Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)
Chap 92


__ADS_3

Flash back


Rudy keluar dari mobilnya dengan menelpon seseorang.


"Diyah! Kakak sudah sampai di apartemenmu. Jangan bersedih lagi. Masih ada pria lain yang lebih baik dari dia." ucapnya melalui sambungan telepon.


Rudy melangkah memasuki lift. "Oiya. Kaka bawa kan makanan enak kesukaanmu. Tunggu kakak diatas."


Rudy mencet nomor lantai 11. menunggu sesaat hingga benda kotak itu mengantarnya hingga ke lantai yang dituju. Rudy langsung melangkahkan kaki ke rumah Diyah adiknya. Rudy menekan tombol bel. Dan menunggu beberapa saat. Namun masih tak ada sahutan.


"Apa dia sedang pergi ya?" gumam Rudy. "Coba ku telpon dulu."


Rudy meredial nomor Diyah adik perempuan satu-satunya. Terdengar suara dering posel tepat di depan pintu yang tertutup itu. Rudy menempelkan telinganya di pintu. Lalu mulai mengetuk.


"Diyaahh! Diyah? Kamu di dalam? Ini kaka Rudy. Buka."


Tak ada sahutan. Krena berkali-kali ketuk tetepa tak ada shutan apaapun Rudy merasa curiga. Lalu memanggil menjaga Apartemen Untuk membuka kunci pengaman.


"Cepatlah pak. Aku kuwatir dia kenapa-kenapa" Rudy tak sabar.


"Iya iya." Jawan penjaga apartemen.


Begitu pintu terbuka, Rudy langsung menerjang masuk. Rudy tersentak mendapati adiknya Diyah menggantung di langit ruang tamu.


Pria itu menjerit histeris.


"Diiyaaaahhhh!"


"Adiikkkkuuuu!!!"


"Aappa yang kau lakukaannn....!!!"


"AARRRRRGGGGGG....."


Rudy menyesalkan kenapa dia tidak datang lebih cepat hingga mungkin bisa mencegah hal ini terjadi.


Penjaga apartemen pun terkejut melihat pemandangan itu dan memanggil pihak kepolisian. Belakangan Rudy tau Diyah memilih gantung diri karena tak kuat menahan susah hati. Cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Dan pria yang membuat Diyah gantung diri adalah Kenan.

__ADS_1


Dengan tekat bulat dan amarah yang menggebu. Rudy bertekat membalas dendam pada pria yang menyebabkan adiknya gantung diri.


####


Malam itu, Rudy terbangun membuka matanya. Dia melihat sekeliling. Rudy terkejut, pasalnya dia tak mengenali tempat dimana dia berada sekarang. Rudy mencoba menggerakkan tangannya namun tak bisa. Rudy tersadar, ternyata tangannya terikat.


Rudy berusaha melihat dalam ruang yang remang itu. Hanya ada dirinya.


Dimana aku? Apa yang terjadi? pikirnya melihat sekeliling.


Rudy mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi sebelumnya. Dia berada diruang panel. Rekannya membisiki jika terjadi penyerangan pada jaringan yang mereka buat untuk mengacaukan web Malvin. Saat itu pria bule itu mendekat dan semua tiba-tiba menjadi gelap.


Rudy tersentak..


Mungkinkah....?


"Kau sudah sadar rupanya?" Sosok gelap bersuara padanya dengan membawa sebilah pisau yang berkilatan, membuat Rudy bergidig.. Mengeluarkan keringat dingin dari tubuhnya. Rudy mengenali suara itu..


###


Dilokasi lain di pinggiran pantai, lebih tepatnya di cotage panel tempat Seven dan Nine membalas serangan hacker pada perusahaan Malvin.


Sedangkan Kay juga memiliki aktifitas sendiri. Dia juga sama mempertahan kan perlindungan bentengnya pada web. Ya, Kay mendapat tugas sebagai tameng dan Seven sebagai penyerangnya.


Terdengar suara asing diluar, Kay menoleh.


Apa yang terjadi diluar ssana? Kenapa begitu gaduh? pikir Kay. Walau tubuhnya belum beranjak namun dia sudah sedikit kendor, fokusnya mulai pecah oleh suara asing yang menggelitiki rasa penasarannnya.


"Nine! Abaikan! Pertahankan fokusmu!" Seru Seven yang tau gerak gerik Kay yang gelisah.


"Tapi, diluar..." Kay memcoba menjelaskan...


"Abaikan Nine!" seru Seven mengeraskan suaranya."Kita punya tugas masing masing."


"Tetap bertahan!"


PSSSUUUUTTTTT... TRRIIIINNNNGGHH!

__ADS_1


Kay terkejut, seperti ada lemparan benda logam dan mengenai salah satu benda diruangan itu.


Apa yang sebenarnya terjadi? pikir Kayla dengan tubuh yang menegang dan keringat dingin. Rasa takut menjalari tubuhnya...


Lindungi kami tuhan.


"Nine jangan abaikan tugasmu!" Seven kembali memperingatkan.


PSSSUUUUTTTTT...


UUUUGGGGGHHHHH......!!


Darah segar terlihat mengalir.....


###


Di lokasi lain. Dalam mobil yang melaju, Ken beserta orang-orangnya menuju sebuah wilayah dengan kecepatan penuh.


"Jadi maksud dari petunjuk yang Nona Catty berikan adalah...." ucap salah satu pengawal yang ikut bersama Ken.


"Dia meminta kita memanggil polisi ke daerah tersebut."terang Ken yang duduk di jog belakang melipat tangannya didada.


"Maksudnya?"


"gii X 186" sebut Kenan."gii sama dengan polisi simbol 911 , X adalah lokasi kawasan gedung terbengkalai yang sebentar lagi akan di robohkan dan dijadikan waduk. Dan 186 mungkin....."


"Dijadikan waduk? Maksudnya lokasi Xxxx? Bukan kah besok pagi akan mulai dialiri air besar-besaran?" salah satu anak buahnya terkejut sekaligus takut.


"Benar! karena itu kita harus cepat. Dan hubungi pihak yang bersangkutan untuk menunda pengairan karena masih ada orang disana." kata Ken memberi arahan.


"Baik."sahut salah satu orang pengawal yang ikut semobil dengan Kenan.


"Apa mereka bermaksud menenggelamkan Nona Catty disana?" sahut anak buah Kenan yang lain.


Ken menjadi geram dia menggebrak pintu disampingnya.


"Kurang ajar!" umpatnya."Percepat laju mobilnya." seru Ken gusar.

__ADS_1


Catty !! Semoga msih terkejar! Tetaplah selamat!!


____€€€____


__ADS_2