Disaat Kau Pergi

Disaat Kau Pergi
Sepenggal kisah yang tersisa


__ADS_3

Cerita itu terhenti sejenak. Farhan mencoba mengulang setiap kata yang pernah didengarnya dari Sang mama.Kisah pilu dari anak yang tak diharapkan oleh keluarga ayahnya. Dan sesaat kemudian Farhan kembali melanjutkan ceritanya.


"Setelah pemakaman kedua orangtua ku, papa berusaha menghubungi keluarga ayah. Mereka datang... tapi cuma memindahkan makam ayah saja ke negara mereka, tapi mereka tidak mau membawa ku. Karena mereka tidak pernah mengakui keberadaan ku. Padahal aku sangat mirip ayah, cuma kulit dan warna mataku yang berbeda.... " Farhan pun terkekeh miris. Sejak itu Papa dan mama mengadopsi ku secara resmi.


"Ada ya ...orang yang bisa tak mengakui keturunan nya sendiri. terlepas dari pernikahan yang tak direstui , tapi darah mereka tetap mengalir dalam tubuh mu ."Bakri bicara sembari geleng geleng kepala.


"Mereka keluarga terpandang, apalagi mereka tahu ibuku yatim piatu yang hidup di panti.


"Terus kenapa kamu bisa terdampar di Singapura...


"Setelah proyek papa selesai di sini aku dibawa menetap di Jepang .Aku sekolah dan kuliah disana sampai lulus .Dan bekerja di perusahaan papa sampai umur dua puluh lima tahun aku . Orang tua angkatku tidak punya anak, makanya mereka menyayangi ku. Tapi hal itu membuat saudara papa iri dan berusaha mempengaruhi papa. Mama paling memahami semua itu. Beliau tidak suka berebut kekayaan, saling menyakiti dan saling menjatuhkan.


"Akhirnya mama meminta kepada papa untuk mengeluarkan ku dari perusahaan dengan dalih supaya aku belajar mandiri. Bermodal dari hasil penjualan aset milik orang tua kandung ku yang dikelola mama , aku memulai usaha kecil di Singapura. Masih tetap dibidang konstruksi. Dan tahun ketiga aku berhasil mendirikan sebuah perusahaan tapi masih tergolong kecil.


"Pada tahun ini kelima aku di Singapura, aku dapat kabar mama sakit kanker rahim stadium akhir. Dan beliau meninggal karena operasinya gagal. Sejak itu aku jarang ke Jepang. Paling kalau papa meminta baru aku kesana. Dua tahun lalu beliau meminta ku memimpin perusahaan di Jepang menggantikannya ,tapi aku tidak mau.


"Kenapa... " tanya Bakri singkat


"Mama berpesan untuk menjauh dari keluarga papa, mereka sedikit kejam... he.. he.. "kekeh Farhan. Selain itu aku lebih nyaman di Singapura karena perusahaan milikku sendiri walau masih kecil. Sebenarnya aku pemegang saham terbesar di perusahaan papa, punya ku 35% ,papa 25% dan mama 10% dan yang 30% saham minoritas yang dilempar ke publik.


"Saham yang aku punya milik ayah dan sekarang milik mama juga dialihkan atas nama ku jadi totalnya 45%. Begitulah kisah masa lalu ku. Selain dari pada harta yang aku punya, tak ada lagi yang menarik.


"Kenapa kamu tidak menikah... apa segitu enggak lakunya, hingga di umurmu setua ini kau tidak menikah juga.. "Ucap Bakri dengan intonasi mengejek.


"Belum ketemu dengan wanita yang buat aku ingin menikah. "jawabnya enteng.


"Atau kamu memang tak berhasrat pada wanita ?? "selidik Bakri.


"Enak saja.. kau kira bagaimana si kembar bisa ada di dunia ini... " jawabnya dengan kesal.


"Jadi kemana kau membuang hasrat mu jangan bilang di kamar mandi... "' tawa Bakri pun meledak.


"Sembarangan.... aku ini dikelilingi banyak wanita yang mengantri minta ku sentuh, dan aku tinggal pilih yang ku mau. " jawab Farhan bangga.


"Wah... dasar Casanova tak laku... " ejek Bakri .


"Tapi aku udah tobat, sejak aku tak sengaja menodai ibu si kembar. "lirih Farhan.


"Maksudnya... " tanya Bakri tak mengerti.


"Waktu itu tepatnya tahun lalu, aku menghadiri jamuan makan di salah satu hotel di Batam .Yang diadakan oleh klien ku. Tak hanya di jamu dengan makanan saja tapi juga dengan wanita wanita cantik .Termasuk disitu ibu si kembar...


"Jadi ibu si kembar wanita malam...


"Tadinya aku berpikir sama dengan mu. Tapi ketika aku melihat dia ketakutan waktu ku dekati, aku menyadari dia belum berpengalaman. Dan aku berniat menolongnya. Aku sengaja membawanya ke kamar untuk melindungi nya.


"Sampai di kamar dia menangis minta agar aku tidak merusaknya. Gadis itu berumur delapan belas tahun, Namanya Citra .

__ADS_1


flashback on


"Siapa namamu...


"Citra ,aku mohon jangan sentuh aku...


"Kenapa kau bisa ada ditempat pesta tadi...


"Aku terpaksa ,aku butuh uang untuk operasi ibuku, kebetulan temanku menawarkan pekerjaan ini. Katanya cuma menemani tamu minum.


"Lalu kau percaya begitu saja...


"Aku tidak punya pilihan. Uang Tigapuluh juta sudah ditransfer ke ibu untuk operasi. Tolong Pak saya mau jadi pelayan seumur hidup asal jangan jadi pe****r.


"Seharusnya kau berpikir dulu sebelum terjebak di sini.


"Tolong Pak keluarkan saya dari tempat ini... saya mau ketemu ibu... " Citra pun mulai menangis ,keringat dingin mulai mengucur di dahinya.


Farhan pun merasa aneh melihat Citra menatap sayu dan wajahnya memerah.


"Apa kau meminum sesuatu sebelum kesini.


"Iyaah... kami semua disuruh minum jus jeruk tadi " jawabnya gelisah dengan sedikit men****h.


"Bodoh... Kamu ini dicekoki obat perangsang ,sial... bagaimana aku harus menolong mu... "teriak di Farhan kesal. "Berusahalah menahan nya... sekarang pergi ke kamar mandi berendamlah.


"Pak, tolong aku... aku tidak tahan... "Citra keluar hanya dengan pakaian dalam yang sudah basah.


"Apa kamu masih sadar...


"Iyaah... "Citra mengangguk


"Sekarang masuk lagi berendam lagi cepatlah... "Farhan pun menyeret Citra ke kamar mandi kembali, menghidupkan shower dan menyiram tubuh Citra dengan air dingin.


"Dingin " keluh Citra tapi tangannya mulai memegang tangan Farhan. "Pak tolong aku ,tak tahaaan...Pak...


Farhan hanya pria normal yang berusaha untuk menahan diri. Tapi dia tetap saja manusia biasa. Mendapat perlakuan agresif dari Citra akhirnya meruntuhkan pertahanannya.


"Kau akan menyesal, setelah ini...


"Tidak.. aku masih sadar pak, ini bukan kemauan kita. Tapi ini sangat menyakitkan aku tidak tahan.


Dengan hasrat yang sudah terpancing karena sentuhan Citra Farhan menggendong Citra kembali ke ranjang. Bermula dari sentuhan lembut yang kemudian membawa mereka larut dalam gejolak saling memuaskan.


flashback off


"Pagi hari ketika bangun Citra tidak menyalahkan ku, tapi aku yang merasa bersalah. " lanjut Farhan

__ADS_1


"Kenapa tidak kamu nikah saja... " tanya Bakri


"Itulah penyesalanku selanjutnya. Setelah selesai kejadian itu aku menebusnya pada muncikari nya. Dan aku mengantarkannya kembali ke Pekanbaru . Dia dan ibunya tinggal disini. Sewaktu sampai di rumah nya ternyata ibunya baru saja meninggal.


"Sungguh menyedihkan... kehilangan kesucian karena ibunya. tapi ibunya malah meninggalkan nya. " ucap Bakri.


"Sedihnya lagi dia tinggal sebatang kara, yang ada keluarga jauh saja. Itulah akhirnya aku beli rumah di Pekanbaru. Ada ketakutan dalam diri ku seandainya dia hamil dan aku tidak mengetahui itu .Maka aku menyuruhnya tinggal di rumah yang baru ku beli. Ku lengkapi fasilitasnya dan asisten rumah tangga.


"Aku selalu memantaunya lewat asisten rumah tanggaku selama aku di Singapura. Ternyata dia mengalami depresi, setelah apa yang menimpanya. Selama seminggu aku meninggalkan, selama itu dia tidak pernah keluar kamar. Selalu dipaksa makan dan mandi. Akhirnya aku kembali ke sini.


"Aku berusaha untuk bicara dengannya, dia hanya menjawab ketika ditanya. Dan aku membawanya Psikiater .Dari sana aku tahu bahwa dia merasa tidak berguna kecewa pada dirinya sendiri, dan dia merasa jijik dengan dirinya.


"Apa itu yang menyebabkan dia meninggal.. " tanya Bakri


"Bukan... Setelah terapi beberapa kali dia mulai sehat dan kembali ceria. Sampai satu setengah bulan kemudian ,Citra mulai mengalami gejala kehamilan. Hal yang paling aku khawatir kan. Ternyata dia sudah hamil 6 minggu .Dan dia kembali ke depresi. Tapi karena cepat di tangani dia mulai bisa menerima kenyataan bahwa dia akan jadi ibu. Aku selalu mengatakan padanya kalau aku menyayanginya dan bayi di kandungannya.


"Waktu kehamilannya memasuki bulan ketujuh aku sedang sibuk sekali, ada proyek di Kamboja, membuatnya tak bisa mengunjungi nya selama lebih satu bulan. Hal itu membuat dia berpikir aku melupakan nya. Naasnya itu membuat tekanan darahnya naik dan mengancam keselamatan bayi dan ibunya.


" Dan ketika aku sampai di rumah sakit, dia sedang di operasi. Si kembar selamat walau butuh waktu lama untuk pemulihan, ternyata tapi ibunya tidak karena pendarahan yang tidak bisa dihentikan.


"Dan yang paling membuat ku menyesal adalah karena aku tidak menikahinya waktu itu.


"Kenapa... " Tanya Bakri sambil sarkas


"Setelah seminggu kematiannya asisten rumah tanggaku menemukan diarynya. Isinya sangat mengejutkan kan, Citra mencintai ku dan selalu berharap menikah dengan ku. "ungkapan Farhan diakhiri nya dengan senyuman miris.


"Apa kau mencintainya... ...


"Tidak... hanya menyayangi seperti seorang kakak saja. itulah alasan kenapa aku tidak menikahinya. Dia masih terlalu muda ,sangat disayangkan kalau harus menghabiskan umurnya dengan ku. Tadinya Aku berniat untuk mengembalikan masa mudanya, dengan meneruskan kuliahnya dan aku akan membantunya dalam meniti karirnya. Tapi nasib berkata lain.


"Sekarang kamu tahu alasan ku tidak lagi bermain wanita, karena aku takut tak sengaja menghancurkan wanita lagi. Apalagi aku punya anak perempuan. Hah..."Farhan pun menghela napas kasar. Menyandarkan punggung nya di kursi malas. Dan melipat tangan di dadanya, memejamkan mata menahan detak jantungnya yang terbawa emosi.


"Kamu tahu Ri... aku tidak pernah menceritakan apapun tentang ku kepada orang lain sejak mamaku tiada. Karena cuma mama yang paling mengerti aku. "Farhan bicara masih dengan mata terpejam.


Bakri mendengarkan dengan diam tidak lagi berkomentar apapun. Entah karena lelah atau mengantuk. Dia melakukan hal yang sama dengan Farhan. Bersandar dan memejamkan mata.


"Apa kalian lagi mengintip bidadari mandi tengah malam di danau itu....


*****


🌺 Hayo...siapa tuu


Tunggu bab selanjutnya 😘😘


Love you all 🌺


"

__ADS_1


__ADS_2