
DKAS #02
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
.....
Siang ini..sehabis sholat zhuhur dan makan siang..
Ini pertama kalinya Yona main kerumah...
Aku memgajak yona duduk di teras belakang rumah yang memberikan pemandangan hamparan padi yang luas..
"Apa rencana loe siang ini?"
Tanya nya dengan menganti kata #kamu jadi loe dan aku jadi gue
"Ngak ada,gue cuma pengen males-malesan saja di rumah"
Jawabku enteng sambil menarik rambutku yang panjang dan menjepitnya dengan jariku..
"Lihatlah,ujung rambut gue udah kayak rambut jagung" ucapku dengan lesunya..
"Potong ja kali" balas yona singkat.
"Potong,,ide bagus..tapi gue malas banget lama-lama di salon"
Jawabku
"Ngapain kesalon,buat potong saja kan?!.. sama kak dilla saja?!!"..
Seketika mataku melirik yona meminta penjelasan..
__ADS_1
"Tetangga gue..iya baru 2 bulan ini ngekos disana.bisa bantuin loe buat porong rambut,percaya deh sama gue"jawabnya meyakinkan..
"Ok..gue mau"jawabku singkat..
"Baiklah.ntar sore kita kesana,kak dilla slalu ada kok di rumah"saran yona
Yang hanya ku balas dengan anggukan saja..
Pukul 16.00 yona dan aku melangkah menuju rumahnya kak dilla..
Sesampai di depan rumah yang kami tuju..
"Assallamuaallaikum..kak dillaaaaaaaa" sorak yona..
"Waaallaikumsalam" jawab seseorang dari dalam rumah..
Aku seketika membulatkan mata..
Waaah..terpampang sebuah lukisan hidup...
"Wah..kaka cantik sekali" ucapku meluncur begitu saja..
"Kak,ini temanku suci.mau potong rambut katannya" Yona menjelaskan tujuan kami
Seketika beralih menatapku..
"Suci kak" ucapku sambil mengulurkan tangan ke kak dilla..
Kak dilla pun menjabat tanganku..
"Udah tau nama kakak kan?!!" Jawabnya sambil memhedipkan matanya dan tersenyum..
Aku dan yona pun ikut tersenyum karna sikap kak dilla tadi..
Seketika kak dilla sudah berada di belakang ku....
"Mau di potong??..ngak sayang..rambutnya kan bagus..
__ADS_1
Hanya ujungnya saja yang rusak,bagaimama kalau buang ujungnya saja?!" Ucap kak dilla sambil memainkan rambutku..
"Hmm.." dengan sedikit kebimbangan aku pun melanjutakan ucapanku
"Potong pendek saja kak,biar bagus numbuhnya"..
Kak dilla hanya senyum saja mendengar ucapanku..
"Bentar,kak kedalam ambil guntingnya" tanpa sahutan
Melangkah ke dalam rumahnya..
Tak berselang berapa lama kak dila datang dengan gunting,sisir,cermin kecil dan kain putih yang sudah biasa digunakan untuk potong rambut di salon..
"Ayo ci kesini" ucap kak dilla sambil menunjuk sebuah tempat duduk halaman samping rumahnya..
Mendengar ucapan kak dilla aku dan yona langsung melangkah menutu tempat yang di tunjuk kak dila..
Aku duduk pada bangku yang bertepat ada di bawah pohon rindang dangan kaki yang tetap menyentuh tanah..
"Ini,biar suci bisa lihat hasilnya" kak dilla menyodorkan cermin yang sedari tadi iya pegang..
Aku mengambil sodoran tangan kak dilla..yang seketika itu juga menyelempangkan kain putih tadi kearea pundakku..
"Ok..kak mulai y ci"ucap kak dilla tanpa menunggu jawaban dariku seketika itu juga gunting yang di tangan kak dila bermain2 di rambutku..
Aku bisa melihat rambutku berguguran dengan cermin pemberian kak dilla tadi..
"Gimana Ci,apa segini aja panjangnya?"suara kak dilla membuatku memperhatikan ujung rambutku..
"Hmm..iya..pas banget kayaknya..cocok banget dengan wajahku" sahutku..
"Kak bentuk Oval lho ci??..
"Iya aku tau..panjang bagian depan dan belakangnya beda..dan aku suka kok kak...hehehe"..jawabku cenggengesan...
"Baguslah kalau kamu suka"
__ADS_1
Singkat kak dilla..sambil melepaskan dan mengibaskan kain putih yang tadinya melilit pada leherku...