah dipotong malvin.


"Apa? Kau mau bermain-main dengan anak kecil untuk serangan web kita?" Malvin terlihat tak senang.


"Bukan begitu tuan, dia jago. saya pernah menggunakan jasa nya dulu. saya pikir...."


Malvin mengangkat tangannya tanda tak setuju.


"Aku percaya pada penilaianmu... tapi,"ucap malvin


"Kau lakukan saja apa yang sudah aku perintahkan."lanjut Malvin lagi"Sore ini aku dan tim IT akan terbang ke kota M. Semakin cepat semakin bagus"


"Baik tuan"Kennan pasrah dan menyetujui.


"Terima kasih Ken. Aku percayakan yang disini padamu."


****


Sore itu Kennan sudah berada dirumah Malvin. Sedangkan sang Hot Daddy sudah berangkat dengan tim IT nya.


"Kenan, ayo makan malam dulu." panggil Embun mengetuk pintu kamar kennan.


"Baik Nona Embun."sahut Kennan dari dalam.


Kennan muncul di meja makan. Anak-anak juga sudah duduk disana.


"Duduklah!"sambut Embun dengan senyuman.


"Besok pagi aku akan memulai perjalanan. Titip anak-anak ya. Hukum dan marahi saja mereka jika kelewat batas."ucap Embun melirik pada anak-anaknya.


"Tentu Nona Embun."


"Dan jadilah anak yang manis, dan jangan mempersulit Om Kenan. heemmm?" pinta Embun pada anak-anaknya.


"Yes Mom!" serentak..


"Bagus ayo makan."


###


Malam itu Kayla sibuk lagi dengan komputernya, jari-jari cantik nya terus bermain indah diatas keyword.


Tiba-tiba dia merasa sakit perut yang tak tertahannya. Kayla menoleh kebelakang. Melihat pintu kamarnya. Lalu berlari kekamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai membuang hajat, Kayla keluar. Dia tersentak Ada Catty di depan komputernya. Kay berlari dan mendapati komputernya yang masih menyala. Berikut dengan data dan file yang terpampang jelas disana.


"Ke-kenapa kau disini Cat?"


"Tadi aku sudah mengetuk pintu, tapi kamu tidak ada."


Kayla salah tingkah lalu menutup beberapa file dan hendak mematikan komputernya.


"Apa ini Kay?" Catty menatap tajam.


"Apa kau meretas?"tanya Catty membuat pergerakan tubuh Kayla terhenti.


Wajah Kay berubah tegang, keringat dingin meluncur deras ditubuhnya. Gadis itu mematung.


"Kay?"


"A-aku ngantuk."ucap Kayla mengalihkan pembicaraan."Aku mau tidur."


"Kay!" Catty menarik lengan Kayla.


"Aku ngantuk Cat."


"Kalau kamu nggak menjawab atau menjelaskan apapun. aku akan tinggal disini. tidur disini dan menempelimu sampai kamu terbuka."ucap Catty mendahului Kay berbaring di ranjang.


Kay menghela nafasnya sedikit kesal. Walau bagaimanapun, catty aseorang yang keras kepala. Dan dia benar-benar melakukan apa yang dia ucapkan. Kay menatap saudaranya itu.


"Baiklah."


"Baiklah apa?"


"Kenapa kamu kemari?" Kayla menghidupkan lagi komputernya dan kembali memainkan jari-jarinya.


"Kenapa?" Catty bangun dan mendekat, "Aku kangenlah."


Kay terkekeh.


"Hhmmmmpp...."


"Yaaaah, aku hanya sedang tak enak hati." Catty mengalihkan pandangannya dan duduk didekat Kay.


"Kamu mau curhat?" Kay masih sibuk dengan komputerrnya.


"Biar kutebak..."


"Jangan! Tebakanmu selalu tepat!"tolak Catty dengan wajah memerah.


"Hhmmmpp.." kekeh Kay.


"Kembali kepertanyaan tadi. Kau meretas."


"Aku tidak tau ini disebut meretas atau tidak." Kay menunjukan beberapa data tentang Kennan membuat Catty membulatkan matanya sempurna. Lalu menepuk lengan Kay.


"Kay!"


Kayla terkekeh.


"Kau tidak mau tau?" mengerling nakal pada Caty yang memerah wajahnya.


"Biar kulihat."


Catty mencondongkan tubuhnya mendekat ke komputer Kay dengan antusias.


Sejenak Catty terlihat berfikir. Lalu menoleh pada Kayla.


"Apa kau tau sesuatu tentang Web perusahaan Daddy?"


Kayla terdiam.


____€€€____

__ADS_1


__ADS_2