Disaat Kau Pergi

Disaat Kau Pergi
Istri VS Mantan


__ADS_3

" Jeany ada di Perusahaan ...


" Haa,...


" Khaira, tenang dulu ,oke ! Ini tidak seperti yang kamu pikirkan. Biar aku ceritakan dulu, agar tidak ada salah paham. "


" Hmm ,lanjutkan . " Khairani kembali duduk dan bersandar. Farhan pun ikutan duduk dengan menghadap ke arah Khairani.


" Saham milik Papa diambil secara licik oleh keponakan Papa yang menjadi wakilnya di Perusahaan. Dan belakangan saham itu diketahui dibeli seseorang yang ternyata adalah Jeany. Setelah aku selidiki ternyata Ryu dan Jeany adalah teman lama. Mereka bersekongkol untuk mengambil Perusahaan."


" Memang dari dulu Ryu selalu iri denganku. Itulah sebabnya aku pergi dan membangun Perusahaanku sendiri atas sokongan Mama. Karena Mama dan aku tidak mau Papa kesulitan memilih antara aku dan keluarganya. " Kemudian Farhan kembali melanjutkan setelah terlebih dahulu menyandarkan punggung .


" Saham yang kumiliki saat ini adalah 60 % itu dari milik Ayah kandungku 35 % dan milik Mama 25 % .Sementara 35 % milik Papa. Sisa 5 % itu dilepas ke pasar. Saat ini masih aku yang menjadi pemilik saham terbanyak. Aku rasa tujuan Jeany menjebakku tidak sebatas ingin memilikiku tapi juga Perusahaan."


" Kenapa ? Apa Abang kecewa ternyata Jeany tidak mencintaimu ? " Khairani menatap curiga.


" Bukan begitu. Aku tidak peduli dia mau cinta apa tidak ,yang aku takutkan adalah Perusahaan ini . Kamu tahu Perusahaan itu hasil kerja keras Ayah dan Papa. Aku tidak rela jika mereka menghancurkannya ."


"Kenapa Abang berpikir begitu. Bukannya mereka mencuri karena ingin memiliki bukan menghancurkan. ? "


" Tadinya aku pikir Ryu hanya ingin menjadi CEO ,makanya aku mengalah. Aku juga ikhlas kalau Papa memberikan secara sukarela saham miliknya. Tapi lihatlah sekarang dia malah mencurinya dan menjualnya. Untuk apa dijual kalau dia ingin memiliki. Ryu hanya mau uangnya dan tidak peduli dengan Perusahaan. "


Khairani mengangguk angguk tanda mengerti maksud perkataan Farhan.


" Terus ,Jeany apa dia mengganggumu lagi ? " Tanya Khairani was was.


" Wanita itu akan selalu mengganggu jika dia masih di sekitarku. Itulah kenapa aku meminta mu kesini, aku takut dia akan memanfaatkan keadaan ini dengan memprovokasi mu. Jujur aku mulai takut sekarang. Aku tidak mau sesuatu yang tidak ku inginkan terjadi. Cukup Citra saja korbannya. "


Farhan bicara semakin lirih seraya merebahkan kepala Khairani ke dadanya sambil diusapnya pelan.


" Dia telah memulainya. Sepertinya memang itu tujuannya. "


" Apa maksudmu, apa dia telah mengganggumu ? " Khairani tidak menjawab, tapi mengambil Hp nya dan membuka sebuah aplikasi pesan .Kemudian menyodorkannya ke hadapan Farhan .


Sesaat kemudian mata Farhan membola dan menatap Khairani setelahnya. Khairani yang ditatap malah terlihat biasa saja.


" Apa kamu tidak terganggu dengan semua ini, Sayang ? "


" Tentu saja terganggu, aku sampai meminum obat penenang gara gara foto itu. " Ucap Khairani santai.


" A... aku bisa jelaskan semua ini, Sayang. " Seketika Farhan menjadi gugup.


" Itulah salah satu alasan aku kesini, ingin minta penjelasan. " Sementara Khairani dalam mode datar ,Farhan malah ketakutan.


" Kami makan ada enam orang ,bukan berdua saja. Ish...wanita itu benar benar licik , bisa bisanya dia memanfaatkan keadaan. Sebenarnya antara aku dan dia ada orang lain dan mungkin foto itu diambil sewaktu Direktur Keuangan pergi ke toilet saat itu aku tidak begitu memperhatikanya . "

__ADS_1


" Sampai kapan ini berakhir ,Bang ? Aku rasa dia tidak akan berhenti sebelum mendapatkan apa yang dia mau. " Keluh Khairani putus asa.


" Bersabarlah , aku lagi berusaha untuk mengambil saham yang 5 % itu untuk berjaga jaga .Dan aku berharap Papa cepat sadarkan diri, agar aku bisa lepas dari semua ini. "


" Aku harap juga begitu. Aku hanya ingin hidup tenang, Bang. Lebih baik tak berharta dari pada setiap detik aku harus hidup dalam kecemasan dan ketakutan. " Khairani menatap manik kecokelatan milik suaminya itu.


" Maafkan aku , tidak bisa memberikan ketenangan yang kamu mau. Aku malah menjadi sumber penyebab trauma mu kambuh lagi. Maaf. "


Farhan mendekap Khairani ke dadanya, menumpahkan rasa sesal yang memuncah disana . Niat hati ingin membahagiakan pemilik hatinya, namun dia malah membuatnya tertekan karena dosa masa lalunya.


" Besok ikut aku ke kantor ya , aku ingin semua orang tahu bahwa kamu Nyonya Khairani Jonhson. "


Khairani hanya mengangguk mengiyakan di dalam dekapan Farhan .


" Istirahatlah , kamu pasti sangat lelah sekarang. " Farhan membantu Khairani berbaring kemudian mengelus kepala Khairani lalu mengecupnya lama.


" Aku tinggal ya, aku di ruang kerja. Itu pintunya kalau kamu mencariku nanti. " Farhan menunjuk sebuah pintu kayu berwarna hitam.


" Baiklah, tapi jangan terlalu larut. "


"Oke, sayang " Farhan turun dari ranjang dan berjalan menjauh setelah menyelimuti Khairani dan mengatur suhu ruangan.


Khairani langsung menutup mata karena memang sangat lelah. Dia merasa sedikit tenang karena sudah berada disamping suaminya. Walaupun masih ada pengganggu si kutu loncat yang harus dibasmi.


*****


Mereka terlihat sangat serasi berjalan menuju lift khusus. Semua mata tidak berani melihat secara kentara. Mereka hanya menunduk dan sedikit melirik saja. Rasa penasaran tentu saja dirasakan oleh semua yang melihatnya.


Tidak lama seorang lelaki paruh baya juga datang dengan karisma yang berbeda. Dia adalah orang kepercayaan Papa angkat Farhan.


Menyadari tatapan penuh rasa penasaran para karyawan , lelaki paruh baya itu yang bernama Tuan Amada pun menjelaskan bahwa Farhan datang bersama istrinya.


Sementara itu sesampainya di kantornya di lantai tertinggi gedung itu ,Farhan menuntun istrinya dengan lembut ke arah sofa.


" Sekarang Nyonya Jonhson silakan duduk disini. Temani Tuan Jonhson bekerja sampai sore, oke ! " Ucapnya seraya tersenyum lebar .


" Baiklah suamiku, kamu boleh kembali ke kursi mu. terlalu lama di dekatku bisa dipastikan kamu tidak akan bisa bekerja. " Balas Khairani tak kalah sumringah.


" Baiklah Nyonya ku tercinta, kamu memang selalu membuatku lupa diri. Bersantailah , sebentar lagi camilanmu datang. " Ucap Farhan sambil mencuri kecupan di bibir Khairani.


Farhan kembali ke meja kerjanya setelah mengusap pipi halus sang istri. Tak lama kemudian terdengar ketukan dari arah pintu.


Seorang office boy datang membawa beberapa makanan dan minuman. Salad buah dan Japanese cheese cake juga beberapa camilan ringan tersaji di meja depan Khairani.


Khairani tersenyum manis ke arah Farhan sambil membuat lambang Love dengan jarinya ala drama korea. Dibalas kecupan jauh oleh sang suami sambil tersenyum jahil.

__ADS_1


Setelah OB yang mengantarkan makanan itu keluar dari ruangan Khairani mulai mencomot sepotong Japanese cheese cake yang sangat mengiurkan .Farhan tersenyum bahagia melihat istrinya makan dengan lahap.


" Aku hanya ingin melihat senyumnya selalu ada dibibir manis itu , ya Allah . Tunjukan aku jalan menyelesaikan semua ini. " Doa Farhan dalam hati sambil menatap Khairani.


Tiba tiba Farhan dan Khairani dikejutkan oleh pintu yang terbuka tanpa diketuk terlebih dahulu.


" Good morning ,Honey. "


Seorang wanita masuk tanpa permisi sambil tersenyum manis. Khairani hanya bisa memutar bola matanya malas melihat wanita yang tak tahu malu itu. Ya... Jeany lah yang datang.


" Apa kau sudah kehilangan tata krama mu juga selain rasa malu mu ? Berani sekali kau masuk tanpa izin. " Farhan nampak begitu murka. Sedangkan sipelaku hanya tersenyum tak tahu malu.


" Kau terlalu sensitif sekali , Han . Apa kau tidak merindukanku. Ayolah jangan terlalu kaku denganku. Manfaatkan saja situasi yang menguntungkan ini. " Dengan melengok seksi Jeany melangkah pelan mendekati Farhan.


" Menjauh dariku sebelum aku menyeretmu keluar dari Perusahaan ini. " Farhan sudah memerah menahan amarah.


" Kenapa ,Han. Kau takut ketahuan lagi oleh istri jandamu itu ? Jangan khawatir dia tidak akan tahu Honey. Secret , oke ! Ayo bersenang senang. " Jeany pun kian mendekat.


" Kau salah Nona, kebusukanmu terlihat jelas dari sini ." Jeany terhenti dan tersentak mendengar suara wanita lain di ruangan Farhan. Spontan tubuhnya berbalik ke arah sumber suara dan seketika matanya membola sempurna.


Melihat reaksi Jeany Khairani tersenyum tipis ,dan melangkah mendekati Farhan yang terlihat sedikit mencemaskannya.


" Kenapa ? Kau kaget melihatku disini ? " Tanya Khairani sambil tersenyum sedikit miring ke arah Jeany.


" Tentu saja aku kaget , aku kira kau sudah di rumah sakit jiwa. " Jeany berusaha menutupi kegugupannya dengan kekehan .


" Kau sungguh percaya diri Nona , seperti yang kamu lihat aku baik baik saja. " Khairani langsung duduk di pangkuan Farhan sambil terus menatap Farhan dengan intens.


Farhan hanya mengulum senyuman menikmati tingkah istrinya yang luar biasa menurutnya. Sedangkan Jeany terlihat mengetatkan gerahamnya menahan amarah.


" Heh , tingkahmu seperti j*l*ng saja. Apa kau ingin memanas manasiku ? Aku sudah terbiasa melakukan yang lebih dari itu. Kau saja sudah melihatnya, kan ? "


Ada rasa teriris dalam hatinya ketika Jeany kembali mengingatkan luka hatinya. Mata bulat Khairani yang tadi menatap indah, kini terlihat meredup seketika. Farhan menyadari tatapan pilu istrinya. Tanpa sadar Farhan meremas pinggang Khairani, seakan menguatkan.


Tanpa terduga Khairani mencium Farhan dengan lembut dan sedikit ******* bibir Farhan. Farhan pun tidak membuang kesempatan. Tangannya yang tadi melingkar di pinggang Khairani kini sudah berada di rahang Khairani.


Jeany memerah menyaksikan tontonan gratis di depan matanya. Tapi dia mencoba untuk tidak terpengaruh dan berusaha untuk tersenyum mengejek kelakuan sepasang suami istri itu.


" Hah ha, hanya segitu saja ?! " Ejeknya dengan kekehan.


Aktivitas kedua pasangan suami istri itu terhenti. Khairani langsung membalikkan tubuhnya masih dalam keadaan duduk di pangkuan Farhan.


" Aku bukan j*l*ng yang tidak tahu malu mempertontonkan adegan ranjang di depan orang lain meskipun dengan suamiku sendiri. Dan kalau kau merasa bangga telah pernah merasakannya dengan suamiku berarti kau tahu dimana tempatmu sebenarnya. " Ucap Khairani sarkas.


...****************...

__ADS_1


🌺 Up nya satu dulu yaa, sorry gaiss 🙏🙏 love you all 🌺


__ADS_2