Disaat Kau Pergi

Disaat Kau Pergi
Insiden kolam renang


__ADS_3

Suasana yang sunyi mencekam, dipenuhi dengan hembusan angin malam menambah dinginnya malam ini. Kedua pria matang itu yang sedang menyandarkan rasa lelah yang mulai terasa. Kantuk yang mulai mendera membuat keduanya malas untuk bangkit.


"Apa kalian lagi mengintip bidadari mandi tengah malam di danau itu....


Kedua pria matang itu tersentak seketika. Menoleh serentak ke arah sumber suara. Dan seketika itu juga rasa takut yang tadi muncul berubah lega ketika menyaksikan siapa yang bicara.


"Hah... kamu Ran bikin kaget aja... " ucap Bakri


"Iya lagi nunggu bidadari seksi... eeh yang muncul bidadari berdaster " Ejek Farhan.


"Jelek gini udah ada yang punya ya.. " sindir Khairani.


"Aku ganteng gini, juga banyak yang mau... "Balas Farhan tak mau kalah .Dibalas kerlingan malas oleh Khairani. Sementara Bakri hanya terkekeh mendengar perdebatan mereka.


"Kalian tidak sadar ini jam berapa... udah lewat tengah malam, ngapain coba tiduran disini, angin malam itu tidak bagus buat badan yang udah setengah tua itu... " omel Khairani panjang lebar, namun masih dengan lembut.


"iya nyonya ini juga mau masuk... " balas Farhan sedikit cemberut.


" Sudah ayo masuk, kasihan bayi bayi ditinggal sama pawangnya lama lama " Bakri berkata sambil bangkit dari duduknya lalu berjalan merangkul bahu Khairani.


Farhan mengekori dari belakang, dan terus menatap punggung kedua suami istri itu. Ketiganya masuk ke kamar masing masing, untuk menghabiskan sisa malam yang tinggal sedikit lagi.


*****


Cahaya matahari telah bersinar cerah pagi ini. Secerah hati Alma dan Fariz ketika menyadari ada kolam renang di kawasan Villa .Dengan antusias mereka menghabiskan sarapannya, agar segera dapat berenang .


"Makanlah dengan tenang tidak usah buru buru, kolamnya tidak akan pindah walaupun kalian butuh waktu lama untuk makan. " ucap Khairani dengan tegas.


"Iya bun.. " jawab Alma dan Fariz hampir bersamaan.


"Yaa sudah lanjutkan makannya. "


Mereka kembali melanjutkan sarapan mereka. Semua karyawan Bakri mulai berdatangan satu per satu. Santapan pagi hari ini disiapkan oleh pihak hotel di teras Villa yang ditempati Bakri dan Farhan. Setelah selesai sarapan Khairani mendekati Luki yang duduk bersama Arya di bangku taman depan Villa.


"Ki... bisa minta tolong " ucapnya


"Bisa buk, bantu apa " balas Luki


"Kamu bisa mengawasi anak anak berenang ..?Bang Bakri masih tidur soalnya.


"Bisa buk... senang malah aku bisa sekalian berenang, yaa enggak Ar" jawab Luki sumringah .dibalas anggukan oleh Arya.


"Ya sudah , kalian boleh berenang... selesai kan dulu makannya. " Khairani pun meninggalkan mereka.


Khairani melangkah menuju kamarnya. Disana telah menunggu Dwi yang bertugas menjaga para bayi.


"Dwi... sarapanlah, saya sudah siap. " ucap Khairani ketika sampai di kamar.


"Baik buk... "Ketika hampir sampai pintu, Dwi berhenti karena instrupsi Khairani.


"Dwi kamu mau ikut berenang enggak.. "kalau mau ikut sama Luki dan yang lain , tapi jangan berpakaian terbuka ya. Sekalian saya titip Alma.


"Mau buk, tapi si kembar gimana buk, takutnya ibu kerepotan "


"Dak papa kok, saya bisa sendiri....

__ADS_1


"Baiklah bu, terimakasih "Dwi pun berjalan dengan senyuman bahagia.


Jam menunjuk pukul Sepuluh pagi ,Matahari udah mulai meninggi .Sementara Khairani di kamar habis memberi ASI kepada tiga bayi imut yang sudah terlelap kekenyangan. Setelah mengamankan para bayi itu dengan bantal Khairani pun melangkah keluar kamar.


Dia teringat suaminya yang belum sarapan. Setelah subuh tadi Bakri dan Farhan melanjutkan tidur mereka ,sehingga melewatkan sarapan pagi.


Sesampainya di kamar yang ditempati Alma , Khairani melihat suaminya masih tidur dengan nyenyak. Ada rasa tidak tega membangunkannya. Tapi suaminya belum makan.


Akhirnya Khairani hanya terduduk di ranjang yang bersebelahan dengan ranjang Bakri. Dengan jarak satu meter dia menikmati wajah damai suaminya dalam diam. Begitu damai dan tenang. Suami yang telah bersamanya selama belasan tahun. Entah kenapa Khairani tiba tiba merasa hatinya berdenyut. Ada rasa takut yang tidak dia mengerti.


Khairani kemudian berdiri dan mendekati Bakri, berusaha membangunkan suaminya yang masih setia memejamkan matanya.


"Abang, bangunlah sudah siang ... Bang kamu belum makan kan makanlah dulu habis itu boleh tidur lagi"ucap Khairani sambil menepuk lengan Bakri.


Bakri yang merasa terusik, mulai membuka matanya berlahan .


"emh ...udah jam berapa Ran... .


"Jam sepuluh bang, ayo bangun, bersih bersih trus sarapan


"Baiklah sebentar abang ke kamar mandi dulu...


Khairani melipat selimut dan merapikan tempat tidur. Kemudian menyiapkan baju ganti suaminya. Tak lama Bakri keluar dari kamar mandi. Dia hanya mencuci muka dan menggosok gigi saja.


Setelah mengganti kaosnya dengan yang disiapkan Khairani ,merekapun keluar dari kamar menuju Mini bar yang ada di sudut ruangan. Sarapan untuk Bakri dan Farhan telah disiapkan Khairani disana karena pihak hotel sudah mengemas sisa sarapan mereka tadi.


Ternyata Farhan pun telah duduk memakan sarapannya sambil memainkan HP nya. Sehingga tidak menyadari kedatangan Bakri dan Khairani.


"Sudah sarapan kamu kiranya, baru aku mau bangunkan... "Sapa Bakri.


"Ya ialah....jomlo akut... "Balas Bakri sambil terkekeh.


"Yang penting bahagia... " jawab Farhan lagi.


"Emang ada yaa jomlo bahagia... yang ada genes "Bukan Bakri yang jawab melainkan Khairani. Yang disambut dengan semburan tawa Bakri yang menggelegar.


"Kalau udah keroyokan gini aku ngalah deh " ucap Farhan cemberut.


Percakapan hangat mereka pagi ini, seketika berhenti, ketika mendengar suara gaduh di depan Villa. Mereka dikagetkan oleh Qori yang datang sambil membawa Alma dalam gendongannya. Di ikuti oleh yang lainnya yang berlarian dari belakang.


Bakri langsung mengambil alih Alma dari gendongan Qori. Bakri sedikit lega ketika melihat Alma dalam keadaan sadar.


"Kenapa dengan Alma... "teriak Khairani


"Alma salah masuk kolam buk, dia mengira semua kolam sama jadi Alma masuk kolam yang tinggi dua meter. " terang Qori sambil terengah.


" Sudah bilas dulu Alma, dan bantu ganti baju nanti lanjut kan " Bakri menengahi.


Khairani dan Alma pun masuk ke kamar .Tak lama datanglah Luki yang dipapah oleh petugas hotel dengan kaki yang perban.


"Ada apa sebenarnya nya ini... siapa yang bisa menjelaskan.. "Farhan berkata, terdengar suara tegasnya mengintimidasi.


"Luki, kamu yang menjelaskan, yang lain boleh ganti baju dulu, terlalu lama basah nanti masuk angin.. "ucap Bakri


" Kaki kamu gimana apa parah " ucapnya kemudian.

__ADS_1


"Tadi sudah di periksa Dokter di klinik hotel, kata Dokter harus diperiksa ke spesialis ortopedi ,takut ada keretakan." Ucap Luki menjelaskan. "Tadi kami berenang di kolam yang airnya sepinggang orang dewasa. Tiba tiba Alma mau ke toilet diantar Meta. Kembali dari toilet Alma langsung masuk ke kolam yang disebelah kami.Saya kaget ketika mendengar teriakan Meta. Saya langsung lari mau nolong tapi saya terpeleset karena lantai sekitar kolam basah dan licin . Tapi saya paksa masuk kolam dan mengangkat Alma kepermukaan. Untung petugas kolam renang langsung datang memberi pertolongan. "lanjut Luki menjelaskan .


Sementara Bakri dan Farhan mendengarkan tanpa menyela.


"Terimakasih sudah menjaga anak saya, kalau begitu habis makan siang kita balik saja, biar kamu bisa segera ditangani. Saya panggil Arya buat bantu kamu kembali ke kamar. "Bakri langsung berdiri dan melangkah ke Villa sebelah.


*****


Hidangan makan siang sudah tersaji di meja .Para pelayan dari hotel baru saja selesai menatanya. Semua telah berkumpul di ruang tengah Villa Farhan dan Bakri untuk bersantap siang. Satu persatu mereka mengambil makanan masing masing.


Begitu juga Bakri dan Farhan. Setelah piring mereka penuh dengan makanan ,mereka mencari tempat yang nyaman buat makan. Sambil makan mereka membahas tentang kepulangan mereka nanti yang tidak sesuai rencana.


"Luki tidak bisa nyetir Han " ucap Bakri memulai pembicaraan.


"Biar aku saja yang gantikan, kamu ,Khaira dan anak anak bawa mobil ku " kata Farhan memberikan solusi.


"Tapi anak anak rencananya mau keliling di hutan cemara itu. Katanya ada jalur khusus di sediakan hotel. Aku tidak tega membatalkannya.Mereka sudah meminta dari semalam dan mereka jarang meminta sesuatu padaku. "Ungkap Bakri sendu dan lirih.


"Ya sudah ,kamu pulang habis makan malam saja, sesuai rencana awal. Biar Luki dan Arya ikut aku siang ini. "ucap Farhan sambil mengunyah makanannya.


"Luki tanggung jawab ku..., Biar aku yang bawa Luki, kamu tolong temani anak anak, bagaimana.. ? Bagaimana pun Luki karyawan ku, tanggung jawab ku, apalagi kondisinya seperti ini karena menyelamatkan anakku, aku tak enak hati lepas tangan begitu saja. " lanjut Bakri


"Baiklah kalau itu mau mu, langsung ke kota saja, Disana fasilitasnya lebih lengkap " Sambung Farhan


Sesuai kesepakatan Bakri duluan kembali ke kota dengan Luki dan Arya. Sementara Farhan, Khairani dan anak anak kembali dengan mobil Farhan ditambah Meta dan Dwi. Sedangkan Qori kembali bareng Farhan.


Di kamar ....


"Bang hati hati ya... jangan ngebut " Khairani berkata sambil menggendong Gaza, karena dari tadi bayi kecil ini sedikit rewel. "Atau aku ikut saja ya, "sambungnya.


"Jangan Rani.. kasihan anak anak kalau kita berdua tidak ada, kan enggak enak meninggalkan mereka. Setidaknya ada kamu disini aku merasa tenang " ucap Bakri menenangkan Khairani.


"Tapi bang...


"Ran, tinggallah disini ,ada si kembar juga kan... masak ditinggal " ucapan Khairani langsung dipotong Bakri.


Dengan berat akhirnya Khairani terpaksa mengikuti perkataan Bakri.


"Kamu baik baik di sini yaa, tolong jaga anak anak "ucap Bakri sambil memeluk Khairani dengan Gaza diantara mereka.


"Bang...


"Hm...


"Tumben pelukan nya lama...


"Enggak suka ya dipeluk... "Sambil melonggarkan pelukannya Bakri menatap dalam Khairani.


"Suka pakai banget... "Ucap Khairani sambil tersenyum yang menulari Bakri. mereka lalu kembali berpelukan. Pelukan itu diakhiri Bakri dengan kecupan di bibir Khairani.


Entah kenapa mereka sama sama merasa berat berpisah, padahal biasanya kadang seharian tidak ketemu tidak masalah buat mereka.


*****


🌺 LOVE YOU ALL 🌺

__ADS_1


__ADS_2