
Dulu Kini Ataupun selamanya
DKAS #11
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sesaat keluar dari rumahku..
Kami telah samapi pada tempat yang telah di sepakati..
Terlihat yang lain telah berkumpul..
Tepat pukul 6.05 menit kami memulai rute kami...
Semua rombongan berlalu dengan jalanan yang masih mulus..karna di pagi ini..jalanan antar kota masih terlihat sepi..
1 jam perjalan kami masih melewati Kota padang pariaman..
Hanya 1.30 menit perjalanan kami berhenti di tempat yang telah kami sepakati untuk sarapan pagi...
Kami duduk pada depan warung yang menyuguhkan keindahan air terjun Lembah anai.
Karna kami delapan orang..
Maka tempat duduk kami di pecah menjadi 2 kelompok..
Bayu,dion,jamil dan yona di meja1..
Aku dan 3 serangkai di meja dua..
Aku melihat sekilas bayu tak suka aku berjauhan tempat duduk dengannya..
Tapi dia terlihat pasrah dengan keadaan yang tak di sengaja..
"Jadi loe-loe pada mau pesan apa?" Bayu memulai suara saat seorang penjaga warung mendekati tempat kami..
"Gue nasi goreng saja tapi telurnya di dadar ya?!!" Ucap ical
"Minumnya?" Tanya bayu kembali
"Kopi donk?!!..dingin ni cuacanya di sini" jawab ical kembali
"Gue sama dengan ical"serga yodi
Saat lirikan bayu kearahnya
"Minum dan makanan sama tapi telurnya mata sapi"donie bersuara sebelum bayu bertanya.
"Ni cowok dingin amat"batinku melirik ke arah donie
"Loe pesan apa ci?" Terdengar suara bayu memyudahi lamunanku
"Hmm.. gue teh panas,kalau makan sama kayak donie aja dech?!" Jawabku sambil melirik ke arah pemberi pertanyaan..
Namun terlihat tatapan tidak mengenakan dari bayu..
"Ni cowok kenapa?" Batinku
Namun bayu kembali memberi perntanyaan yang sama pada teman-teman semejanya..
Terlihat si uni penjaga warung mencatat setiap permintaan kami..
Setelah menyelesaikan mencatat pesanan si penjaga warung berniat meninggalkan kami..
"Uni (pangilan kakak buat perempuan di minang)" suara bayu memanggil..
Si uni tau di panggil kembali membalikkan badannya
"Uni..maaf... meja ini boleh kami satukan ngak?" Kembali bayu bersuara sambil melirik kearah si uni.
"Buliah uda..dima uda-uda dan uni-uni nyaman sajo (boleh uda..dimana nyamanya uda dan uni saja)" ucapnya dengan senyum dan kembali berbalik untuk menyiapkan pesanan kami
Bayu terlihat antusias menyatukan dua meja yang tadinya berjarak...
Kami sekarang seperti sebuah rombongan..
Dua dijadikan satu dengan 8 kursi yang mengelilinginya...
Setelah semua telah sesuai keinginan..
Sambil menunggu hidangan kami selesai Aku dan yona mencari tempat bersua foto..
"Ayo yon..kita ke arah sana!" Ajakku
"Ngapain?" Tanya dion
"Biasaaaa..paling fotoan,buat pajang di instalgram" potong ical
Aku hanya memasang senyum pada semua karna memang itu tujuanku..
"Ayo!" Ajak yona yang tadi langsung berdiri saat pertama kali ajakkan ku
Kamipun meniggalkan rombongan untuk memcari spot yang bagus untuk berfoto..
Setelah puas berfoto-foto kami kembali..
"Waah..ternyata semua telah tersedia,cepat juga ya?!" Suara yona setengah berteriak tepat di depan meja..
"Iya..cepatan makan..gue udah lapar nungguin lo?!!" Jawab yodi
Aku dan yona langsung duduk pada tempat kosong..
"Kok aku bisa duduk dekat bayu dan yona dekat jamil ya?!" Batinku...
Sambil meminum air mineral terlebih dahulu sebelum memakan sarapanku...
__ADS_1
Setelah semua sarapan selesai..
aku bergegas ke kasir untuk membayar pesanan kami tadi..
"Maaf uni..pesannanya alah di bayia samo uda yang pakai jaket hitam bagaris putiah dilanganyo" ucap si uni yang duduk di kasir
"Oh..ndah di bayar dion ternyata"
Batinku
Akupu kembali menghampiri teman-temanku..
Tanpa bertanya lagi perihal makanan kami tadi..
30 menit kami habiskan di sana..
Kamipun melanjutakan perjalan..
Tak sampai satu jam perjalanan dari tempat sarapan kami..
Kami telah sampai di kota padang panjang
Kota yang di juluki serambi melah ini memperlihatkan tulisan-tulisan arab melayu di sepanjang jalan di kotanya...
Kota berikutnya yang kami lewati adalah Kota bukittinggi..
Kota yang indah ini hanya kami lewati tanpa singgah di "jam gadang" icon kota ini..
Waktu teruuus berlalu sekarang kami melewati kota payakumbuh..
Kota yang dijuluki "kota biru" ini
Sungguhlah nyaman...
Kami pun tak bisa mampir ke "lembah arau" tampat wisata disana karna bukan tempat yang kami tuju..
Dan saat ini pukul 12 siang..kami telah berada pada kota tanah datar..kota terindah di dunia..
Hamparan Sawah di pegunungan
Serta hijaunya area pertanian di sepanjang perjalan..
memanjakan mata..
Namun tepat di tengah persawahan..ada sebuah mushola kecil..aku meminta bayu menghentika laju motornya..
"Bayu....stop..stop...berhenti"
Tangan yang sedari tadi memeluk pinggang bayu seketika beralih memukul-mukul pelan bahu nya..
"Kenapa ci?" Bayu menaikan kaca helemnya dan melihat kearahku..
"Gue penggen pipis" jawabku
Bayu memperhatikan sekeliling..
"Nah..disana ada moshola" tunjuk bayu
"Iya..karna gue tau itu mushola..makanya gue minta loe berhenti" jawabku jutek namun
Serelah menyelesaikan ucapanku..
aku berlari kearah mushola tanpa peduli dengan reaksi bayu yang ku tinggalkan..
Setelah melepaskan semua kesempitan ku..
Aku kembali kearah bayu..
Ternyata semua rombongan telah berkumpul di tempat yang ku tinggalkan tadi..
"Gimana..udah bisa lanjuut?" Tanya yona padaku
Aku hanya menganggukan kepalaku..
Setelah semua kembali bergerak..
"Bay..kita nyape berapa lama lagi??..keburu zuhur nih?" Tanyaku
"Ngak jauh-jauh amat..aku yakin.kita sempat kok sholat zohor berjama'ah di mesjid dekat rumah gadang " bayu meyakinkanku
"Syukurlah" jawabku singkat..
Bayu pun kembali fokus dengan motornya..
Tapat 1.30 kami sampai di pagaruyung batu sangkar tepatnya di area rumah gadang..
"Kita sholat dan makn siang dulu..baru beli tiket..ginama?" Tanya dion
"Memang itu jadwal awal kita kan?!" Donie kembali menekankan
Semua menggangguk
"Loe bisa pesan makan dulu don..buat satu meja buat kita semua..trus menunya loe atur aja?!" Ucap dion
Donie menggangkat jempolnya tanda setuju..
Kamipun semua bergerak menuju mushola kecuali donie
Memang di antara kami donie bukanlah seorang muslim..
Dia tionghoa..
Namanya lengkapnya Donie yuan..
Tinggalnya juga bukan di daerah kuranji seperti kami..
Di tinggal di daerah muara padang..
Dimana banyak orang-orang tionghoa bermukin disana..
Tapi donie sering menginap di rumah ical..
Karna ical dan yodi adalah teman baiknya...
__ADS_1
Setelah menyelesaikan sholat kami ketempat rumah makan yang telah kami janjikan dengan donie..
Terlihat donie duduk dengan meja 4 persegi panjang dan dilengkapi 8 kursinya..
Di atas meja juga sudah tersedia menu makan kami siang ini..
Ada rendang,samba lado, ikan bagar,goreng ikan,pregedel kentamh,rebusan daun ubi,gulai cubadak,gulai rebung, dan menu lainya tak lupa nasi beserta "tambuahnya"..
"Maaf don..loe lama nunggunya" jamil memulai ucapannya
"Santai ja kali..gue udah lahir dan besar disini..sedikit banyaknya gue faham lah?!!" jawabnya
Kami hanya memberikan senyuman..
Menandakan kami senang dengan jawaban donie
Kami semua langsung mengambil tempat duduk tanpa adanya aba-aba dari siapapun..
Suasana makan terasa sunyi..
Tak ada suara kecuali bunyi sendok aTau gelas yang berbenturan..
Selesai makan Donie, dion,jamil dan bayu nampak berdiri di meja kasir..
Mereka berebut untuk membayar..
Alhasil mereka bagi empat total pembayaran makan kami..
Setelah semua beres kami semua keluar area rumah makan..
Tepat si depat "rumah gadang" ical dan donie terlihat susah memarkirkan motornya..
Karna hanya muat 3 motor saja di tempat kami memarkirkan motor..
"Jangan jauh-jauh amat parkirannya don?!" Ucap ical
"Ngak,gue lagi lihat-lihat area di seberang parkiran mereka"jawab donie
"Tu..tu ada motor yang keluar dari area parkir..tepat 2 motor dari motor mereka parkir" ical memukul-mukul bahu donie sambil menunjuk kearah yang mereka bicarakan..
Donie pun langsung memarkirkan motornya di tempat yang di katakan ical tadi..
"Syukurlah kita dapat tempat yang ngak jauh dari yang lain?!" Ucap ical sambil melepas helemnya.
"Iya" jawab bonie singkat..
Kami berenam telah berdiri di pintu masuk rumah gadang menunggu ical dan donie..
Setelah mereka datang..kami langsung masuk tentunya setelah membeli tiket untuk 8 orang..
Awal masuk kami di suguhi badut selamat datang dan 2 pasang muda mudi berpakaian "suntiang"
Atau pakaian khas minang kabau..
Terlihat juga juru-juru foto instan..
Yang fotonya bisa langsung jadi lama 10 menit..
"Gima kalau kita berfoto bersama dulu?" Usul doni di anggukan teman-teman lainnya..
"Kita pakai jasa bapak itu saja"
Usul dion juga..
"Baiklah" ucap bayu..
Bayu terlihat menghampiri bapak yang di tunjuk dion dan merekapun sama-saMa menghampirikami..
Kami yang telah mengambil posisi yang pas..duduk di jenjang masuk rumah gadang..agar hasil foto mendapatkan view rumah gadang full..
Cukup 3 kali potret..
Bayu kembali mendekati bapak itu dan memberikan uang 50.000
Bapak itupun pamit meninggalkan kami..
Kami yan
g di tinggalkan bayu sibuk dengan kamera hp kami masing-untuk berfoto..
"Aku boleh ikut foto dengan loe ngak?" Tanya bayu tepat disamping ku..
"Tentu" ucapku sambil mengarahkan kamereka hp ku kearah kami..
Dan bayu pu mengambil foto kami bersua dengan kamera hpnya pula..
"Ayo kita lanjuut ke dalam" suara dion sedikit teriak
Kami semua bergerak kearea rumah gadang..
Sebelum mendekati jejang menaiki rumah gadang..
Kita di sugukan oleh beberepa rangkiang ( rumah kecil seperti rumah gadang)..
Setelah masuk kita bisa melihat ruangan dengan sembilan bilaik (kamar tidur), 4 patung laki dengan berpakaian rajo dan juga ada patung yang memakai pakaian adat minang kabau (pria dan wanita),serta peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan di pagarayuang tersebut..
Kemudian naik ketingkat atas..
Di jendela kami misa belihat beta indahnya pemandangan luar...
Setelah puas di area dalam rumah gadang..kami pun berarih kebelakan area rumah gadang..
Di sana ada banyak bangunan beeupa rumah gadang dan kulam yang sungguh indah dengan bukut yang berbatuan serta tulisan yang jelas di atas bukit tersebut "pagaruyuang"..
Tak terasa suda lebih 2 jam kami di rumah gadang..bercerita..berfoto-foto dan menikmati suasana..
Kamipun segera kembali ke padang agar tak kemalaman sampai di rumah..
....
ni aku kasih foto lembah anai dan tempat yang di lewati sebelum sampai di rumah gadang
__ADS_1
lembah anai tempat sarapan pagi..tempat ini buka 24 jam lho