
Seminggu telah berlalu.Khirani telah keluar dari rumah sakit lima hari yang lalu. Sementara itu si kembar Aliya dan Alika masih dirawat disana. Dan Khairani harus bolak balik ke rumah sakit tiga kali sehari demi dapat memberikan ASI untuk mereka. Karena Bakri dan Farhan sedang sibuk, maka Khairani diantar Bakri dan Farhan bergiliran.
Sementara Bakri dan Farhan bekerja keras untuk merombak toko habis habisan. Semua dikebut dalam waktu satu minggu. Tanah yang tadi kosong sudah di kontrak selama lima tahun, begitu juga dengan rukonya. Sekarang tanah kosong itu telah berubah menjadi sebuah bangunan berbentuk pergudangan berukuran sepuluh kali lima belas meter.
Sementara ruko telah dipasang rak besi yang berjejer di dinding, dan di bagian belakang telah disulap menjadi ruangan kantor dan ruang istirahat karyawan. Terdapat sebuah meja dengan komputer lengkap di atasnya yang berada samping rak besi, sebagai tempat untuk Admin sekalian meja kasir.
Hari ini Bakri dan Farhan mengadakan briefing dengan semua karyawan nya.Berhubung toko telah siap untuk beroperasi, tinggal mengkoordinir sumber daya manusia nya.
Mereka mengadakan rapat di sebuah Restoran Seafood. Tujuan pertemuan ini lebih ke pengenalan dan pembagian tugas .
Luki diangkat menjadi koordinator dan Asisten Bakri .Adminnya bernama Meta ,supir bernama Qori dan Arya sebagai pramuniaga.
Selesai rapat mereka menyantap hidangan makan siang yang telah disediakan pihak Restoran. Setelah semua selesai menghabiskan makan dan berbincang bincang ringan dengan karyawan nya Bakri pun menutup acara rapat dengan segera.
"Baiklah semua... berhubung besok kita sudah mulai bekerja, saya harapkan kita bisa bekerja sama dengan baik ke depannya. Sekarang kalian sudah boleh pulang, dan persiapkan diri untuk besok."
Mereka pun saling berjabat tangan ,sebagai bentuk sopan santun khas Indonesia.
Setelah semua karyawannya pulang, kini tinggalah Bakri dan Farhan. Mereka masih duduk dan membahas beberapa hal yang harus diselesaikan.
"Han... terimakasih yaa... " Ucap Bakri
"Tak usah berterimakasih, toh aku diuntungkan disini....
"Setidaknya kamu mengeluarkan ku dari keterpurukan...
"Yang ada aku memanfaatkan keterpurukan mu untuk keuntungan ku... apa kamu tidak sadar...
"Kamu ini...
"Sudahlah Ri ...jangan berterimakasih terus bosan aku mendengarnya. Begitulah harusnya hidup ,saling mengisi kekurangan ....
"Kamu benar.... Oh iya bagaimana kabar si kembar apa sudah ada perkembangannya...." lanjut Bakri
"Sudah banyak peningkatan, sejak mereka dapat ASI... mungkin tidak lama lagi mereka sudah boleh pulang. Kemarin Dokter bilang sekitar tiga atau lima hari lagi mungkin... tergantung kondisi mereka.... "ungkap Farhan sambil mendesah.
__ADS_1
"Kenapa kamu sedih, bukan nya bagus mereka sehat...
"Aku mau kembali ke Singapura minggu depan Ri....
"Singapura... Kamu tinggal disana..... ??? Yaa ampun aku tak tahu apa apa tentang mu, teman macam apa aku ini. Dan kamu diam saja... tidak adakah yang perlu kau sampai pada ku... ??"Bakri berkata dengan nada tinggi sambil menyandarkan kan punggung dan bersedekap tangan .
"Heii... tenang Bro... masih ada waktu seminggu buat mu mendengar cerita ku, sampai kuping mu panas... " ucap Farhan sambil terkekeh. " Sekarang kita harus pulang, waktunya Khairani ke Rumah sakit." lanjutnya.
"Seperti nya aku tak bisa, aku harus jumpa Supplier siang ini di toko, kamu aja yang antar. Tapi kamu antar aku dulu...
"Baiklah...
*****
Khairani dan Farhan dalam perjalanan menuju rumah sakit. Hanya ditemani Gaza yang tertidur dipelukkan Khairani. Mobil meluncur membelah jalanan yang agak macet.
"Khai... terimakasih yaa, sudah mau susah susah kayak gini ,demi si kembar. Tapi ini dak lama kok... tiga hari lagi aja " ucap Farhan
" Tiga hari ..? Apa mereka yang sudah boleh pulang.. ?
"Singapura ?,kamu tinggal disana ?? tanya Khairani kaget.
"Iya aku warga negara Singapura .Dan visa ku habis minggu depan. "
Khairani terdiam tercengang menatap Farhan. Dia tak bisa berkata kata. Semua terlalu mengejutkan bagi nya. Khairani terlanjur menyayangi si kembar, walau bagaimana pun dia tetap seorang ibu Menyusui bukan sekadar memberikan air susu, ada ikatan antara ibu dan anak. Melalui sentuhan, tatapan dan setiap isapan ada kasih sayang yang mengalir.
"Kenapa... begitu beratkah berpisah dari ku... " Tanya Farhan menjahili
" Ck..."Khairani berdecak kesal " Bukan kamu, tapi si kembar aku terlanjur sayang sama mereka... "ucapnya merengut. " Aku kira kalian tinggal di kota ini, jadi masih ada harapan untuk ketemu mereka. ...
"Sesekali kami akan kesini berkunjung jangan khawatir...
"Terus mereka akan minum susu formula... ??
"Iya... terpaksa...
__ADS_1
"Padahal sebagusnya ASI eksklusif itu enam bulan.."Sayang sekali...
Akhirnya nya mereka sampai di rumah sakit. Seperti biasa mereka langsung keruangan si kembar. Khairani pun melakukan tugasnya dengan baik, sedangkan Farhan menunggu sambil menggendong Gaza.
Kali ini Khairani menyusui si kembar dengan perasaan sendu. Sambil menatap mata bayi mungil itu Khairani merasakan kesedihan yang mendalam. Seperti yang seorang ibu yang akan kehilangan anaknya. Tanpa sadar air mata Khairani telah membasahi pipinya. Sesekali dia mengusap air matanya dan sesekali mengelus pipi si kembar. Hingga kedua bayi itu tertidur barulah Khairani yang keluar.
Di luar ruangan ternyata Gaza sudah tertidur di gendongan Farhan. Segera Khairani mengambil Gaza dari tangan Farhan. Farhan dapat melihat mata bulat itu sembab dan basah dari dekat.
"Apa dia rewel... " tanya Khairani yang merasa tidak nyaman dipandangi Farhan
"Tidak... "Kamu menangis... ? Selidik Farhan.
"Hm ...jawab Khairani mengiyakan. "Ayo pulang udah sore " ucapnya mengalihkan pembicaraan. Khairani pun melangkah duluan diikuti Farhan dari belakang.
Sesampainya di dalam mobil Farhan tidak langsung menjalankannya, dia memutar tubuhnya menghadap Khairani. Khairani yang ditatap seperti itu merasa tidak nyaman.
"Kenapa melihat ku ayo jalan... "tanya nya bingung.
"Apa sesedih itu berpisah dari mereka...
"Kamu kira aku pura pura sedih.., kamu kira menyusui seorang bayi itu sekadar memberikan p******a saja... tanpa perasaan ,tanpa adanya keterikatan. Aku seorang ibu walaupun hanya ibu susu. Bahkan hubungan itu hampir menyamai hubungan antara ibu dan anak kandung" Apa kamu tahu bang... :!?! Anakku dan anakmu sekarang adalah mahram ,mereka haram buat menikah dikemudian hari. " ungkap Khairani sedikit tegas.
"Oke..oke... aku hanya bertanya saja... "ya udah kita pulang... "jawab Farhan sambil menghidupkan mesin mobil. "Ternyata Bakri benar, kau cerewet " gumamnya tak jelas
"Bang Farhan sambil bilang apa...
"Tidak ada...
Akhirnya mobil pun bergerak keluar dari parkiran.Tidak ada pembicaraan selama perjalanan, hanya rengekan Gaza yang sesekali terdengar. Khairani larut dalam lamunannya sendiri, sedangkan Farhan terlihat fokus dengan kemudinya
*****
🌺 SALAM HANGAT SEMUAAA 😘😘
Bab selanjutnya cerita Farhan yaa 😁
__ADS_1
Siapa sih abang keceeh satu ini dan ada apa dengan ibu si kembar ... semangaaat Reader kuh🌺