
DKAS #45
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
......
Tanpa adanya kesengajaan kami sampai pada tumah yodi yang hanya di jaraki beberapa rumah saja pukul 8.10
"Maaf " ucapku seraya turun dari motor bayu memghampiri semua teman-teman yang menunggu kami
"Telat 10 menit dari yang di jadwalkan" ucap donie melirik jam di pergelangan tanggannya
"Ya..maaf..gue ketiduran" ucapku dengan nada penyesalan
"Loe bahas itu buku sampai habis?" Tanya yona yang menggingat semalam meninggalkanku masih berheriliam dengan buku.
Aku hanya memggangguk ke arah yona.
Yona terlihat menghela nafasnya dengan berat.
"Sampai jam berapa?" Tanya lagi
"Seingatku sebelum terlelap pukul 6 pagi" ucapku menatap ke arah trotoar di ujung kakiku
"Yaaaa ampun..loe mau mati?..loe........" ucap yona dengan kerasnya
__ADS_1
"Ya..sudah..ngak usah bahas lagi..bakalan nambah telad berangkatnya" potong yodi yang faham akan rewelnya yona.
"Semua barang udah masuk ke mobil?" Tanya jamil..
"Udah" jawab yodi yang memang bertugas memastikan semua barang masuk pada bagasi mobil donie.tak terkecuali ransel ku yang telah di serahkam bayu pada yodi sedari kami datang.
"Ok..gue, yona,yodi dan jamil dengan mobil" ucap donie
" suci biar dengan gue" jawab bayu
"Gue bareng ical "jawab dion yang jiga membawa motornya.
"Ok..kita ada 8 orang..6 cowok dan 2 cewek" ucap yodi..
"Gue udah kabari Amay (adik ibu yang perempuan) gue buat kita kesana..gue harap loe semua enjoy di kampungnya mama gue" ucap yodi
Semua memberikan jempol ke arah yodi.
4 dari mereka masuk ke mobil dan 4 lagi sudah mempersiapkan keberangkatan dengan berkendaraan..
5 jam perjalanan yang akan mereka laluin sangatlah melelahkan..
Mereka memutuskan berhenti sejenak pada daerah bernama "simpang tiku" hanya sekedar untik sholat, minum dan buang air kecil.
Mereka pun melanjutkan lagi perjalanan dan sampai pada daerah yang di saat mereka memasukinya terpampang dengan jelas Tulisan di atas papan perbatasan daerah " SELAMAT DATANG di Simpang empat,pasaman-barat".
tempat itulah yang mereka tuju.
Mobil donie berbelok ke arah kiri memasuki "terminal bus" tulisan besar yang tertera pada bagian atas bagunan permanen di tenggah area Lapang nan luas..
Kami hanya mengikuti laju mobil donie yang kembali berbelok pada sisi kiri terminal..
Kami pun ikut berhenti tepat pada sudut sisi kiri terminal menggikuti mobil donie.
__ADS_1
Aku melirik jam pada layar hapeku.
"pukul 13.30, pantas capek bangget" lirihku sambil melemaskan pungggungku yang memang terasa sangat pegal.
"Istirahat bentar capeknya pasti hilang" ucap bayu
"Kamu bisa dengar ucapku?" Tanyaku menatap ke arah bayu
"Ya..iya..apa yang ada di fikiranmu aku juga tau..kamu penggen tidur trus bagunnya langsung mandi,biar frees?" Ucapnya dengan percaya diri
"Ya..itu sih,yang ada di fikiranmu?!" jawabku dengan melangkahkan kaki berjalan menuju sebuah rumah mengikuti yang lainnya.
"Ayo masuk..duduk dulu" ucap seorang wanita 40 an mempersilahkan kami duduk pada kursi yang memang telah nampak di sedikan .
"Iya..buk terikasih" ucap yona
"Pamggil amay saja,Kalian mau makan dulu?" Ucap amay yang sudah menyiapkan satu teko teh hangat lengkap dengan gelas pada napan di atas meja yang telah menunggu kedatangan kami.
"Kami makannya nanti saja amay" ucap dion mewakili kami,sesaat setelah melirik ke semua teman.
"Amay..apa kamarnya buat kami kami udah ada?" Tanya yodi yang menghampiri si perempuan
"Sudah..Ayo ikut amay" ucap siperempuan.
"Ayo semua...kita ke kamar dulu..setelahnya baru kita duduk di sini sambil makan siang" ucap yodi menggakat ranselnya
Semua berjalan mengikuti yodi dan membawa barang meraka masing-masing.
"Biar aku yang bawa" ucap bayu menarik paksa ransel dari tanganku
"Aku bisa kok" ucapku
Namun apa daya ransel yang sudah beralih tak akan dapat ku ambil lagi.
__ADS_1
Bayu tetap melangkah meninggalkan ku.
tanpa berniat menjawab ucapku.